White Room

White Room
(Season 2) #1 Dimensi Lain


__ADS_3

Belinda mengalami hal yang sama dengan Bianca,


Ia terus-menerus mendapatkan suplai energy, yang membuatnya mampu menembus


dimensi namun Ia tidak sendirian, Eddie berhasil mengikuti Belinda dan terjatuh


di tempat yang sama, berbeda dengan Bianca, Belinda mampu tetap sadar setelah


ledakan energy yang terjadi padanya dan berhasil kabur dari  Eddie ,Eddie pingsan saat awal datang karena


terkena efek ledakan energy dari Belinda.


Belinda mencoba pergi sejauh mungkin agar


Eddie tidak menemukannya. Belinda berhasil kabur tapi Ia benar-benar


kebingungan dan tidak tau ada dimana, tata kota terlihat berbeda, Ia pergi


dengan gaun putih tipis milik lab serta rambut hitam panjangnya menarik


perhatian dan mudah untuk dikenali oleh Eddie, Ia pun memutuskan untuk mencari baju


ganti, Ia menemukan sebuah rumah yang terbuka tetapi tidak ada orang


didalamnya, Ia lantas mengobrak-abrik lemari pakaian dan mengambil beberapa


pakaian dan sebuah topi, Ia berusaha untuk bersembunyi dan lari sejauh mungkin


dari lokasi Eddie, sebelum Eddie sadar dan menangkapnya kembali.


Elio mendengar kabar bahwa portal gagal


terbuka dan laboratorium hancur, namun Ia harus menerima kenyataan bahwa


Belinda hilang setelah kejadian tersebut,


Elio pergi untuk menemui Helene. Setelah


Helene mendapat luka sayatan pisau di perutnya, keadaannya tidak kunjung


membaik, Ia masih lemah dan tidak mampu melakukan aktifitas sehari-hari seperti


biasanya.


“Ada apa tiba-tiba kemari?” Helene terkejut


karena Elio tiba-tiba menemuinya, Elio kemudian bersujud di depan Helene


“Maafkan aku.. ini semua salahku” Elio mulai


menangis sambil bersujud


“Apa maksudmu? Apa terjadi sesuatu pada


Belinda? Apa dia tertangkap?” Helene menarik nafas panjang dan segera


menguatkan dirinya  “Tidak, tidak papa


Belinda bisa mengatasi hal itu dia gadis yang cerdas, Ia pasti bisa kabur dari


sana, kau harus pergi seperti yang kau lihat kami adalah buronan, kau harus


menjalani hidupmu dengan baik El..”


Helene menyuruh Elio untuk pergi


“Aku…”


Helene menoleh mendengarkan Elio,


“Aku adalah anggota GOS” Elio menangis


tertunduk mengatakan hal itu, Helene yang terkejut mulai tidak bisa menahan


dirinya sendiri,


“Kau bicara apa?”


“Aku yang membawa Belinda kesana, ini semua


adalah salahku”


Helene menarik kerah Elio dan bertanya dimana


Belinda sekarang, Elio mengatakan bahwa saat pengaktifan portal Belinda


menghilang.


Helene langsung lemas dan tak sadarkan diri


setelah mendengar hal itu, Elio membawa Helene pergi kerumah sakit agar lukanya


bisa diobati


“Sekarang anda bisa diobati bibi, maafkan aku”


Elio pergi setelah mengurusi Helene dirumah sakit, Ia pergi sebelum Helene


sadarkan diri, Ia tidak berani menampakkan wajahnya di depan Helene lagi.

__ADS_1


 Elio


pergi sambil meninggalkan sejumlah uang di ruangan inap Helene. Elio pergi


menghilang entah kemana setelah kejadian hari itu.


Selama 5 hari berkeliaran di jalanan Belinda


memutuskan untuk tetap bersembunyi dan bertahan hidup dengan mencopet seperti


dulu, saat turun dari salah satu bis dan hendak menyebrang  Ia melihat iklan di sebuah videotron, Ia


melihat gadis yang sangat mirip dengannya yang merupakan pemilik dari salah


satu perusahaan besar di bidang teknologi perusahaan itu bernama B-Matrix,


Belinda ingat bahwa di dimensi lain pasti ada dirinya dengan nasib yang


berbeda, kata-kata itu Ia temukan di salah satu catatan Steven.


Eddie berhasil sadarkan diri saat ada


seorang petani yang menolongnya, Ia hidup beberapa hari dengan menumpang


tinggal dirumah petani tersebut, namun Eddie malah mencuri semua harta dan


beberapa pisau miliknya, Eddie mulai berkelana dari satu tempat ketempat lain,


Ia tidak memiliki tujuan,


Saat


berkelana Eddie banyak bertemu dengan preman-preman dari macam- macam kelas


mulai dari kelas teri hingga ketua gangster berhasil Ia takhlukkan


Ia


mendapat  anak buah setelah bertarung


dengan mereka, para preman disana mulai tunduk kepada Eddie, Eddie memburu


Belinda karena berpikir Belinda bisa membawanya kembali ke dunia awal, lantas


Ia menyuruh para preman tersebut untuk mencari Belinda dan menangkap Belinda


hidup-hidup.


Hari


berganti minggu, minggu berganti bulan,


terus bergerak sambil bersembunyi agar tidak bertemu dengan Eddie, namun


ternyata takdirnya berkata lain, Ia malah bertemu dengan Eddie di stasiun


kereta bawah tanah, Belinda baru saja keluar dari salah satu gerbong dan Eddie


sudah berdiri jarak 5 meter didepannya, Belinda hanya membeku memandang Eddie,


Ia mengawasi daerah sekitarnya, para gerombolan baru yang membantu Eddie sudah


mengepung Belinda dari berbagai arah. Belinda tidak terlalu pandai berkelahi,


namun Ia sangat cerdik, salah satu keahliannya selain mencopet adalah melarikan


diri, Ia hanya terdiam menunggu ada celah agar dirinya bisa kabur.


Tanpa aba-aba, Belinda berlari tanpa arah dan


berhasil keluar dari stasiun, hingga akhirnya tiba di sebuah kolong jembatan,


Belinda memastikan bahwa Ia benar-benar tidak terkejar oleh gerombolan Eddie Ia


mengawasi jalan diatasnya, dan melihat di sekelilingnya hingga Ia menyadari


sesuatu yang mencuri perhatiannya, jembatan itu adalah jembatan yang mirip


dengan tempat Ia dan Helene berjanji untuk bertemu jika sedang berpencar, Ia


lantas berjalan di tepi sungai dan menikmati suara air yang mengalir deras Ia


mulai rindu kepada Ibunya,


“Apa ibu baik-baik saja? Aku bahkan belum


sempat meminta maaf setelah membentaknya, aku benar-benar anak yang buruk,


hah.. maafkan aku ibu” Belinda mulai menangis mengingat ibunya yang terpisah


darinya,


Namun


tiba-tiba dari arah belakang ada sesorang yang mengenakan topi dan masker


menabraknya, Belinda mengira bahwa itu adalah Eddie, Ia sudah berfikir bahwa Ia


lengah dan pasrah jika memang tertangkap, namun ternyata yang menabraknya hanya

__ADS_1


seorang laki-laki yang ceroboh, lelaki itu meminta maaf dan mulai pergi


meninggalkan Belinda, Belinda menarik kerah lelaki itu dari belakang dan


menjatuhkan tubuhnya ketanah, lalu mendudukinya sambil tetap menggenggam kerah


lelaki itu,


“seekor kucing yang menunjukkan taringnya


didepan anjing adalah hal yang sia-sia”


“A..apa yang kau lakukan?” lelaki itu terkejut


karena Belinda berada di atas tubuhnya


“Kembalikan handphone dan juga dompetku” Belinda


menarik keras genggaman kerahnya, Ia sadar bahwa Ia kehilangan beberapa barang


miliknya


“Apa maksudmu, aku tidak mengambilnya..”


Belinda menggeledah seluruh saku lelaki itu dan mulai mengambil


barang-barangnya lalu Ia segera pergi


“Maafkan aku, aku tidak sengaja” lelaki itu


berteriak karena Belinda sudah berjalan agak jauh darinya.


Belinda melihat lelaki itu dengan tatapan


sinis, Ia tidak menjawab dan segera pergi.


“Bagaimana dia bisa tau aku mencopetnya? Aku


adalah Aiden pencopet handal di kota ini, reputasiku selama bertahun-tahun


hancur karena gadis itu” Ia bangun dari tanah dan duduk sambil melihat Belinda


pergi, “Tapi gadis itu sangat keren, hehehe…” Aiden mulai tertarik dengan


Belinda.


Saat


berjalan pergi Belinda bergumam kesal karena hampir tercopet, walaupun


handphone nya tidak bisa digunakan, namun kenangan tentang ibunya dan Elio ada


didalamnya, sesaat setelah Ia naik kejalanan Ia terlihat dan langsung dikejar


oleh preman bawahan Eddie, Belinda berlari kencang dan mulai menyuruh dirinya


untuk kembali fokus, Ia berlari melewati gang-gang sempit dan bersembunyi di


belakang tempat sampah, preman-preman itu pun kehilangan jejak,


Sekilas


Belinda mengingat saat Ia berlari dari kejaran GOS dengan Helene dulu. Belinda


kembali lengah tiap kali memikirkan Ibunya, hingga salah seorang preman tadi


menemukan Belinda yang bersembunyi dan mulai menghampirinya sendirian,


tiba-tiba Aiden datang dan menolong Belinda lalu menariknya kabur, kebawah


jembatan lagi.


Belinda menghempaskan lengannya yang ditarik


“Lepaskan, Aku tidak akan berterima kasih,


anggap saja kita impas” Belinda berbalik pergi


“Mereka akan menangkapmu jika kau naik


sekarang”


Belinda mulai melihat keatas dan benar saja


ada beberapa preman yang mencarinya, namun Aiden segera menarik Belinda tepat di


bawah jembatan sedetik sebelum salah seeorang preman mengintipnya dari atas,


kali ini Aiden melepas maskernya, Belinda berada pada posisi dimana Ia tidak


bisa bergerak Ia berada tepat di depan dada Aiden, Belinda bisa mendengar suara


detak jantungnya, tangan lelaki itu menahannya di tembok, saat Belinda mencoba


mendongak Ia pun bertatapan


“Elio?” Belinda spontan mengucapkan nama Elio,


karena lelaki itu sangat mirip dengan Elio

__ADS_1


Bersambung…


__ADS_2