
3 Juta pasukan dikerahkan ke garis perang, terlihat mudah karena musuhnya memiliki teknologi era 1800 an tapi dalam segi kuantitas tentu saja lebih banyak musuh tapi Gustav pernah berkata "kuantitas bukanlah hal penting, yang penting adalah kualitas"
Strategi Litserkrieg sebutannya oleh Experoria, dimana strategi nya adalah membuat garis tank untuk melindungi pasukan dan di garis belakang adalah altileri Swagerak begitu efektif pada lawan yang teknologi nya lebih kuno tapi tidak efektif kepada teknologi yang sama, cara mengatasinya adalah taktik Lichtre dimana pasukannya disuruh untuk menembus 1 garis musuh agat yang lain bisa melewatinya dan menggempur musuh dari depan dan belakang sangat efektif dalam pertempuran antar tank dan.. ayo kita tinggalkan ini
Si pihak musuh mereka menyiapkan meriam di sepanjang garis pertahanan dan juga pasukan infanteri yang bersiap menembak dan kalian tahulah dengan bantuan altileri swa gerak dilibas habis mereka walaupun ada 2 tank yang mengalami kerusakan akibat serangan meriam.
"Meriam musuh menghadap ke arah gear tanknya!!"
"masukkan daya sihir ke peluru dan tembak!!"
"peluru siap di tembak"
"tembakkan!!"
di pihak musuh
"teknologi apa itu? meriam berjalan? mengerikan sekali!!, jangan hentikan tembakan meriamnya!!!"
"siap!!"
"pasukan infanteri!! arahkan senapan kalian ke lubang tembakan meriam berjalan itu!!"
"siap!!"
"tunggu apa itu?!!"
"burung?!! terlihat seperti burung, tidak burungnya menembak!!!, amankan diri!!"
"burung menembak?!!apa apaan itu? mengerikan sekali!!"
__ADS_1
"burungnya menjatuhkan sesuatu!!!"
"apa?!!!"
yang dijatuhkan adalah bom dan yah... cahaya rohani terlihat
Duar!!!!
"pasukan sayap kanan telah ditaklukkan!!"
"secepat itu?!!!"
"burung itu juga musuh kita arahkan meriam ke burung tersebut!!!"
"siap!!!"
Experoria: "kondisi?!!"
Gustav: "terkendali, ada 400 an pasukan luka luka untuk korban jiwa tidak ada, 2 Tank rusak, belasan ribu pasukan musuh di timur telah dilibas habis, hujan bom telah dilakukan sekali menunggu gelombang kedua"
Experoria: "luncurkan 6 pesawat pengebom sekaligus dan juga bawa bom atomnya"
Gustav: "baik kaisar!!"
Experoria: "tidak ada ampun bagi atheis!!!"
Kerajaan musuh
"Bagaimana dengan kondisi dalam peperangan?"
__ADS_1
"sangat buruk yang mulia, pasukan sayap kanan telah ditaklukkan, dan juga garis pertahanan kedua sudah ketakutan akan musuh yang datang"
"Jika terus begini kita akan kalah dalam perang luncurkan seluruh pasukan ke garis pertahanan kedua dan siapkan seluruh meriam dengan lebih banyak mesiu"
"baik yang mulia"
"jika tuhan berani muncul disini maka akan kucincang cincang kau, dan akan memberikan potongan tubuhmu kepada ikan ikan di sungai, aku pasti akan memenangkan perang ini dan akan mengambil alih tugasmu tuhan!!!"
garis pertahanan ke 3
"Perintah baru!!! pasukan semuanya maju ke pertahanan kedua!!!"
"yang benar saja pasukan disini sudah ketakutan dan justru ada perintah seperti itu?!!!"
"jika tidak mematuhi perintah ini maka kalian akan di eksekusi segera!!!"
garis pertahanan Agartha
"perintah baru!!!pasukan mundur secara perlahan sebentar lagi akan ada 6 bom atom di dijatuhkan ke garis pertahanan musuh!!!"
"siap laksanakan!!!"
"Sementara itu komando disini akan dipegang oleh Erwin Restava sang rubah es"
"baik!!!"
Erwin Restava...Sang rubah es, melakukan misi pengintaian di Light aether, tepatnya di gunung pembatas, sulit melakukan misi disana lantaran suhu yang terkadang mencapai -32 Celcius namun Erwin Restava sukses melakukannya tanpa terdeteksi dan tanpa melibatkan korban luka atau pun jiwa...
bersambung.....
__ADS_1