War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 65 (Siapa sebenarnya Enzirawn ini?)


__ADS_3

Enzirawn: "lalu dia tiba tiba datang menghampiri ku, dia sangat ya...bandel lah,namun aku terpisah dengan nya dan entah mengapa aku memiliki firasat bahwa dia... bagaimana cara mengatakannya mmm bisa dibilang meninggal bisa dibilang tidak"


Azalella: "bagaimana anda tahu?.."


Enzirawn: "aku masih trauma untuk mengatakannya dikarenakan ada kejadian yang menyedihkan terjadi 5 tahun lalu"


Azalella: "apa maksudnya?"


Enzirawn: "Tolong tutup pintunya" *sambil menutup jendela jendela yang terbuka, "jadi 5 tahun lalu ada sebuah kejadian dimana seluruh masyarakat di seluruh negara ini membantai Ras Penyihir dan..."


Azalella: "berarti anda Ras Penyihir?.."


Enzirawn: "ya bisa dikatakan begitu dan juga, mengapa kau tidak menodongkan senapan mu itu saat mengetahui aku seorang penyihir?"


Azalella: "karena aku juga seorang penyihir lihat ini.., (*Azalella membuka pony nya) Soul Copy!!"


Enzirawn melotot tidak percaya dan berkata "apa?!! tidak tidak tidak mungkin, aku tidak percaya"


Azalella: "apa maksudmu?"


Enzirawn: "maaf aku terlalu emosional" (sambil meneteskan air mata)


Azalella: "dan juga.. kenalkan Namaku Azalella"


Enzirawn: "baiklah Azalella maaf aku histeris disini, setelah ponymu kau buka aku jadi teringat dengan Istriku"


Azalella: "maaf kalau begitu dan juga ini adalah jiwa tiruanmu.."


Enzirawn: "bagaimana bisa?, dan juga maaf daging rusanya agak kematangan "

__ADS_1


Azalella: "tidak masalah aku juga suka daging yang dimasak agak matang, dan ini adalah jiwa mu yang kumasukkan ke dalam botol "


Enzirawn: "lalu apa bisa kau aktifkan jiwa itu menuju ke tubuh lain?"


Azalella: "tidak bisa kecuali...ayahku"


Enzirawn: "Ayahmu?"


Azalella: "ya dia bisa membuat tubuh dari pohon tertentu kalau tidak salah nama pohonnya adalah Azalea"


Enzirawn: "lalu?"


Azalella: "itu masalahnya aku ingin mencari ayahku agar dia bisa menghidupkan kembali ibuku, aku masih menyimpan jiwa salinannya di dalam botolku yang satunya"


Enzirawn: "kalau begitu baiklah lalu apa nama belakangmu?"


Azalella: "tebaklah.."


Azalella: "kau kan penyihir harusnya kau bisa"


Enzirawn: "umur telah mempengaruhi kinerja sihirku setelah aku menginjakkan umur 30 sihirku tidak bisa digunakan lagi"


Azalella: "loh begitukah? kukira sihir itu tidak memiliki tenggang waktu".


Enzirawn: "hei nak kau ini sakit apa?sejak kecil ras kita sudah tahu bahwa batas sihir bekerja adalah 30 tahun"


Azalella: "aku tidak mengetahuinya sama sekali, omong omong sandwich nya enak aku ingin tambah 1 kali lagi dan juga aku ingin Waffel"


Enzirawn: "tunggu, apa yang kau katakan tadi?"

__ADS_1


Azalella: "Sandwich nya enak??.."


Enzirawn: "yang terakhir tadi"


Azalella: "Waffel?"


Enzirawn: "sejauh ini tidak ada pelanggan ku yang menyebut Succel dengan sebutan Waffel, aku yakin kau bukan dari sini"


Azalella: "memang aku bukan dari sini"


Enzirawn: "ohh iya aku lupa baiklah kalau begitu Waffel dengan selai berry akan siap"


Azalella: "apa?!!!!"


Enzirawn: "Azalella Gulf Zelenskie,apa yang tidak ku tahu dari makanan kesukaan mu nak.."


Azalella: "tunggu kau tahu nama panjangku?!!"


Enzirawn: "kau ternyata sangat patuh dengan ucapan ayahmu ternyata yaitu dengan selalu menutupi Mata kananmu"


Azalella: "tunggu apa??"


Enzirawn: "nama ibumu Roryrus, Nama ayahmu Experoria"


Azalella: "tunggu hentikan apa yang kau ucapkan tadi?!!!"


Enzirawn: "sifatmu ternyata memang mirip dengan ibumu, bandel sekali"


Azalella: "hei hei hei!!!siapa kau sebenarnya!!!"

__ADS_1


Enzirawn: "Rambut berwarna hitam dan akan berubah menjadi merah ketika terkena cahaya bulan..., aku tahu betul siapa dirimu Azalella Gulf Zelenskie..."


bersambung


__ADS_2