
Sora masih menangisi kepergian Zio dan juga keputusan yang di ambil Zio secara sepihak, tanpa mendengar penjelasannya.
" Kenapa jadi begini ya tuhaan,, hiikkks, aku mengaku bahwa aku memang salah telah membohongi Zio tapi aku melakukan itu karena aku berfikir bahwa Zio tidak akan menerima jika aku tak dari kalangan orang kaya hiikkss.. maafkan aku Zio hikkkss,, " Ucap Sora dalam hati.
Sedangkan Beni yang melihat kondisi Sora pun bingung harus bagaimana, sedangkan dirinya juga berbohong padanya, bagaimana jika dia maeah juga mengetahui kebenaranya.
***
Di sisi lain, Tita dan Rendi yang mengejar Zio yang menuju ke club ternama di daerah jakarta.
Tak butuh waktu lama Tita pun tak mau meninggalkan kesempatan untuk mencuri hati Zio..
" Sudahlah Zio, kamu tak perlu seperti ini, cuma karena gadis miskin itu" Tutur Tita yang memeluk lengan Zio dengan manja.
Rendi yang melihat tingkah Tita pun merasa curiga, bagaimana dia bisa tau soal Sora sebenernya.
__ADS_1
*Flashback On
Pada saat mereka bertemu di cafe, Tita sudah merasa curiga dengan Sora, sehingga membuat Tita ingin mengikuti Sora sampai ke rumahnya.
Sora awalnya memang turun di sekitar perumahan elit, Tita yang melihat Sora dan Zio turun dari mobil pun merasa dugaanya termyata salah, sempat berfikir memang ternyata Sora orang kaya. Namun di saat Zio pergi meninggalkan Sora, tiba tiba Sora melangkahkan kakinya tidak menuju rumah mewah tersebut namun dia malah melangkahkan kakinya ke lain arah. Ini yang membuat Tita semakin curiga dan terus mengikuti Sora, hingga tibalah Sora di sebuah rumah yang sederhana, tidak mewah dan sudah ada seorang ibu2 yang sudah menyambut kedatangan Sora. Tita yang melihat itu oun merasa heran, siapa sosok wanita itu, apakah dia ibunya Sora atau siapa? kenapa dia menuju ke rumah ini sedangkan rumah dia barusan tadi sangat mewah.
" Hei sayang, putri ibu sudah pulang" ucap sang mama Sora dengan memeluk putrinya.
" Sudah mah, mari kita masuk mah, ngapain mamah nungguin Sora segala" ucap Sora.
* Flashback Off
Sora yang masih menangis pun, berusaha berdiri untuk meninggalkan rumah Tita, dengan perasaan yang hancur.
* Jika memang aku harus seperti ini, aku sanggup tuhan, karena ini memang bagian dari rencanamu*
__ADS_1
~Sora Rohaya
Beni pun berusaha menolong Sora, Namun tanganya di tepis oleh Sora.
Sora yang masih belum menyadari Sosok Beni pun terus berjalan dengan tatapan kosong.
" Sora tunggu, kamu mau kemana, biar aku antar pulang yah? tawar Beni yang melihat Sora yang berjalan dengan tatapan kosong.
Sora yang merasa ada seseorang yang memanggil dirinya pun, dia menoleh ke belakang.
Sontak membuat Sora terkejut, Bagaimana dia melupakan ada Sosok Beni.
" Kenapa kamu masih di sini Beni, apa kamu mau menertawakan aku, dan bagaimana bisa kamu membohongiku seperti ini, hahaha aku tau kamu seperti ini karena ingin membuatku seperti orang bodoh bukan. Dan ya, aku yang miskin terobsesi menjadi orang kaya, dan kamu sendiri orang kaya berusaha menjadi orang miskin. Luar biasa Beni" Ucap Sora dengan suara penuh dengan amarah.
" Aku tidak bermaksud seperti itu Sora, hanya saja aku lelah dengan kehidupanku yang serba harus mengikuti kemauan orang tuaku " ucap Beni yang berusaha menyakinkan Sora.
__ADS_1
" Sudah lah Beni mulai malam ini juga kamu tak usah lagi menemuiku dan kita tidak usah lagi bertema, biarkan aku sendiri dengan kehidupanku ini, kalian orang kaya Tidak akan pernah tau rasanya bagaimana " .