
Beni kembali ke mension orang tuanya untuk membicarakan semuanya kepada orang tuanya. Karena menurutnya ini tentang sebuah perasaan yang tak bisa dipaksakan.
Mobil Beni kini sudah terparkir diarea parkir di sebuah mension yang mewah. Beni keluar dari mobilnya menuju ke rumah tersebut.
Para pelayan pun menyambut Beni dengan sopan dan membawa Beni ke meja makan karena, orang tuanya kini sedang menikmati makan malam bersama.
" Hay daddy.. hay mommy.. " sapa Beni yang memeluk kedua orang tuanya.
" Hay son, sink duduklah makan bersama kami " ucap sang ayah..
" Baiklah dad..dad selesai makan aku ingin berbicara penting tentang aku dan Agnes " kata Beni.
" Baiklah son, sekarang makanlah dulu sebelum semua makanan ini dingin "
Mommynya menuangkan nasi dan lauk untuk sang putra, kini mereka makan bertiga dengan suasana yang sunyi.
****
__ADS_1
Di kediaman Sora.
Makan malam kini sudah siap, Sora turun dari kamarnya dan langsung menuju ke meja makan untuk makan malam bersama papah dan mamahnya.
" Sini putri papah kita makan malam " ucap sang papa.
" Enjel memang ingin makan malam pah, Enjel laper banget, di kantor tadi Enjel lupa makan siang karena terlalu fokus sama beberapa dokumen yang garus di tandatangani pah" kata Sora.
" Kamu jangan sampe lupa makan siang Enjel, bekerja itu boleh tapi jangan sampai kamu melupakan lunch kamu sayang, mamah ga oernah ngajarin Enjel seperti itu " sang mamah memberitahu.
Orang tua Sora hanya tersenyum mendengar ucapan sang putri. Mereka makan malam dengan suasana yanga hangat dan kini mereka berada di ruang keluarga.
" Sayang papah ingin bicara sama kamu, temen papa akan mengadakan pesta pertunangan anaknya dengan rekan bisnisnya. Temen papa anaknya seusia kamu dia baru pulang dari studynya di luar negri. Nanti kita pergi bersama okeh tuan putri " ucap papa hendrik.
" Emm sebenarnya Enjel males pah mengahadiri acara begituan, tapi karena papa maksa baiklah Enjel ikut " Sora memeluk sang papa.
" Anak mamah sekarang jadi manja sama papahnya lupa deh sama mama " kata mamah iri melihat Sora memeluk sang ayah.
__ADS_1
" Ciee mamah cemburu, masa cemburu sama papah ihhh " Goda Sora pada sang mamah.
Papa hendrik hanya tertawa kecil melihat tingkah anak dan istirnya mereka sama sama keras kepala. Tapi mereka juga saling menyayangi satu sama lain papa hendrik bersyukur bahwa kini anak dan istrinya kembali .
******
Setelah makan malam kini Beni dan ayahnya berada di ruang kerja sang ayah. Beni ingin membicarakan hal penting tentang rencana yang di rencanakanya dengan Agnes.
" Dad, aku ingin berbicara soal pertunanganku dengan Agnes, kami berdua sudah sepakat untuk tidak melanjutkan perjodohan ini dad. Karena Agnes juga mencintai laki laki lain dan itu bukan aku dad. Agnes tadi menghampiriku untuk membjat rencana sampai hari pertunangan " Di saat Beni sedang berbicara Amarah sang ayah memuncak. Dirinya tak habis pikir sama anak dan calon menantunya ini.
" Apa maksud kamu son, jangan buat papahmu malu dengan ulahmu dan Agnes itu. " ucap sang ayah
" Dad, dengerin Beni dulu. Jadi sebenarnya yang di cintai oleh Agnes adalah Rendy anak angkat daddy sendiri. Dia ingin menikah dengan Rendy dia sudah berbicara pada papahnya bahwa papahnya mendukung semua keputusan Agnes. Papah Agnes tidak akan membatalkan kontrak kerjanya pah, kita masih tetap bekerjasama karena Rendy lah yang menggantikanku, tapi bukan berarti aku menjual Rendy untuk kepentingan perusahaan, Rendy juga mencintai Agnes dad. Aku akan membantu Rendy sampai dia mendapatkan cintanya " Beni menjelaskan semuanya pada sang ayah agar sang ayah tidak lagi salah paham. Beni paham betul dia lebih sayang Rendy ketimbang dirinya karena Rendy adalah tipe anak yang penurut. Meskipun Rendy anak angkat kedua orang tuanya Beni tak mau menganggap Rendy sebagai saudaranya karena persaudaraan akan menghancurkan semua. Beni. lebih memilih menjadi sahabat yang baik ketimbang menajadi saudara.
❤❤❤❤❤
Jangan lupa like dan komentarnya guys 🙏🙏😍❤
__ADS_1