
Belinda mengalami hal yang sama dengan Bianca,
Ia terus-menerus mendapatkan suplai energy, yang membuatnya mampu menembus
dimensi namun Ia tidak sendirian, Eddie berhasil mengikuti Belinda dan terjatuh
di tempat yang sama, berbeda dengan Bianca, Belinda mampu tetap sadar setelah
ledakan energy yang terjadi padanya dan berhasil kabur dari Eddie ,Eddie pingsan saat awal datang karena
terkena efek ledakan energy dari Belinda.
Belinda mencoba pergi sejauh mungkin agar
Eddie tidak menemukannya. Belinda berhasil kabur tapi Ia benar-benar
kebingungan dan tidak tau ada dimana, tata kota terlihat berbeda, Ia pergi
dengan gaun putih tipis milik lab serta rambut hitam panjangnya menarik
perhatian dan mudah untuk dikenali oleh Eddie, Ia pun memutuskan untuk mencari baju
ganti, Ia menemukan sebuah rumah yang terbuka tetapi tidak ada orang
didalamnya, Ia lantas mengobrak-abrik lemari pakaian dan mengambil beberapa
pakaian dan sebuah topi, Ia berusaha untuk bersembunyi dan lari sejauh mungkin
dari lokasi Eddie, sebelum Eddie sadar dan menangkapnya kembali.
Elio mendengar kabar bahwa portal gagal
terbuka dan laboratorium hancur, namun Ia harus menerima kenyataan bahwa
Belinda hilang setelah kejadian tersebut,
Elio pergi untuk menemui Helene. Setelah
Helene mendapat luka sayatan pisau di perutnya, keadaannya tidak kunjung
membaik, Ia masih lemah dan tidak mampu melakukan aktifitas sehari-hari seperti
biasanya.
“Ada apa tiba-tiba kemari?” Helene terkejut
karena Elio tiba-tiba menemuinya, Elio kemudian bersujud di depan Helene
“Maafkan aku.. ini semua salahku” Elio mulai
menangis sambil bersujud
“Apa maksudmu? Apa terjadi sesuatu pada
Belinda? Apa dia tertangkap?” Helene menarik nafas panjang dan segera
menguatkan dirinya “Tidak, tidak papa
Belinda bisa mengatasi hal itu dia gadis yang cerdas, Ia pasti bisa kabur dari
sana, kau harus pergi seperti yang kau lihat kami adalah buronan, kau harus
menjalani hidupmu dengan baik El..”
Helene menyuruh Elio untuk pergi
“Aku…”
Helene menoleh mendengarkan Elio,
“Aku adalah anggota GOS” Elio menangis
tertunduk mengatakan hal itu, Helene yang terkejut mulai tidak bisa menahan
dirinya sendiri,
“Kau bicara apa?”
“Aku yang membawa Belinda kesana, ini semua
adalah salahku”
Helene menarik kerah Elio dan bertanya dimana
Belinda sekarang, Elio mengatakan bahwa saat pengaktifan portal Belinda
menghilang.
Helene langsung lemas dan tak sadarkan diri
setelah mendengar hal itu, Elio membawa Helene pergi kerumah sakit agar lukanya
bisa diobati
“Sekarang anda bisa diobati bibi, maafkan aku”
Elio pergi setelah mengurusi Helene dirumah sakit, Ia pergi sebelum Helene
sadarkan diri, Ia tidak berani menampakkan wajahnya di depan Helene lagi.
__ADS_1
Elio
pergi sambil meninggalkan sejumlah uang di ruangan inap Helene. Elio pergi
menghilang entah kemana setelah kejadian hari itu.
Selama 5 hari berkeliaran di jalanan Belinda
memutuskan untuk tetap bersembunyi dan bertahan hidup dengan mencopet seperti
dulu, saat turun dari salah satu bis dan hendak menyebrang Ia melihat iklan di sebuah videotron, Ia
melihat gadis yang sangat mirip dengannya yang merupakan pemilik dari salah
satu perusahaan besar di bidang teknologi perusahaan itu bernama B-Matrix,
Belinda ingat bahwa di dimensi lain pasti ada dirinya dengan nasib yang
berbeda, kata-kata itu Ia temukan di salah satu catatan Steven.
Eddie berhasil sadarkan diri saat ada
seorang petani yang menolongnya, Ia hidup beberapa hari dengan menumpang
tinggal dirumah petani tersebut, namun Eddie malah mencuri semua harta dan
beberapa pisau miliknya, Eddie mulai berkelana dari satu tempat ketempat lain,
Ia tidak memiliki tujuan,
Saat
berkelana Eddie banyak bertemu dengan preman-preman dari macam- macam kelas
mulai dari kelas teri hingga ketua gangster berhasil Ia takhlukkan
Ia
mendapat anak buah setelah bertarung
dengan mereka, para preman disana mulai tunduk kepada Eddie, Eddie memburu
Belinda karena berpikir Belinda bisa membawanya kembali ke dunia awal, lantas
Ia menyuruh para preman tersebut untuk mencari Belinda dan menangkap Belinda
hidup-hidup.
Hari
berganti minggu, minggu berganti bulan,
terus bergerak sambil bersembunyi agar tidak bertemu dengan Eddie, namun
ternyata takdirnya berkata lain, Ia malah bertemu dengan Eddie di stasiun
kereta bawah tanah, Belinda baru saja keluar dari salah satu gerbong dan Eddie
sudah berdiri jarak 5 meter didepannya, Belinda hanya membeku memandang Eddie,
Ia mengawasi daerah sekitarnya, para gerombolan baru yang membantu Eddie sudah
mengepung Belinda dari berbagai arah. Belinda tidak terlalu pandai berkelahi,
namun Ia sangat cerdik, salah satu keahliannya selain mencopet adalah melarikan
diri, Ia hanya terdiam menunggu ada celah agar dirinya bisa kabur.
Tanpa aba-aba, Belinda berlari tanpa arah dan
berhasil keluar dari stasiun, hingga akhirnya tiba di sebuah kolong jembatan,
Belinda memastikan bahwa Ia benar-benar tidak terkejar oleh gerombolan Eddie Ia
mengawasi jalan diatasnya, dan melihat di sekelilingnya hingga Ia menyadari
sesuatu yang mencuri perhatiannya, jembatan itu adalah jembatan yang mirip
dengan tempat Ia dan Helene berjanji untuk bertemu jika sedang berpencar, Ia
lantas berjalan di tepi sungai dan menikmati suara air yang mengalir deras Ia
mulai rindu kepada Ibunya,
“Apa ibu baik-baik saja? Aku bahkan belum
sempat meminta maaf setelah membentaknya, aku benar-benar anak yang buruk,
hah.. maafkan aku ibu” Belinda mulai menangis mengingat ibunya yang terpisah
darinya,
Namun
tiba-tiba dari arah belakang ada sesorang yang mengenakan topi dan masker
menabraknya, Belinda mengira bahwa itu adalah Eddie, Ia sudah berfikir bahwa Ia
lengah dan pasrah jika memang tertangkap, namun ternyata yang menabraknya hanya
__ADS_1
seorang laki-laki yang ceroboh, lelaki itu meminta maaf dan mulai pergi
meninggalkan Belinda, Belinda menarik kerah lelaki itu dari belakang dan
menjatuhkan tubuhnya ketanah, lalu mendudukinya sambil tetap menggenggam kerah
lelaki itu,
“seekor kucing yang menunjukkan taringnya
didepan anjing adalah hal yang sia-sia”
“A..apa yang kau lakukan?” lelaki itu terkejut
karena Belinda berada di atas tubuhnya
“Kembalikan handphone dan juga dompetku” Belinda
menarik keras genggaman kerahnya, Ia sadar bahwa Ia kehilangan beberapa barang
miliknya
“Apa maksudmu, aku tidak mengambilnya..”
Belinda menggeledah seluruh saku lelaki itu dan mulai mengambil
barang-barangnya lalu Ia segera pergi
“Maafkan aku, aku tidak sengaja” lelaki itu
berteriak karena Belinda sudah berjalan agak jauh darinya.
Belinda melihat lelaki itu dengan tatapan
sinis, Ia tidak menjawab dan segera pergi.
“Bagaimana dia bisa tau aku mencopetnya? Aku
adalah Aiden pencopet handal di kota ini, reputasiku selama bertahun-tahun
hancur karena gadis itu” Ia bangun dari tanah dan duduk sambil melihat Belinda
pergi, “Tapi gadis itu sangat keren, hehehe…” Aiden mulai tertarik dengan
Belinda.
Saat
berjalan pergi Belinda bergumam kesal karena hampir tercopet, walaupun
handphone nya tidak bisa digunakan, namun kenangan tentang ibunya dan Elio ada
didalamnya, sesaat setelah Ia naik kejalanan Ia terlihat dan langsung dikejar
oleh preman bawahan Eddie, Belinda berlari kencang dan mulai menyuruh dirinya
untuk kembali fokus, Ia berlari melewati gang-gang sempit dan bersembunyi di
belakang tempat sampah, preman-preman itu pun kehilangan jejak,
Sekilas
Belinda mengingat saat Ia berlari dari kejaran GOS dengan Helene dulu. Belinda
kembali lengah tiap kali memikirkan Ibunya, hingga salah seorang preman tadi
menemukan Belinda yang bersembunyi dan mulai menghampirinya sendirian,
tiba-tiba Aiden datang dan menolong Belinda lalu menariknya kabur, kebawah
jembatan lagi.
Belinda menghempaskan lengannya yang ditarik
“Lepaskan, Aku tidak akan berterima kasih,
anggap saja kita impas” Belinda berbalik pergi
“Mereka akan menangkapmu jika kau naik
sekarang”
Belinda mulai melihat keatas dan benar saja
ada beberapa preman yang mencarinya, namun Aiden segera menarik Belinda tepat di
bawah jembatan sedetik sebelum salah seeorang preman mengintipnya dari atas,
kali ini Aiden melepas maskernya, Belinda berada pada posisi dimana Ia tidak
bisa bergerak Ia berada tepat di depan dada Aiden, Belinda bisa mendengar suara
detak jantungnya, tangan lelaki itu menahannya di tembok, saat Belinda mencoba
mendongak Ia pun bertatapan
“Elio?” Belinda spontan mengucapkan nama Elio,
karena lelaki itu sangat mirip dengan Elio
__ADS_1
Bersambung…