
“Kami bukan orang jahat aku mohon jangan lukai
putriku, jika kau melepaskan kami, kami akan pergi
jauh dari sini dan tidak akan mengganggumu lagi,
aku mohon” Steven yang merasa bahwa Ia ketahuan pun
bersujud memohon agar di lepaskan.
“Ikuti aku, ada yang ingin kutunjukkan
kepadamu” Kristin pun pergi,
Ia mengetahui bahwa
Steven tidak beranjak dari tempatnya dan membuatnya
kembali
“Aku tidak akan menyakiti ataupun melaporkan
kalian, ikuti saja aku”
Setelah mendengar hal itu Steven akhirnya
mengikuti Kristin.
Kristin menunjukkan seorang gadis yang terbaring di
salah satu ruangan khusus dengan alat-alat penunjang yang
tersambung pada tubuhnya, dan Kristin bercerita tentang
gadis tersebut, gadis tersebut bernama Titania dia
berusia 9 tahun, Titania mangalami kematian batang
otak yang membuatnya harus berada dalam kondisi
koma akibat kecelakaan yang terjadi 3 bulan lalu,
Ayah Titania meninggal di tempat, dan Kristin mengatakan
bahwa Ia adalah ibunya, lalu Stevan bertanya apakah
kecelakan itu ada hubungannya dengan dirinya dan Bianca,
Kristin menunjukkan sebuah foto keluarga dimana terlihat
Suami dan anaknya yang terlihat sangat mirip dengan Steven dan
Bianca, suami Kristin juga bernama Steven, Kristin bertanya
sekali lagi siapa gerangan mereka berdua bagaimana
bisa mereka memiliki wajah dan nama yang sama.
Lantas Steven bertanya apakah Kristin yang menabrak
dirinya dan Bianca saat itu,
Namun yang menabraknya bukanlah Kristin melainkan orang lain,
Kristin merupakan wanita dengan status tinggi dan dia
adalah pemilik rumah sakit ini, Kristin yang mendengar kabar
dari salah satu orangnya bahwa orang tersebut telah melihat
suami dan anaknya mengalami kecelakaan dan berada di salah
satu rumah sakit di kota lain, awalnya Kristin tidak percaya karena
jelas bahwa suaminya telah meninggal namun setelah diberikan
bukti foto, Kristin meminta untuk memindahkannya ke Rumah Sakit
miliknya dan membungkam orang-orang telah melihat mereka.
Setelah mendengar cerita Kristin, Steven pun mencoba untuk memahami
situasi, Ia tahu bahwa di dimensi lain pasti ada dirinya dengan takdir yang lain,
Ia mulai menceritakan alasannya ada di sini, Kristin
mendengarkan semua cerita yang di ceritakan Steven dan mulai
berpikir bahwa semuanya tidak masuk diakal, Steven tidak perduli
dan meminta agar tidak menyebarkan berita tentangnya karena hal
__ADS_1
itu hanya akan menyulitkan bagi mereka.
Kristin yang merasa seperti mendapatkan kesempatan untuk
bersama keluarga tercintanya lagi, mulai muncul keinginan untuk menahan mereka disisinya, Ia memberikan tawaran
kepada Steven, Ia akan menjaga rahasianya, dengan syarat Steven dan Bianca harus tinggal bersama, dan meminta Bianca
menggantikan posisi Titania dan Steven sebagai suaminya, dengan
begitu orang lain tidak akan curiga, serta Bianca bisa memiliki
kehidupan yang normal dan berjanji akan memenuhi segala kebutuhannya.
Steven sebenarnya tidak ingin berhubungan dengan apapun di dunia
yang tidak Ia kenal, tapi saat melihat kejadian saat Ia
tidak bisa menyelamatkan Bianca seorang diri, Ia tidak bisa mementingkan
keegoisan dirinya dan menempatkan Bianca dalam bahaya, satu-satunya yang bisa
memberikan bantuan adalah Kristin, Steven akhirnya memutuskan untuk menyetujui
hal itu dan hidup bersama Kristin. Namun Steven juga memberikan peringatan jika
mungkin saja mereka akan menghilang secara tiba-tiba tanpa sepatah katapun suatu hari nanti.
Sedangkan di dunia lain ( Dunia awal )
Helene dan Belinda bersembunyi di sebuah pedesaan yang jauh
dari kota tempat tinggalnya, Helene mencoba untuk memulai
kehidupan baru dengan menyembunyikan identitasnya, tidak berbaur
dengan orang lain, dan sebisa mungkin tidak terlihat. Helene
menyewa sebuah rumah, yang bahkan tidak layak disebut
sebagai rumah, Ia tidak bisa menggunakan uang di rekeningnya
karena GOS bisa melacak mereka lewat hal itu. Alhasil mau tidak mau
Helene harus bekerja dari nol lagi.
Belinda tidak bisa memiliki kehidupan normal seperti anak lain,
Ia tidak bisa bersekolah dan bermain bebas, Ia harus tetap di
sembarangan, walaupun mereka melakukan penelitian
ilegal secara rahasia tapi sebenarnya mereka merupakan salah
satu organisasi yang berkecimpung di dunia teknologi dan di segani
oleh masyarakat bahkan Negara. Sangat sulit jika harus menghancurkan
organisasi besar seperti mereka, satu-satunya pilihan hanyalah bersembunyi,
sampai Belinda besar dan tidak bisa dikenali.
Belinda menghabiskan masa kecilnya untuk bersembunyi,
hampir setiap tahun Helene dan Belinda harus kabur karena
GOS menemukan mereka, selama itu pula Belinda mengalami hal
yang aneh, dimana Ia memimpikan hal yang sama dan terus berulang,
Ia kerap memimpikan sebuah ruangan berwarna putih tanpa ujung,
Belinda sangat ketakutan karena dimimpi itu Ia selalu sendirian, Belinda mencoba menjelajahi seluruh ruangan namun hal itu sia-sia saja karena tidak ada apapun selain dirinya di dalam sana.
Ia juga sering mengalami Déjà vu, yah walaupun mungkin itu normal terjadi. Belinda mencoba memberi tahu Helene
akan hal ini, Helene menyangka mungkin ini ada hubungannya
dengan kekuatan Bianca, dan Helene tidak pernah
memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Bianca ke Belinda.
“Bel ingat pesan ibu, jangan pernah beritahu hal itu pada
siapapun, jangan pernah percaya kepada orang lain, satu-satunya
orang yang bisa kau percaya adalah dirimu sendiri”,
Belinda pun mengangguk paham.
Belinda tidak pernah merasakan pendidikan
__ADS_1
formal namun Helene mengajarinya secara pribadi,
Belinda yang memang sedari awal terlahir cerdas
bisa lebih unggul dari anak-anak seumurannya,Ia cepat
menguasai apa yang Helene ajarkan.
Saat Helene pulang dari bekerja saat malam, Ia
tidak sengaja menemukan bocah laki-laki bernama
Elio dalam keadaan memprihatinkan di sebuah
gang sempit, Elio tergeletak di samping tong sampah,
wajahnya pucat dan merintih kesakitan, Helene mencoba
memeriksanya dan ternyata tubuh Elio demam tinggi,
tak tega membiarkannya begitu saja karena teringat
dengan Belinda, Helene memutuskan membawanya
pulang untuk di obati.
Elio merupakan anak yatim piatu terlantar, usianya
baru 12 tahun, Ia dua tahun lebih muda dari
Belinda, Helene mengenal anak itu, Ia sering
melihatnya berkeliaran di daerah sana beberapa waktu lalu,
awalnya Helene enggan memperdulikannya namun saat Ia
mendengar Elio merintih kesakitan Ia memutuskan untuk merawat
Elio hanya sampai sehat, karena tidak mungkin Ia menanggung
Elio dalam keadaan Ia adalah seorang buronan.
Setelah beberapa hari Helene merawat Elio, akhirnya Elio berhasil sembuh
“Aku akan bersikap baik, jadi aku mohon biarkan aku tinggal
dengan kalian, aku akan menuruti semua perintah, aku mohon
biarkan aku tetap disini” Elio yang menangis memohon agar
tidak diusir.
Helene yang terus menolak membuat Elio akhirnya pergi.
Namun Elio tidak sepenuhnya benar-benar pergi.
Belinda yang baru pertama kali dalam hidupnya ada orang lain
yang datang kerumahnya, merasa sangat senang, tapi Helene
meminta agar Belinda tidak terlalu dekat dengan Elio.
Tapi mereka hanyalah anak-anak selama Elio ada
dirumahnya Belinda menghabiskan hari-harinya dengan
bermain bersama Elio selama Helene pergi.
“Jangan bilang pada ibu bahwa kita bermain bersama”
Elio mengangguk mengerti, mereka tersenyum riang.
Melihat bahwa Elio benar-benar pergi, Belinda
mengangis karena Ia tidak lagi memiliki
teman, Ia mulai menangis karena Helene
mengusir Elio,
“Kenapa ibu membuatnya pergi, aku akhirnya memiliki teman, kenapa ibu mengusirnya”
Belinda terisak sambil terus memanggil Elio
“Kau akan faham saat kau besar nanti” Helene sebenarnya
tidak tega melihat Belinda menangis seperti itu, tapi
Ia lebih tidak tega lagi jika harus melihat Belinda
tertangkap oleh GOS.
__ADS_1
Belinda menangis sepanjang malam.
Bersambung..