War Of Two Worlds

War Of Two Worlds
Chapter 66 (Get trolled)


__ADS_3

Azalella: "siapa kau?!!!"


Enzirawn: "Gustav..., hei nak apa kabarmu?.." (gustav kemudian melepaskan kalung nya)


kalung tersebut merupakan kalung thasinium dimana kalung tersebut memiliki kekuatan untuk merubah penampilan seseorang bahkan jiwanya namun untuk jiwanya tidak dirubah sangat jauh karena mempengaruhi sifat dari penggunanya


Azalella: "apa... bagaimana kau bisa kesini?"


Gustav: "lihat saja isi tasmu"


Azalella kemudian mengecek isi tasnya dan melihat dengan teliti bahwa ia membawa 2 Poneglyph yang berbeda


Gustav: "pada umumnya Poneglyph yang digunakan adalah kedua pasang Poneglyph namun untungnya kau mengambil 2 Poneglyph yang berbeda,serta apa kau tidak tahu jiwa salinan yang kau salin itu milikku?"


Azalella: "ehhh benar juga..."


Gustav: "baiklah kita pulang sekarang..."


Azalella: "tidak kau yang akan pulang sendirian..., omong omong sandwich nya sangat lezat... Teleport Of Heaven!!!"


Gustav kemudian memegang tangan Azalella


Azalella: "mengapa kau mengikuti ku?!!"


Gustav: "camkan ini Azalella, kau bukanlah seorang abadi seperti ayahmu atau ibumu!!"

__ADS_1


Azalella: "lantas jika ibuku abadi mengapa dia mati di tempat gersang 15 tahun lalu?!!!lantas mengapa ayahku bisa menghilang dari tubuhnya?!!!mereka bukanlah seorang abadi mereka hanya memiliki tubuh yang awet muda dan mudah beregenerasi tidak seperti orang lain!!!"


Gustav: "tapi..."


Azalella: "apa kau tidak mengerti tentang ucapan, ”setiap yang bernyawa akan merasakan kematian“?!!!"


Gustav: "lalu mengapa kau pergi dengan mempertaruhkan nyawamu?!!"


Azalella: "aku pergi tanpa mempertaruhkan apapun dikarenakan aku yakin pada dirik sendiri, aku tak perlu mempertaruhkan apapun untuk pergi dari Agartha"


Gustav: "tapi tugasku adalah menjagamu dan itu adalah perintah ku sampai 70 tahun ke depan"


Azalella: "jadi umurmu sekarang 90 tahun?"


Azalella: "lantas apa yang kau inginkan selama 55tahun"


Gustav: "kembalilah ke Agartha dan jadilah seorang Mein Führer"


Azalella: "tunggu apa maksudmu?!!"


Gustav: "Jerman memutuskan untuk bergabung dengan Agartha dan sistem kepemimpinan sekarang di pegang oleh ku dan akan kuberikan kepadamu bahkan sekarang aku bisa memberikan nya kepadamu"


Azalella: "lalu aku akan memerintah disana dan membuka portal lagi dengan alasan pencarian sumber daya dan menyerang orang lain?!!"


Gustav: "kau bisa melakukannya..."

__ADS_1


Azalella: "apa kau tak tahu seberapa banyak dosa Führer terdahulu dan Ayahku!!!??"


Gustav: "kau bisa melakukannya dengan cara lain.."


Azalella: "tentu bisa dikarenakan aku Führer nya dan ya baiklah aku akan kembali ke Agartha dengan syarat..."


Gustav: "syarat apa?.."


Azalella: "entahlah aku tidak memikirkannya aku hanya mengeluarkannya tanpa mengetahui harus berbicara apa"


Gustav: "sialan kau, kalau begitu kau mau ke Agartha?"


Azalella: "baiklah kalau begitu berikan aku surat kepemilikan pesawat Hörten ho 55, pesawat buatan jerman yang baru dibuat 2 unit"


Gustav: "baiklah kita pulang ke Agartha dulu, dan juga kita berada dimana ini?"


Azalella: "500 meter dari utara gerbang"


Gustav: "berarti kita ke selatan, baiklah ayo pergi"


Singkat cerita mereka berdua sampai di Agartha dan Azalella diberikan jabatan Führer, setelahnya Azalella memimpin Agartha dengan lebih teratur dan dengan aturan baru banyak orang yang merasa diringankan namun ada juga yang dibebani


Pada akhirnya Azalella melakukan perintah perebutan tanah Jerman, gerbang utara mulai dipenuhi oleh pasukan kurang lebih ada sekitar 7 juta pasukan bersiap disana berserta ribuan alutsista sampai akhirnya setelah 4bulan memerintah Agartha Azalella memerintahkan untuk mengaktifkan Gerbangnya menuju tanah jerman


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2