
“Elio? Siapa dia?” menarik mundur tangannya
dari tembok, Belinda tetap tidak bisa melepaskan pandangannya
“Kenapa kau ada disini?” Belinda mulai
penasaran, apakah mungkin Elio juga ikut terseret ke dimensi ini
“Kau mengenalku? Tidak itu tidak mungkin, karena
aku tidak mengenal dirimu, Ah.. mungkin kau jatuh cinta padaku pada pandangan
pertama, aku tau aku memang setampan itu, itu sebabnya aku memakai masker, jika
tidak semua gadis akan berlari kearahku” Aiden mulai menggoda Belinda karena
melihat reaksi Belinda yang tertegun setelah mengetahui wajahnya.
“Siapa kau?” Belinda mengeluarkan pisau kecil
di sakunya dan mengarahkannya kepada Aiden
“Wooowooow.. Aiden, namaku Aiden, bisakah kau
turunkan pisaunya, itu berbahaya nona” Aiden menurunkan ujung pisaunya dengan
perlahan-lahan, Belinda kemudian menyimpan kembali pisaunya dan berjalan pergi,
namun Aiden menariknya karena para preman tadi masih berkeliaran di atas,
mereka pun akhirnya berdiam diri di tepi sungai sambil berbincang, Belinda
terus menerus bertanya tentang siapa sebenarnya Aiden,
Aiden merupakan Elio di dimensi ini, mulai
dari wajah, postur tubuh, warna mata dan rambut, hingga suara sangat mirip
dengan Elio. Belinda merasa bisa percaya karena dimensi ini adalah kebalikan
dari dimensinya dulu, Ia beramsumsi seperti itu karena Ia telah melihat dirinya
sebagai seorang gadis yang sukses didunia ini, itu artinya Elio di dimensi ini
tidak akan berkhianat, Belinda pun tanpa sadar mulai berbincang dengan Aiden.
“Apa kau baru datang dari kota lain? Aku tidak
pernah melihatmu”
“Aku berkelana, aku tidak menetap disatu
tempat”
“Ah apa karena kau dikejar oleh preman-preman
tadi? Kalau boleh tau apa alasan sampai kau bisa berurusan dengan banyak
preman” dengan wajah yang terlihat menjengkelkan saat penasaran, membuat
Belinda menatap sinis kearah Aiden.
“Itu rahasia” Belinda kembali menatap kearah sungai
“Hei ayolah aku sudah membantumu, dan
sepertinya aku adalah orang yang kau kenal” Aiden meninju lengan Belinda dengan
pelan
“Iya kau sangat mirip dengannya, karena Ia
adalah alasan kenapa aku berurusan dengan preman-preman tadi”
Aiden terkejut dan tidak mengira jawaban dari Belinda, Ia bergegas menepis bahwa
dirinya adalah orang yang Belinda kenal itu.
Belinda tersenyum kecil melihat Aiden yang mengoceh untuk membuktikan bahwa dirinya
bukanlah Elio,
__ADS_1
Mereka berdua mulai akrab tanpa sadar, Belinda merasa nyaman berada disamping Aiden
karena Ia dulu dekat dengan Elio, Belinda pun akhirnya mengatakan siapa dirinya
yang sebenarnya kepada Aiden
“Jadi kau adalah makhluk dimensi lain?” Aiden
mencoba mencerna cerita Belinda dengan tingkahnya yang sangat aktif, membuat
belinda kembali tertawa
“Hmm, itu sedikit menyeramkan,
tapi ya itu benar” Mendengar jawaban pasti dari Belinda membuat Aiden takut dan
perlahan menjauh dari Belinda
“Tapi aku manusia sama seperti kalian” ucap
Belinda dengan nada kesal
“Bukankah wajar jika aku bersikap seperti ini,
kenapa kau marah? Dengar nona, jika kau bertemu dengan orang asing yang
berbicara hal tidak masuk di akal apa kau tidak takut? Bukankah aku sudah
bersikap baik dengan tidak menyebutmu orang gila” Belinda merasa ocehan Aiden
sangat mirip dengan Elio, sekilas Belinda seperti merasa berbincang dengan
Elio.
“Tidak” Jawab Belinda dengan singkat setelah
dia sadar bahwa didepannya adalah Aiden
“ternyata kau memang gila, kupikir aku bertemu
gadis normal. Selain hidupmu ternyata otakmu juga bermasalah” Aiden melempar
“Aiden apa kau pernah bertemu denganku selama
ini?”
“Tidak pernah.. tapi tunggu wajahmu terlihat
familiar, hmm.. di mana ya?” Aiden yang
semula terlihat kesal dan tidak mau melihat arah Belinda berubah seperti seekor
anjing yang di iming-imingi makanan, Ia terlihat menggemaskan, Aiden mencoba
mengingat wajahnya. Belinda kemudian menunjuk salah satu gedung tinggi yang ada
di seberang sungai dengan Videotron yang menampilkan wajah Titania, Aiden
langsung ingat bahwa Belinda mirip dengan Titania
“Wah.. jadi kau itu Titania? Apa kau sedang
mengadakan acara prank? Dimana kameranya? Apa aku akan terkenal” Aiden
memandangi sekelilingnya jika Ia adalah seekor anjing mungkin Ia akan
mengangkat satu kaki depannya dan menjulurkan lidah sambil menggoyangkan ekor,
Aiden terdiam saat melihat Belinda menunjukkan wajah serius
“Dia adalah aku di dimensi ini”
Aiden yang mulai muak mencoba untuk tidak
perduli dan mengoceh dengan asal, “Jika aku adalah kau, aku akan mengubah
identitasku menjadi Titania dan menipu semua orang lalu hidup dengan banyak
perhatian dan kekuasaan, hahahaha….”, Belinda memandangi Aiden dengan tajam,
“Apa? Berhenti memandangiku seperti itu”.
__ADS_1
Aiden menjelaskan orang-orang yang berada di
dekat Titania, Ia membantu Belinda, untuk melakukan aksi gilanya, padahal Aiden
hanya bercanda dengan yang Ia katakan tetapi itu malah membuat Belinda
tertarik, Ia membantu Belinda dengan imbalan bahwa Aiden akan mendapat posisi
khusus dengan gaji besar nantinya, itupun jika rencananya berhasil. Aiden
menjelaskan mulai dari pihak Ayahnya yang bernama Steven Dario,
“nama ayah kita sama” gumam Belinda
“wah benarkah?” Aiden selalu terkejut dengan semua kata yang keluar dari mulut Belinda
“hanya nama belakang kami yang berbeda, lanjutkan
lagi” Belinda menepuk lengan Aiden agar Ia meneruskan ceritanya,
Steven merupakan anak tunggal, Ia kehilangan
Ayahnya saat berusia 4 tahun dan hidup berdua dengan ibunya yang bekerja
sebagai guru fisika di SMA. Kini Ia merupakan seorang Profesor sekaligus
pendiri Universitas Sains dan Teknologi, Steven dulu tidak begitu dikenal
masyarakat luas, Ia hanyalah seorang professor yang baik dan sangat ulet, hal
itu membuat para mahasiswanya sangat menyukai Steven, Ia kehilangan Ibunya
beberapa bulan setelah menikah dengan Kristin.
sedangkan Kristin adalah seorang konglomerat
dari lahir, Orang tua Kristin merupakan pemilik Blue Space Corporation,
perusahaan itu bergerak di beberapa bidang, yang pertama adalah bidang properti
yaitu hotel, mall, resort mewah dan Rumah sakit,
Yang kedua di bidang teknologi yaitu Blue
Technology atau lebih dikenal dengan BT, yang merupakan pusat teknologi kota
yang didirikan 15 tahun lalu, selain untuk memfasilitasi Universitas ST serta
Rumah sakit BS, pusat teknologi ini juga dibuka untuk publik, Kristin merupakan
anak kedua, Ia memiliki seorang kakak bernama Leo Wylie yang yang berjarak 5
tahun dengannya, namun Leo meninggal saat berusia 8 tahun karena penyakit
Leukimia, Kristin menjadi satu-satunya pewaris BS Corporation,
Setelah menikah Kristin mengambil alih perusahaan, setahun setelah pernikahan Steven dan
Kristin dikaruniai seorang putri yaitu Titania, Ia keluar dari rumah sakit 11
tahun yang lalu, Titania mengalami kecelakaan parah dengan Steven, saat itu
mobilnya mencoba menghindari seorang pejalan kaki hingga menabrak pohon,
Titania koma selama 3 bulan dan beredar gosip bahwa Steven meninggal, namun
ternyata itu hanya sebuah gosip belaka, berita tentang kecelakaan itu muncul
sebulan setelah Titania keluar dari Rumah sakit, Titania dinyatakan mengidap
amnesia yang diduga karena benturan di kepalanya dan juga trauma, Ia mulai
kehilangan memori sejak kecelakaan.
“tunggu 11 tahun yang lalu? Tidak itu tidak mungkin”
Belinda menggelengkan kepalanya karena Ia berpikir hal yang tidak masuk diakal,
tapi hal itu sangat pas dengan kejadian 11 tahun lalu.
Bersambung….
__ADS_1