War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 63 (Yes...)


__ADS_3

Azalella telah pergi dari gerbang dan melakukan pengembaraan menuju utara seperti para penjelajah rata-rata, siang dia selalu berjalan dimalam harinya dia tidur di atas pohon dan sementara itu di Agartha Gustav sedang menuju kamar Azalella


Gustav berlari dan menemukan kamarnya kosong kecuali ada secarik kertas di bawah gelas setelah membacanya Gustav merasa sedih dan meneteskan air mata dan berkata "Azalella kau pergi tanpa memberitahuku, ku akui kau itu sangat cerdas namun bahkan aku sudah menganggapmu sebagai anakku sendiri"


Namun jangan khawatirkan Gustav sekarang kita menuju ke Azalella, setelah 2 hari perjalanan Azalella menemukan sebuah permukiman, dia tiba disana dan mereka berbicara dengan bahasa yang berbeda yang membuat Azalella harus menggunakan sihir membaca pikiran namun di tingkatan 6 dimana membutuhkan sihir yang cukup besar namun selama 2 hari ini Azalella telah melakukan perburuan ya dia memburu kelinci untuk dimakan itu menambah daya sihir nya walaupun sedikit


Azalella: "bahasa apa yang kalian katakan sebenarnya?... sudahlah tak perlu basa basi, Mind Reader!!!"


Azalella mulai memahami bahasa disana dan ya dia berbaur namun ia tahu membutuhkan uang sampai dia bergabung dengan sebuah klub berburu disana merupakan pekerjaan bagi para pemburu seperti biasa hasil buruan terbaik memiliki harga yang terbaik pula namun Azalella tidak bisa bekerja sendirian jadi dia menemui sebuah kelompok dengan 4 orang didalamnya


Azalella: "hei... aku boleh bergabung dengan kalian?, namaku Azalella, terserah kalian mau memanggilku apa"


Michal: "Namaku Michal namun apakah seorang wanita seperti mu bisa memburu?, aku meragukannya sungguh"


Azalella: "baiklah jika kau meragukanku"


Azalella mengeluarkan senapannya


Azalella: "bisa ku gunakan?"


Michal: "ya tentu..."


Azalella: "lihat burung disana.."

__ADS_1


Azalella menunjuk ke pada burung Pipit"


Michal: "mau kau apakan?mempelototinya?"


Azalella: "tentu karena aku akan mengincar matanya, Wind Blade!!!"


Dan ya mata burung Pipit itu berlubang dan akhirnya Michal mengakui Azalella


Michal: "baiklah kalau begitu selamat bergabung di M-4"


Azalella: "M-4?"


Michal: "ya aku , pria berambut pirang disana Murz, dia yang sedang meminum bir yang berotot dan berkulit coklat itu Muscle, Lalu Murry wanita lain disini"


Michal: "desa hanya saja terlalu luas, ada kota sejauh 3 hari perjalanan menggunakan kuda jika kita ke barat, disini teknologi sangatlah terbatas jadi senjata api seperti ini sangatlah mahal"


Azalella: "baiklah informasi yang bagus, sekarang aku akan mengambil buruan yaitu... hewan apa ini?"


Michal: "kau akan kesulitan menembakkannya, dia sangat cepat"


Azalella: "pertanyaannya adalah hewan apa ini?"


Michal: "burung unta"

__ADS_1


Azalella: "baru kali ini aku melihat burung sebesar ini"


Michal: "tergolong sangat jarang ditemukan disini namun jika kita ke gurun kita akan menemukan belasan ribu dari mereka"


Azalella: "baiklah kita akan memburunya"


Michal: "serius?!!"


Azalella: "ya mengapa tidak?"


Michal: "baiklah kalau begitu ayo ke timur"


Mereka berempat maksudku berlima pergi ke timur untuk berburu Burung Unta dan ya membutuhkan waktu setengah hari untuk sampai disana


Azalella: "sudah malam dan dingin lebih baik kita bermalam disini"


Murz: "kita tidak akan bermalam, kita akan mencari Oasis sebelum pagi tiba"


Azalella: "mengapa?"


Murz: "kau gila? digurun seperti ini waktu malam hari banyak Heyna berkeliaran di mana mana dan jika kita sampai di oasis kita akan segera memakai perahu disana untuk bermalam"


Azalella: "oouu kalau begitu baiklah"

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2