War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 49 (How Did We Get Here?)


__ADS_3

Pertambangan Besi,Emas,Nikel dan tembaga...


"Bagaimana cara kita melumpuhkan Cacing sialan itu?"


"Entahlah yang pasti para pasukan sekutu juga sudah mencoba untuk menyerang nya namun tidak berhasil"


"Hei kau siapkan peluncur roket akan kuberikan sihir ke toketnya dan meledakkan cacing sialan itu"


"Kau yakin ini akan berhasil?"


"Bagaimana ya mungkin 50% bekerja dan 50% lainnya gagal"


"baiklah sebelum cacing itu pergi, kalau begitu akan ku ambil sebentar"


"Tidak usah disini sudah ada peluncur roketnya yang kita butuhkan mungkin granat"


"aku punya 4 di tas ku"


"aku ada 2, kalau begitu kumpulkan granat kita akan kusatukan dengan magnet"


"Oke.., omong omong siapa namamu?"

__ADS_1


"Qwerty namaku adalah Qwerty pemberian dari ayahku namun ia tiada di perang moskow"


"Ohh aku turut berduka, adikku juga tiada di sana tapi dia pasti mati dengan rasa bangga aku yakin itu"


"Ya ayahku juga sebenarnya aku bisa menghidupkan nya kembali hanya saja daya sihirku tidak cukup untuk mengembalikan jiwanya ke tubuh yang baru"


"ternyata ada sihir seperti itu ya? dan juga apakah sudah dimasukkan sihir?"


"Belum ini hanya baru kulekatkan saja belum memberinya sihir, sebentar lagi akan siap, high explosive ball!!!!!, Cepat luncurkan!!"


"Baiklah...(*bergumam dalam hati)"


Dan cacingnya terkena ledakan yang membuat kulitnya terbakar selain itu hasilnya adalah terbunuh ya.. cacingnya terbunuh dan kegiatan pertambangan di hentikan sebelum akhirnya dalam 3 bulan berikutnya pertambangan kembali dilakukan


Dan di suatu gubuk kecil di wilayah peternakan Agartha...


Volcana: "Dunia ini tidak akan baik baik saja jika manusia ada didalamnya, selain itu bisa saja aku membunuh semuanya disini namun aku harus mengurus si pirang sialan itu"


yahhh si pirang sialan yang dimaksud adalah Experoria dia memiliki rambut berwarna pirang semenjak 2 tahun berada di universe ini, Setelahnya di kediaman Experoria lagi..


Experoria: "Rory..Bawa Azalella kesini"

__ADS_1


Rory: "aku belum selesai menyuapinya"


Experoria: "segera selesai aku memiliki firasat buruk tentang mata kanannya"


Rory: "kau benar juga terkadang warna bola matanya berubah ubah menjadi hijau,biru, ataupun merah"


Experoria: "oleh karena itu aku ingin mengeceknya, dan juga apa kau ada informasi tentang matanya?"


Rory: "aku tidak ada namun memang ada segelintir orang yang memiliki mata yang unik, aku tidak tahu sebutannya namun dikatakan jika tidak bisa mengontrolnya maka akan berakibat fatal pada orang yang melihat matanya dan pengguna matanya, dan juga dia sudah selesai kau bisa mengeceknya"


Experoria: "hei nak biarkan ayah melihat matamu.., Mind Teleport!!!"


Rory: "Kau mengapa bertingkah seperti itu?"


Experoria: "hei Rory aku berada di tubuh Azalella, dan ya aku tahu bagaimana mata ini bekerja, Mind Teleport!!"


Rory: " bagaimana?"


Experoria: "mata berwarna merah bisa memprediksi waktu yang akan datang berjarak 2 jam berikutnya, yang biru bisa melakukan penyalinan sihir dan yang hijau bisa melakukan deteksi jiwa"


Rory: "Apakah karena itu dia bisa menangkap buku yang terjatuh dari rak kemarin?"

__ADS_1


Experoria: "mungkin saja dan beberapa tahun lagi akan kucari cara agar dia tidak akan menunjukkan matanya kepada orang lain karena aku tahu ada lebih 6 jenis warna mata serta kegunaannya yang berbeda beda"


Bersambung.....


__ADS_2