War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 58 (New home or... Old Home?)


__ADS_3

Rory: "tunggu jadi pasukan musuh telah menguasai Moskow pagi ini?"


Gustav: "Iya.. dan hal itu membuat khawatir Stroheim dan ya.. kami mengusulkan untuk memindahkan pemerintahan menunu Agartha"


Rory: "lalu siapa yang akan memegang kendali Agartha? Roria saja belum kembali dari sana"


Gustav bergumam didalam hatinya "jika kukatakan maka entahlah apa yang akan terjadi namun tidak akan kukatakan terlebih dahulu"


Gustav: "ini perintah langsung dari Kaisar, jadi mohon tinggalkan tempat ini sesegera mungkin"


Rory: "jawab dulu pertanyaan ku"


Gustav menelan ludahnya


Gustav: "akan kuterangkan di Agartha, untuk sekarang kita tinggalkan tempat ini"


Di sisi Experoria...


Volcana: "Klasik, trik tipuan yang digunakan orang terdahulu untuk menerkam ku kalau begitu!! Dimension Teleporter!!"


dan Volcana bersamaan Experoria terteleport ke tempat lain yang penuh dengan cahaya matahari


Experoria: "pintar sekali memilih lokasinya, dengan begini kau mendapatkan pasokan sihir tak terbatas"


Volcana: "aku tidak membutuhkan cahaya matahari ini, melainkan Inferno Drag yang membutuhkannya"


Experoria: "begitu ya..., kalau begitu, Wind from North!!!,!!"


Volcana: "mencoba menjatuhkan Inferno Drag?"


Experoria: "tidak... aku hanya mendinginkan diriku"


Setelahnya terlihat awan tebal yang datang dari utara

__ADS_1


Volcana: "kau tahu yang kau lakukan itu sia sia bukan?"


Experoria: "bukan itu yang kumaksud, namun.. Thunder storm!!!!"


Halilintar menyambar sayap naga tersebut


Experoria: "Sumbu positif dipertemukan dengan sumbu negatif akan menimbulkan sebuah gaya, dan ya gaya tersebut adalah gaya listrik yang memiliki kekuatan cukup besar untuk mengaktifkan Thunder Storm"


Volcana: "apa yang kau maksud gaya?"


Experoria: "kalau ku terangkan kau juga tidak akan paham, selain itu mengapa kita bisa berkomunikasi padahal jarak kita sejauh 70 meter!!!!"


Volcana: "aku tidak paham apa dengan meter mu namun, aku memasangkan sebuah serangga yang bisa mengirimkan suara, jangan khawatir aku tidak akan menggunakan nya untuk membunuhmu"


Experoria: "dengan kata lain serangga yang ada di bahuku ini terhubung dengan mu?"


Volcana: "entahlah.."


Experoria: "bagus... Mind Teleport!!"


Terlambat pikiran mereka telah berpindah


Experoria: "sial!!!"


Volcana: "bodoh!!! sekarang aku bisa menyerap jiwamu dengan pedang milikmu!!, soul Sucker!!"


Experoria: "mind Teleport!!"


Volcana: "Canceled!!!"


Dan Neverum di tusukkan ke tubuh Experoria (dengan tangan Experoria sendiri)


Volcana: "mudah sekali untuk mengambil jiwamu, apalagi dengan pedang milikmu ini sekarang aku tinggal memasukkan salinan jiwa miliknya dan mengaturnya agar menjadi bawahanku"

__ADS_1


Di Agartha...


Rory: "apa!! apa yang ku rasakan?!!! tidak tidak mungkin!!!"


Gustav: "ada apa?"


Rory: "Roria!!!!!"


Gustav: "hei ada apa!!! mengapa kau berteriak?"


Rory: "tidak tidak....ini bohongan kan!! katakan kepadaku kalau ini hanya mimpi!!! cepat katakan!!"


Gustav: "apanya yang mimpi?"


Rory menangis entah kenapa


Gustav: "hei nak kemarilah.. tolong beritahu apa yang terjadi kepada ibumu, namamu Azalea bukan?"


Azalella: "Azalella, namaku Azalella"


Gustav: "ohh Azalella, tolong apakah kau tahu yang terjadi dengan ibumu?"


Azalella: "maaf sayangnya aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mama"


Gustav: "begitu ya, kalau begitu tidak apa, sambil menunggu semua orang kita akan memenangkan ibumu"


Rory: "Gustav!! bawa aku pergi ke tempat ini!!" *sambil menyerahkan sebuah coretan


Gustav: "aku tidak paham maksudnya?"


Rory menarik kerah kemeja Gustav sambil berkata "Jika kau tidak membawaku ke tempat ini maka kau akan kubakar hidup hidup!!!"


Gustav: "baik baik akan ku kerjakan!!!"

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2