
Setelah mengingat masa-masa itu Steven mengambil jas lab nya
dan memutuskan untuk menemui Bianca, Laboratorium ini sangat
luas dan berada di bawah tanah, banyak ruangan dan sub ruang yang
terkunci dan tidak bisa di akses oleh sembarang
orang, segala mesin canggih penunjang berada di segala sudut ruangan,
semua ilmuan sibuk dengan tugas masing – masing, terlihat juga beberapa
hewan yang digunakan untuk objek uji coba yang terlihat sangat ketakutan
dan beberapa sekarat karena gagal. Suasananya terlihat sangat buruk dan
sesak walaupun tempatnya terlihat sangat bersih dan rapi.
Steven berjalan di sepanjang lorong menuju ruangan Bianca berada,
Ia membuat kesimpulan dari seluruh penelitian ini, pertama, Bianca tidak bisa mengontrol kapan akan pergi dan pulang, kedua, Bianca tidak bisa menentukan ke dimensi mana Ia akan berpindah,
ketiga, durasi kepergian Bianca bervariasi dengan kisaran 5 sampai 10 menit,
keempat, setiap kali berpindah dimensi Bianca akan menghasilkan
energi yang sangat besar, dan energi besar itulah kunci untuk membuka
portal dimensi lain.
Bianca terlihat sedang menyiram sebuah tanaman,
tanaman tersebut berada di dalam sebuah kotak kaca mirip
seperti aquarium ikan, terdapat lampu khusus pengganti sinar matahari,
karena lab terletak di bawah tanah, sinar matahari tidak bisa
masuk kesana. Ada tiga buah pot berisi bunga – bunga yang berbeda jenis,
Bianca sangat suka dengan tanaman, walaupun sebenarnya Ia sangat
menyukai hewan, tetapi Ia dilarang memelihara hewan dan sebagai gantinya
Ia diperbolehkan merawat tanaman.
Bianca melihat Steven yang datang dan berdiri di tengah pintu ruangannya,
Bianca tersenyum dengan riang.
“Kau sudah merasa baikan?” Steven mendekat kearah Bianca
“Yah.. aku sudah merasa lebih baik sekarang”
“Hmm.. kenapa kau jadi sering pingsan seperti ini? Apa kau kelelahan?”
“Lain kali aku akan lebih berhati – hati agar tidak terulang lagi”
Steven memeluk putri kecilnya dan memandanginya.
Entah kenapa beberapa bulan ini Bianca sering tiba- tiba pingsan,
hal itu membuat Steven kesulitan untuk melakukan penelitian,
Keesokan harinya setelah menulis laporan Steven menyerahkannya ke Eddie Wang yang merupakan tangan kanan atau bisa disebut asisten
pribadi yang selalu menempel ke Anastasya, Eddie adalah mantan
anggota elit militer, Ia bertugas melakukan semua hal untuk
Anastasya mulai dari sesuatu yang ringan seperti membawakan
berkas dan menyusun jadwal hingga menjadi pembunuh bayaran demi
kepentingan Anastasya. Saat sampai di depan ruangan Eddie
ternyata Anastasya juga sedang berada di sana, Steven mendengar
percakapan diantara keduanya.
“Waktu yang telah terbuang sia-sia harus diganti dengan hasil yang
__ADS_1
luar biasa, kita bisa membuat orang-orang memiliki dunia impian mereka,
dengan harga yang tentunya tidak murah, mereka bisa mendapatkannya.
Dan Steven harus segera berhenti bermain-main”
“Saya akan mengawasi Profesor Steven”
"Tentu saja dan jangan lupa setelah kita memiliki hasilnya,
kau harus membereskan semua yang ada disini, tak
terkecuali Steven, dia adalah kunci semua penelitian ini, dia bisa saja mengkhianatiku lagi”
Steven yang mendengar hal itu terpaku sejenak, kata – kata tersebut
hanya beberapa detik di ucapkan tapi memiliki makna yang
mengerikan untuk Steven, Ia hendak masuk keruangan tersebut
dan bertanya kepada Anastasya, tapi Ia sangat mengerti apa maksud dari kalimat
yang telah Ia dengar tadi, Ia pun bergegas kembali ke ruangannya.
“Andai saja dulu Steven tidak memilih wanita itu” Anastasya
menggenggam erat gelas ditangannya dan teringat
kembali awal pertemuannya dengan Steven.
Ia awalnya membentuk club kampus bersama Steven yang merupakan
teman satu jurusan dan mereka saat itu merupakan mahasiswa di
salah satu universitas ternama, Anastasya bersahabat dan sangat dekat dengan
Steven hingga kedekatan itu berubah menjadi rasa cinta, Anastasya yang
merupakan keluarga berada terus menunjang dan mendukung semua hal
yang di lakukan oleh Steven hingga akhirnya Steven dan Anastasya bisa
membentuk sebuah organisasi besar karena berhasil memenangkan
sebelah tangan lantaran Steven memilih untuk menikah dengan wanita lain,
dan memutuskan untuk meninggalkan organisasi serta tidak lagi melanjutkan
studinya kejenjang yang lebih tinggi,
Ia memilih untuk hidup bahagia bersama keluarga kecilnya. Anastasya yang
benar-benar marah dan tidak habis pikir, Ia mengungkapkan semua perasaannya
kepada Steven, dan Steven yang mengetahui perasaan Anastasya mencoba memberi
penjelasan bahwa Ia hanya mengganggap Anastasya sebagai temannya, tidak lebih.
Anastasya sampai memohon agar Steven tidak pergi namun Steven sudah mengambil keputusan.
Namun setelah dikhianti Steven, Anastasya berubah menjadi berambisi
dan bertekad mendapatkan apapun yang diinginkannya,
dengan cara kotor sekalipun. Gadis manis yang awalnya sangat baik
dan ramah itu berubah menjadi sosok yang dingin, egois dan mengerikan,
hanya karena hubungan percintaan id masa lalunya, tetapi masyarakat
terlanjur mengenal Anastasya yang adalah sosok perempuan bak malaikat,
Anastasya melanjutkan organisasi sendirian, selama beberapa tahun hingga
akhirnya Steven tiba-tiba datang dan meminta bantuan Anstasya,
namun Anastasya menolaknya karena Steven lah yang pertama
kali membuang dirinya, namun semua berubah setelah Steven mengatakan
alasannya meminta bantuan, dan Steven kembali bergabung dengan GOS.
__ADS_1
Semenjak kedatangan Bianca, Anastaysa mendirikan sebuah panti
asuhan sebagai alibi agar Bianca bebas keluar masuk ke area pribadi GOS dan Ana juga selalu aktif mengikuti banyak kegiatan sukarela,
membuat agar citranya lebih sempurna.
Steven sudah menyangka bahwa Anastasya pasti mengincar tujuan lain di bentuknya proyek ini, tapi Ia tidak mengira bahwa Anastasya akan
membunuh para ilmuan yang terlibat, termasuk dirinya.
Steven mendatangi kamar Bianca dan meminta Bianca untuk
bersiap-siap pergi dari sana
“Bi dengarkan Ayah, kita akan pulang besok”
“Wah benarkah ayah? Apa aku bisa bertemu Belinda dan Ibu lagi?”
“Iya tapi kau harus berjanji, kau tidak boleh mengatakan kepada
siapapun bahwa kita akan pulang”
Tanpa bertanya alasan Bianca yang senang dan bersemangat
langsung menyutujui keinginan ayahnya itu.
Steven mulai menyusun rencana, Ia akan membawa lari Bianca
lewat jalur evakuasi saat jam istirahat malam, Ia menelepon Helene
dan menyuruh Helene untuk menjemput mereka besok malam.
Waktu berlalu dengan cepat, istirahat malam pun tiba Steven
menggandeng Bianca dan mulai pergi, namun mereka harus melewati
penjagaan yang ketat, Steven menyuruh agar Bianca tidak bersuara
dan tidak melepaskan tangannya. Mereka berhasil melewati beberapa
penjaga, namun tinggal sedikit lagi mencapai pintu evakuasi salah
satu penjaga menghadang mereka dan bertanya
“Anda mau kemana?”
“Ah.. aku hanya ingin membawa Bianca mencari angin, kami akan
kembali sebentar lagi”
“Kalau begitu biar kami temani”
Steven mulai tidak sabar dan memukul para penjaga dan menggendong
Bianca lari, namun ternyata penjagaan diluar pintu sangat banyak
dan mereka di hadang oleh Eddie.
Eddie mulai bertanya apa yang tengah terjadi, Steven lalu bilang bahwa
mereka hanya akan jalan – jalan sebentar, Eddie tidak percaya dan
mulai mengambil tas tangan Steven dan membukanya, Ia melihat
catatan penelitian dan mulai curiga.
“Kau mau jalan – jalan kemana dengan semua catatan ini?”
Steven mulai kehabisan kata – kata dan mencoba untuk kabur dengan
menyerang Eddie, namun Eddie bukanlah sembarang
orang, Steven mulai dikeroyok oleh para penjaga, Steven menyuruh Bianca untuk
lari, Eddie yang menyadari hal itu mulai menangkap Bianca lalu menyeretnya
kembali ke lab, Bianca berteriak dan menangis karena dipisahkan dengan ayahnya.
Namun tiba-tiba Steven merasakan sebuah energi aneh yang muncul, tidak lama
terdengar suara ledakan dari arah lab, Bianca berjalan kearah Steven dengan
__ADS_1
kondisi yang berbeda.
Bersambung..