War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 34 (Finally)


__ADS_3

Diluar gerbang terlihat sekelompok pengembara datang motif tidak diketahui, daya sihir tersembunyi, asal tidak diketahui...


"Earthquake!!!!"


Di pangkalan tersebut muncul sebuah gempa besar yang membuat kacau beruntung salah 1 orang menangkalnya dengan


"Gravity!!!strong!!!"


Kelompok tersebut langsung tertarik ke tanah dengan cepat namun salah 1 nya berdiri dan langsung menghujani pangkalan tersebut dengan jarum air.. dengan cepat banyak pasukan yang terbunuh


Experoria muncul dan langsung melumpuhkan seluruh kelompok tersebut seperti biasa...salah satunya langsung menusuk Experoria tepat di jantungnya


Experoria: "Teleport Of Heaven!!!!, cih!!"


Kiriri: "lihat dia masih bisa lolos"


Firsty: "aku membencinya entah kenapa sepertinya dia penghalang kita"


Experoria: "cih!!sok jagoan!!High!!tidak...Mind Transport!!!!"


ya.... Experoria menyusupi tubuh salah satu dari mereka dan saat dia menusuk mereka semuanya langsung kebingungan dan bertanya "apa yang kau lakukan?!!"

__ADS_1


Experoria: "siapkan pedang atau pisaumu untuk menggorok lehermu sendiri...Soul Sucker!!!"


Kiriri: "Semuanya lari!!!"


"oiii dia bukanlah seorang Tiny lagi, dia berbeda"


Experoria: "Normal Explosive ball!!launch!!kenapa? kenapa tidak bisa?!! cih aku baru ingat"


Experoria kembali ke tubuhnya dan meledakkan seluruh kelompok tersebut. Tentu saja ada yang selamat dan melancarkan serangan balasan sebelum itu justru Experoria berteleportasi ke belakangnya


Nirim: "Fireball!!!, dimana dia?"


Experoria: "dibelakangmu...soul sucker!!"


"Nirim!!!" ucap temannya


Setelahnya seluruh kelompok tadi yang masih hidup dilanda ketakutan dan trauma...


"Sialan...aku ketakutan...."


Experoria: "ohh jadi kau ketakutan? kenapa?"

__ADS_1


"ha!!!!jangan dekati aku!!!"


Experoria: "jadi kau tahu akibat dari perbuatan bukan?!!itu namanya adalah... entahlah aku lupa sudah lama aku melupakannya Norma? tidak...mungkin hukum rimba?tidak...bukan itu"


"kau bukanlah manusia melainkan monster yang bersembunyi di dalam tubuh manusia..."


Experoria: "mau kutunjukan monster yang hampir membunuhku? akan kutunjukan kau akan tersiksa setelah melihatnya"


Setelah melihat reka ulang dari pertempuran nya dengan Crumbus orang tadi semakin ketakutan dan bahkan napasnya tidak teratur


Experoria: "sebenarnya aku sudah menahan daya sihir dan aura ku namun justru terlepas tadi jadi.. kalau kau tidak pulang silahkan menginap disini mungkin kau juga akan terlindas oleh tank dan lainnya"


"Hentikan!!!"


Experoria: "gawat dia semakin ketakutan kalau dia menjadi seperti ini maka reputasi dari Agartha semakin memburuk tapi siapa peduli.., kalau begitu selamat siang..."


Apa yang membuat orang disini ketakutan dengan aura Experoria?, pertama auranya adalah aura membunuh bukan aura yang lainnya, kedua mana mungkin ada orang yang masih bisa hidup tenang setelah temannya di potong potong didepan matanya sendiri, ketiga pikiran kepala mereka telah dirasuki oleh ketakutan terdalam mereka


Pasukan yang terbunuh ada sekitar 10 orang sisanya luka luka, yang terbunuh terlambat diselamatkan karena jiwanya sudah terangkat jauh kelangit, ingatlah beberapa aturan tentang jiwa yakni jiwa yang terangkat terlalu jauh tidak bisa di tarik kembali.


Cerita tentang seorang bertopeng yang membunuh sekelompok pengembara tingkat B beredar luas di masyarakat mulai saat itu banyak orang yang menjauhi Experoria tentu saja Experoria biasa saja tentang itu

__ADS_1


Sementara itu di satu sisi justru ada yang mencari Experoria untuk beradu kekuatan atau bahkan yang memiliki misi untuk membunuhnya, Experoria sedang berkepala dingin alih alih membunuh mereka sekarang justru Experoria menteleportasikan mereka menuju entah berantah. Experoria memiliki sebuah alasan yakni dia memercayai sistem masyarakat yang berbunyi..Tak peduli seberapa besar kebaikanmu sekalinya salah di mata masyarakat maka akan mengubah pola pikirnya dan jika diperparah justru akan memperburuk keadaan..


Bersambung....


__ADS_2