Wanita Egois

Wanita Egois
mengikuti Bram


__ADS_3

***di tempat lain


dio sedang berada di dalam rumah sakit. dio memeriksa para pasien yang yang sejak kemarin di rawat inap di rumah sakit tersebut. dia ditemani oleh salah satu perawat rumah sakit itu. mereka berdua memasuki ruangan satu persatu memeriksa para pasien serta memberikan obat.


"jangan lupa nanti berikan obat ini pada pasien di kamar mawar 3" pinta dio.


"baik pak. dan sepertinya keadaan nona di kamar mawar itu sudah membaik." ucap Elly sembari menatap ke arah dio.


"baguslah.kita lihat lagi perkembangannya besok." kata dio.


Elly adalah rekan kerja dio. dia sering sekali di pertemukan saat dinas di rumah sakit itu. Elly sebenarnya sudah menyukai dio sejak 1tahun yang lalu. namun dia tidak pernah berani mengatakannya. karena dio hanya menganggap Elly sebagai teman dan tidak lebih. terkadang dio mengajak Elly makan malam bersama itupun bisa dihitung dengan jari.hari itu kebetulan Elly tidak membawa motor saat bekerja. jadi Elly meminta dio untuk mengantarkannya pulang.


"pak liburan bulan ini apa bapak ada acara" tanya Elly yang ada di dlam mobil dio.


"emb.sepertinya tidak. memang kenapa el" jawab dio


"bisakah pak dio menemani saya liburan ke pantai, saya juga mengajak teman saya kok pa. jadi kita tidak hanya berdua saja" ucap Elly.


"boleh, sepertinya seru. " jawab dio.


"benarkah pak dio mau.wah trimakasih lo pak. nanti untuk waktu saya kabari ya pak" ucap Elly dengan begitu senangnya.


dan tak lama dio menghentikan mobilnya di depan rumah Elly. Elly keluar dari mobil itu dan dio pun berpamitan untuk pulang. sekitar 500meter dari rumah Elly tiba tiba ponsel milik dio bergetar. dio mengambil ponsel yang ada di dalam saku celananya


"Ihya. halo. dengan dokter dio. ada yang bisa saya bantu" kata dio


"dio ini om herry, bisakah kamu ke kantor om sebentar" kata Herry di balik sambungan telpon.


"baik om. saya akan segera kesana" jawab dio dengan mengemudikan mobilnya menuju kantor om Herry. setibanya di sana .dio langsung menuju meja receptionist untuk bertanya letak ruangan om Herry.


tok tok tok.


suara ketukan pintu ruangan om herry


"masuklah" kata om herry dari dalam ruangan itu dio langsung membuka pintu itu berjalan menghampiri meja om Herry


"duduklah dio. ada yang perlu saya bicarakan"


pinta Herry. dio seketika duduk di kursi yang ada di depan herry itu


"ada perlu apa om Herry menyuruh saya kemari" ucap dio


"begini.ini mengenai Gea. om ingin pernikahan kalian dipercepat saja. "kata Herry.


" tapi om., bukannya menunggu Gea lulus wisuda dulu.kan wisuda Gea tinggal beberapa minggu lagi"jawab dio.


"iya om tau. tidak perlu menunggu wisuda tidak masalah bukan. " ucap Herry.


"tapi nanti gea--"

__ADS_1


"sudahlah biar Gea, om yang urus. om yakin kamu bisa membimbing Gea menjadi lebih baik. dan om ingin kamu menjadi suami Gea. bukan orang lain.om minta kamu jaga gea. " jawab Herry. dio pun hanya bisa mengiyakan apa kemauan om Herry. karena sebenarnya dio memang menyukai Gea dari dulu. walaupun hanya dari cerita ayah dan ibunya. serta hanya melihat fotonya.


dio berpamitan untuk pulang. dan saat dio ada di jalan. dio sempat melihat Bram dengan wanita lain di sebuah toko bunga. seketika itu Bram menghentikan mobilnya dan berjalan ke toko bunga itu.


"sayang sepertinya bunga itu lebih bagus dari pada ini" kata wanita yang di gandeng Bram.


"ganti saja yang itu jika kamu suka sayang" jawab Bram


"sore tuan. ada yang bisa saya bantu"jawab penjaga toko bunga itu.


"rangkaikan saya mawar merah.mawar putih dan beri sedikit hiasan bunga lain " pinta dio


"baik tuan. apa anda ingin memberinya pada kekasih anda" tanya penjaga toko itu dengan mengambil bunga yang di inginkan dio.


"tidak.saya ingin memberikan pada calon istri saya" jawab dio dengan memandang Bram dan juga wanita itu dan mereka berdua juga memandang ke arah dio.


"tolong rangkaikan bunga milik ku dulu bibi" pinta teman wanita Bram. sambil menyodorkan bunga yang iya genggam.


"tunggu sebentar nona. saya selesaikan dulu milik tuan ini" jawab bibi.


"tapi kan saya yang datang terlebih dahulu bi" pinta wanita itu.


"sudah lah sayang jangan membuat keributan"kata Bram. dio hanya melihat dengan tatapan tak suka pada Bram. karena dio begitu geram melihat wanita yang ia suka mempunyai kekasih yang begitu kurang ajar.


"tuan ini bunga pesanan anda. semoga calon istri anda menyukainya" kata pelayan bunga itu. dio menerima bukket bunga itu dan memberikan beberapa lembar uang kepada pelayan. sebelum dio pergi. ia sempat menyapa Bram dan juga teman wanitanya


"tuan saya duluan. semoga kita bisa bertemu kembali" kata dio sembari mengangkat satu tangannya. Bram hanya mengernyitkan dahi kabingungan.


tak lama Bram pun menggonceng wanitanya dengan motor matik miliknya.dio mengikuti mereka dari kejauhan. dio tetap fokus mengikuti mereka. takut jika kehilangan jejak. kemudian Bram menurunkan wanita itu di sebuah motel yang ada di pinggir jalan.


"sungguh breng**k sekali lelaki ini" gumam dio.


"aku akan mengikutinya, dan apa yang akan dia lakukan setelah ini" guman dio lagi


"terlihat Bram sedang menerima panggilan telpon. entah panggilan telepon dari siapa. namun tidak mengurungkan niat dio untuk tetap mengikutinya"


"mau kemana dia"ucap dio lirih


sekitar 15menit Bram menghentikan mobilnya di depan minimarket. namun Bram tidak turun dari motonya. dan juga Bram terlihat memainkan ponsel miliknya


" kenapa dia berhenti di sini. apa jangan jangan dia ingin menemui wanita lainnya. ucap dio lirih dengan begitu banyak pertanyaan.


tiba tiba terlihat sebuah mobil datang dan memarkirkan di halaman depan minimarket itu. seketika Bram langsung menghampiri mobil itu. dan terlihat seorang perempuan keluar dari mobil itu.


"bukankah itu gea"


"setelah dia dengan wanita lain. dia masih sempat menemui Gea"


sungguh lelaki tidak tau diri

__ADS_1


terlihat Gea dan Bram berjalan ingin memasuki minimarket tersebut. dan dio seketika pula keluar dari mobil dan mempercepat langkahnya menghampiri mereka ber 2.


"gea" panggil dio. seketika Gea menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menghadap ke arah gea dan juga Bram.


"kamu, kenapa kamu ada di sini" ucap gea dengan sinis. Bram hanya menatap dio tanpa berbicara apapun.


"bukankan ini pria yang di toko bunga tadi" gumam Bram.


"kebetulan sekali kita bertemu disini. aku ingin memberi ini untukmu" kata dio sembari menyodorkan bukket bunga yang sempat ia beli tadi.


"aku tidak membutuhkannya" jawab gea sinis dan bermaksud untuk pergi meninggalkan dio.


"memangnya dia siapa sayang" kata Bram lirih


"tuan tunggu, bukankah kita tadi sempat bertemu di toko bunga. dan sepertinya wanita yang anda ajak membeli bunga tadi bukan nona gea. " kata dio dengan sedikit penekanan. seketika gea langsung mengernyitkan dahi dan memandang kearah Bram.


"itu bukan urusan anda. dan saya juga tidak mengenal anda " jawab Bram dengan membela diri


"tapi sekarang menjadi urusan saya. karena wanita yang ada di samping anda adalah calon istri saya" ucap dio dengan keyakinannya.


"berani sekali kau bicara seperti itu" kata Bram sembari melayangkan pukulannya ke arah dio.dio membalas pukulan tersebut dan terjadi sedikit keributan.


"sudah cukup. hentikan, ucap Gea. namun tidak di gubris oleh mereka berdua.


"tolong. tolong. teriak Gea.sambil menangis hingga banyak orang datang dan melerai pertengkaran mereka berdua.


Gea langsung memeluk tubuh Bram yang terjatuh.melihat ada sedikit darah yang ada di pelipis mata serta bibir Bram. hingga membuat wanita itu emosi dan langsung memaki dio.


"apa yang sebenarnya kamu inginkan." kata Gea dengan kesal.


"aku hanya ingin memberi dia peringatan saja" ucap dio sembari memegangi bibirnya yang juga sobek akibat pukulan Bram.


"peringatan apa. dan aku ingatkan sekali lagi. jangan pernah menggangguku. dan aku tidak akan pernah sudi dijodohkan denganmu. apalagi menikah denganmu. " ucap gea


"aku hanya melindungimu dari lelaki itu. dia bukan pria yang baik Gea. " ucap dio meyakinkan.


"pergi.pergi dari sini " teriak Gea kembali.


seketika dio langsung pergi dan sempat mengambil bukket bunga yang terjatuh. lalu mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


jangan lupa like dan tinggalkan komentarmu.


__ADS_2