Wanita Egois

Wanita Egois
sebuah pesan


__ADS_3

gea membawa Bram pergi dari tempat itu. Gea bermaksud untuk membawanya ke rumah sakit. namum Bram menolak karena menurutnya itu hanya luka kecil biasa. Bram meminta Gea untuk mengantarkan ia pulang di kontrakannya. sedangkan motor Bram di amankan di sana sementara.


sesampainya di kontrakan Bram dan Gea langsung memasuki rumah itu. Gea bergegas mengeluarkan obat yang tadi sempat ia beli di apotik. Gea mengambil air dalam wadah. lalu membersihkan luka bram


"aw, pelan pelan saja, sakit" kata Bram dengan sedikit kesakitan.


"kenapa kamu tiba tiba memukul laki laki itu, lihatlah kamu jadi terluka seperti ini" kata Gea kesal dengan mengobati luka yang ada di pelipis serta bibir Bram


"dia bilang kalau kamu calon istrinya, aku sangat tidak suka sayang, apa kamu mengenalnya." jawab Bram


"tidak.aku tidak mengenalnya. " ucap Gea dengan tetap mengobati luka Bram


"jangan berbohong sayang. tadi kamu sempat berbicara kalau kamu tidak mau dijodohkan dan menikah dengannya. apa kamu di jodohkan dengan lelaki itu" tanya Bram Gea yang sudah selesai mengobati dan menempelkan plaster seketika langsung duduk di samping Bram dengan raut wajah kesal.


"Ihya ayahku menjodohkan ku dengannya dan ingin aku menikah dengannya. tapi aku tidak mau. aku hanya ingin menikah denganmu sayang " ucap Gea manja dengan menyandarkan kepalanya di bahu Bram. seketika Bram mengelus rambut Gea yang berbau wangi itu


"sudah tenanglah sayang. " ucap Bram dengan santainya.


"lalu siapa wanita yang kau ajak membeli bunga"tanya Gea.


"emb itu sepupuku.dia ingin membeli bunga untuk mamanya" ucap Bram meyakinkan


"awas saja sampai kau berani bermain di belakangku" ancam Gea. Bram tidak menjawab dan tetap mengelus rambut gea


"sayang apa kamu tidak ingin menikahimu" imbuh Gea sembari mendongakkan kepalanya


"Ihya pasti aku akan menikahimu. tapi bukan sekarang, kalau sekarang aku masih blom siap sayang. kita juga blom lulus kuliah" ucap Bram dengan memandang Gea dan melihat bibir seksi milik kekasihnya itu.


Bram begitu tergoda akan bibir seksi milik Gea. seketika itu Bram langsung ******* habis bibir itu tak ada penolakan dari Gea. mereka berdua menikmatinya. napsu Bram begitu tinggi., hingga membuat Bram segera menyetubuhi Gea di atas sofa itu.menikmati setiap lekuk tubuh seksi kekasihnya . Gea pun juga menikmati kenikmatan yang ke 2kalinya yang di berikan Bram. hingga mereka mencapai klimaks.setelah mereka melakukan itu. mereka langsung menggunakan kembali baju yang sempat mereka lepas dan duduk kembali di sofa itu


"aku sudah memberikan semua kepadamu, jangan pernah pergi meninggalkanku" ucap Gea


"tidak sayang percayalah" jawab Bram.


"ini kado untukmu" imbuh Bram. Gea membuka kado yang diberikan oleh bram. namun kado yang diberikan bram tidaklah begitu spesial


"boneka" kata Gea lirih sambil memegang boneka itu

__ADS_1


"tapi aku tidak suka boneka" imbuh Gea.


"anggap saja itu aku. kamu bisa memeluknya saat kamu tidur. " ucap Bram dengan mencubit pipi Gea. Gea tersenyum dan memeluk tubuh Bram.


Gea berpamitan pulang karena hari itu sudah menjelang petang. dan Gea tak lupa membawa boneka pemberian Bram.


***


dirumah dio.


dio yang sudah memarkirkan mobilnya di halaman rumahnya seketika turun dan sesekali memegangi bibirnya yang robek akibat pukulan Bram. dio masuk kedalam rumah. terlihat kevin dan juga Novi sudah bersiap untuk pergi ke bandara. karena mereka akan kembali ke Turki dan mendapatkan jadwal penerbangan malam hari


"dio kenapa mukamu lebam seperti itu" ucap bu novi sembari menggandeng tangan dio dan duduk di kursi ruang tamu tersebut.


"apa kamu habis berkelahi. " imbuh kevin.


"hanya sedikit pa." jawab dio.


"tapi ayah tidak suka melihat kamu seperti ini. berkelahi tidak jelas" kata kevin dengan sedikit keras. dio tak menjawabnya. bu Novi mengambil kotak obat dan mengobati luka anaknya tersebut.


"jam brapa mama akan brangkat" tanya dio


"pa.tadi dio ke kantor om Herry. dan om Herry meminta pernikahan di percepat. " ucap dio yang sedikit kesakitan akan lukanya.


"kenapa Herry tidak memberi tahu ku dulu. kata Herry dengan lirih.


" sepertinya lebih baik jika acaranya lebih dipercepat. besok ayah akan coba telpon om kevin "imbuhnya


terlihat mobil kuning bertuliskan taxsi sudah berada di halaman depan. sopir taksi itu membunyikan klakson mobilnya. dan seketika kevin keluar dan berbicara pada supir untuk menunggu sebentar.


"dio. jaga dirimu baik baik. mama akan kembali ke Turki. jangan berkelahi seperti ini lagi. sering sering kasih kabar ke mama" pinta bu Novi.sembari memeluk anaknya tersebut.


"Ihya ma. maaf dio tidak bisa mengantarkan mama sampai ke bandara"ucap dio.


"ma ayo.kita sudah di tunggu" ajak kevin. Novi dan kevin membawa barangnya yang sudah di tata di dalam koper miliknya itu.


"ingat jaga diri baik baik. "kata kevin mengingatkan. dan hanya di angguki oleh dio.

__ADS_1


terlihat kevin yang hanya sendirian di rumah itu. dia masukan ke dalam kamarnya lalu membersihkan tubuhnya yang lengket akibat keringat. selesai mandi dia berjalan menuju dapur dan membuat kopi untuk dinikmati


dio mematung di sana. masih dengan membayangkan apa yang sudah dia liat dan lakukan tadi. dio mengambil ponsel miliknya dan mencari kontak Gea. dio mendapatkan kontak telpon Gea saat bertemu Herry tadi.


dio memberanikan diri untuk menelpon Gea. namun diurungkannya meletakkan ponsel itu di atas meja dan dio meneguk habis kopi yang ia buat


lalu dio kembali memegang ponsel itu namun tidak untuk melakukan panggilan. dia hanya menuliskan sebuah pesan


" aku akan tetap melindungimu. maafkan aku akan kejadian tadi. aku hanya tidak ingin melihat orang yang aku suka hanya dibuat main main saja oleh lelaki tidak baik"~~~dio


dio kembali ke kamarnya dia merebahkan tubuhnya dan tertidur pulas di sana. karena hari itu sangat melelahkan untuknya.


"


Gea yang sudah ada di rumah. sedang duduk dengan bermain laptopnya di ruang tengan. tiba tiba melihat 1pesan masuk. dia membacanya dan seketika dia langsung memasang wajah tidak suka


"benar benar lelaki tidak tau malu. " gumam Gea dalam hati. namum tidak menjawab pesan milik dio.


"besok temui aku di tempat biasa. jam 9" pesan melda yang di kirim pada sisil dan juga melda. seketika melda menutup laptopnya dan bermaksud membawanya ke kamar. namun tidak sengaja berpapasan oleh mamanya yang akan menyiapkan susu untuk ayah Herry.


"ma bilang sama papa. Gea tidak mau menerima lamaran dio " kata Gea sembari berjalan menuju kamarnya


"tapi pernikahanmu akan di percepat sebelum kamu wisuda" ucap mama rega. karena mama rega memang sudah di telpon Herry mengenai percepatan pernikahan. Gea seketika berhenti dan langsung membalikkan semua badannya menghadap ke arah raga.


"omong kosong apa ini. Gea tidak mau ya tidak mau ma. kenapa tidak mama saja yang menikah " kata Gea dengan kesal dan pergi ke kamarnya. mama rega hanya mengelus dada melihat sikap anaknya yang begitu keras kepala.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa like dan komen ya teman teman. selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan. dan semoga wabah virus cover 19 segera berakhir.


__ADS_2