War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 69 (I here!!!)


__ADS_3

Agartha....


"jadi kita kedatangan seorang tamu, bukan tamu biasa melainkan tamu kita dahulu yakni Raider..."


Raider: "tolong jangan lakukan itu lagi..."


Erwin: "jadi perkenalkan namaku Erwin, dan kuharap kalian melihat foto dari Deutschland, namun tolong lihat video dokumentasi nya"


video pasukan agartha memasuki portal di pertontonkan dan ya publik melihat dengan jelas bahwa yang mereka lihat adalah tanah tandus


Erwin: "pada awalnya kami mengira hal tersebut merupakan sebuah lokasi tes pengujian nuklir, namun pada akhirnya ada pengakuan dari tawanan kita Raider"


Raider: "itu bukan nuklir melainkan roket raksasa..."


Erwin: "lebih spesifik?"


Raider: "kalian berpikir melakukan penjelajahan alam semesta atau antar universe menggunakan gerbang tersebut, tidak bukan seperti itu cara kerjanya..., gerbang tersebut merupakan akses menuju dunia di atas kita maupun di bawah kita, tempat ini berada di kedalaman 20rb lebih dunia dari lokasi kami yang kalian lihat dari video dokumentasi tadi"


Erwin: "kau berkata bahwa kau adalah tim penjelajah kepada Riech Führer, kau berbohong?"


Raider: "bisa dibilang tidak, aku adalah tim penjelajah namun bukan lokasi perang sebenarnya melainkan ke dunia di atas markas kami"

__ADS_1


Erwin: "aku menyiapkan pistol ini untuk berjaga jaga, supaya kau tidak berbohong namun... dari kondisi jiwa mu kau tidak berbohong, namun bisa katakan yang lebih detail, atau lanjutkan yang tadi"


Raider: "di bagian yang mana?"


Erwin: "video dokumentasi tadi"


Raider: "ohh ya kami sedang mencari cara agar bisa kembali ke dunia asal kami, jika kami tidak salah perhitungan dunia kami ada di antara 3-5 rb dunia lagi"


Erwin: "jadi kalian harus menebak untuk sampai disana?"


Raider: "tepat sekali, kami mengirimkan 300 orang kesana,di bekali 2 kulkas penyimpanan sel telur dan ******"


Sementara itu....di bunker...


Gustav: "baiklah ambil seluruh komputer dan filenya serta ambil dokumen pentingnya, mungkin mereka memusnahkan sebagian besar dokumen mereka seperti kejadian 15 tahun yang lalu di Berlin"


"ya.."


namun kemudian gustav jatuh dari kursi yang ia duduki...dan beberapa paramedis mengecek tubuhnya


paramedis: "denyut nadinya!!!, buat jantungnya kembali bergerak!!"

__ADS_1


prajurit: "membutuhkan daya kejut?"


paramedis: "ya... cepat"


prajurit: "berikan titik yang tepat"


paramedis menunjuk daerah dadanya, tepatnya jantung


Prajurit: "mini storm"


Denyut nadinya terdeteksi lagi dan gustav di bawa menuju agartha untuk mendapatkan pertolongan lanjut, sampai akhirnya sebuah konvoi dari pesawat tempur tak dikenal melintas di atas bunker dan menjatuhkan beberapa misil ke bunker yang mengakibatkan sejumlah,50 pasukan tewas di tempat waktu yang sama


"perang belum berakhir" itulah yang dikatakan Azalella kepada media


belum diketahui secara pasti dimana lokasi musuh mereka berada dikarenakan pengeksplorasian udara terlalu berisiko sehingga membutuhkan roket untuk di gunakan sebagai pengintai yang tentunya roket tanpa awak


disisi lain ada juga pengeksplorasian darat yang dilakukan demi mendapatkan poneglyph yang berada di kuil-kuil kuno namun sejauh ini belum mendapatkan hasil, sampai akhirnya Azalella mulai membulatkan rencananya untuk melakukan pengeksplorasian besar besaran di kawasan Asia dan Afrika yang hasilnya nihil


maka pilihan hanya tersisa 1 yakni menyebrangi laut fasifik dan Atlantik untuk mengeksplorasi Amerika namun di tengah tengah perjalanan ada hal janggal yakni radar terus menerus mendeteksi adanya kapal lain selain mereka namun tidak ada apa apa setelah di telusuri yang tentunya akan kita bahas di episode selanjutnya


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2