Winner Of Love

Winner Of Love
episode 19


__ADS_3

*HILANGNYA PELANGIKU*


~Beni


Beni kini sudah berada di kantor miliknya, dia hanya hanya bisa merenungi apa yang sudah terjadi, kini seseorang yang dia cinta sudah jauh darinya.


Andai waktu bisa diputar kembali, dia tidak akan melakukan apapun untuk menutupi dirinya.


Namun apalah daya Beni sora menginginkan dirinya pergi jauh dari hidupnya.


*Sungguh menyakitkan kehilangan seseorang yang kita sayang, tetapi kita kembalikan lagi kepada takdir apapun yang takdir katakan adalah yang terbaik. Relakan saja, karena jika dia memang takdirmu sejauh apapun dia pergi dia akan kembali *


~ayya~


*******


•Di rumah Sora


Sampailah Sora di rumahnya, dan di sambut oleh kedua orang tuanya .


" Mah .. pah " ucap Sora yang meraih tangan keduanya dan menciumi punggung tangan mereka.


" Sayang are you oke? " ucap sang papa.


" Emm i am oke pa " balas Sora.

__ADS_1


" Sayang kalo kamu lagi ada masalah ceritalah sama mama sama papa, kami adalah orang tua kamu Sora. " Kata mama intan.


" Iya mah, nanti setalah makan malam Sora akan ceritakan sama kalian. Sekarang Sora mau mandi dulu." pergi meninggalkan orang tuanya dan langsung masuk ke dalam Kamarnya.


Di dalam kamar Sora terus kepikiran dengan kata kata Beni. Kata kata Beni selalu menghantui pikiran Sora


" Argghhhh ini membuatku sakit kepala " Sora yang Meremas kepalanya .


" Tuhan aku tidak tahu apa yang sudah aku lakukan ini salah atau tidak, aku hanya ingin Beni bahagia dengan pilihanya. Tidak denganku yang hina ini , aku hanya menganggapnya sebagai teman. Tapi hati ini meminta lebih entah ada apa dengan diriku. Aku mencintai Zio namun pikiranku selalu pada Beni".


Kini Sora sedang berada di dalam kamar mandi. Setelah 30 menit berendam Sora kinj menuju ke walk in closet untuk mengambil piyama tidurnya.


Sora hanya memoles bedak tipis dan mengunakan lipbalm strowbery Membuat dirinya cantik natural.


" Permisi Nona muda, tuan dan nyonya besar sudah menunggu Nona muda untuk turun makan malam bersama mereka. " ucap pelayan di sebrang pintu kamar Sora.


" Baiklah tunggu sebentar, aku akan turun " ucap Sora.


Sora membuka pintu kamarnya lalu turun menuju meja makan.



Lalu mereka bertiga makan malam bersama.


" Sayang nanti setelah makan, papa ingin bicara penting denganmu " kata papa Hendrik.

__ADS_1


" Baiklah pah "


" Yasudah sekarang kalian habiskan makanan kalian " ucap mama intan.


Hanya kehiningan makan malam kali ini. Sora yang biasanya banyak bertanya, sekarang hanya diam seribu bahasa.


Selesai makan malam Mereka bertiga duduk di ruang keluarga sambil nanton tv Sora yang duduk di depan mamah dan papanya hanya fokus melihat acara tv.


" Sayang papa ingin berbicara penting kepada kamu dengarkan ya. Papa ingin kamu melanjutkan bisnis papa dan mengurus semua perusahaan milik papa. Pap sekarang sudah Tua nak, papa hanya mempunyai kamu jadi papa mohon agar kamu mau melanjutkan perusahaan dan bisnis papa, karena kamu adalah pewaris tunggal dari keluarga kami sayang. " ucap papa hendrik.


Sora yang mendengernya pun tentu saja terkejut


" Maakksudd papa aku menggantikan papa diperusahaan begitu? Aku merasa belum mamou untuk itu pah " jawab sora


" Papah akan mengajarkan semuanya sayang, dan papah tidak akan lepas tanggung jawab, karena papa juga akan mengawasi kamu dari rumah saja. jadi kamu hanya perlu datang ke kantor menggantikan papah " kata papa hendrik yang meyakinkan Sora.


" Mmm baiklah pah, Sora akan berusaha untuk papah "


" Terima kasih sayang " ucap papa Hendirk sambil memeluk Sora.


❤❤❤❤❤


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR YA GUYS..


VOTENYA JUGA 😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2