Winner Of Love

Winner Of Love
episode 50


__ADS_3

Tita mencoba mengalihkan pembicaraan agar Sora tidak curiga dengannya, jika dirinya memang melihat ada keanehan dari orang-orang yang memperhatikan mereka dari tadi.


" Sudahlah Enjely jangan di pikirkan, tidak ada apa-apa lebih baik kita have fun bersama, " ucap Tita menyakinkan.


Lalu, Sora berusaha tenang dan tak memikirkan dengan orang aneh yang terus saja menatap ke arahnya.


" Apa ini salah satu dari musuh perusahaan papah atau bagaimana? ahh entahlah, mungkin hanya perasaanku saja, " batin Sora.


Sedangkan di toilet, Zio menelepon sekertarisnya untuk memberikan arahan pada anak buahnya untuk berjaga-jaga seketika ada orang yang mulai menyerang.


Zio sebenernya sudah mengetahui apa yang akan terjadi. Namun, Zio lebih memilih diam dan menyelidiki semua itu agar nanti jika sudah waktunya pasti akan terbongkar semuanya. Siapa dalang dari semuanya.


Beni yang melihat Sora seperti sedang khawatir pun merasa menjadi aneh, sebelumnya Sora baik-baik saja dan terlihat bahagia.


" Sayang apa kamu baik-baik saja? " tanya Beni. pada Sora.


Deg...


Kalimat yang membuat Sora menjadi tambah tidak karuan, memang saat ini dirinya sedang tidak baik-baik saja.


" Ahh, tidak sayang. Aku baik-baik saja, " jawab Sora.

__ADS_1


" Oh oke. Baiklah, " kata Beni.


Zio pun kembali dari toilet dan berusaha membuat suasana menjadi semakin asik dengan cara mengajak teman-temannya itu berdansa sambil bermain game.


Dimana semua pasangan sudah siap untuk berdansa dan juga bermain game bersama.


Akan tetapi, orang-orang yang melihat alias mengikuti mereka pun pergi dari tempat dimana Sora dan juga teman-temannya sedang bermain.


Dihati Sora sedikit ada kelegaan karena orang tersenut sudah tidak mengintainya lagi. Entah ada maksud apa orang tersebut terus saja memperhatikannya.


Kini suasana menjadi semakin romantis dengan alunan-alunan lagu yang di persembahkan khusus untuk ketiga pasangan tersebut.


Tita dan Zio hanya berbisik-bisik membahas kejadian yang barusan saja terjadi. Zio juga tutup mulut meskipun Tita adalah istrinya karena Zio tak ingin membahayakan istri dan juga teman-temannya.


" Pah, kok mamah ngerasa gelisah seperti ini yah? " ucap Mamah.


" Ah paling cuma perasaan kamu aja Mah, " jawab sang Papah.


" Tapi ini serius pah, Mamah ngerasa seperti akan terjadi hal buruk pada Enjelyka." Ucap sang Mamah dan membuat sang papah langsung mematikan televisinya.


" Apa maksud kamu Mah? " tanya sang Papah.

__ADS_1


" Iya Mamah juga tidak mengerti Pah, tapi Mamah merasa akan terjadi sesuatu hal buruk, " jawab sang Mamah.


" Lebih baik sekarang kita hubungi Enjely terlebih dahulu untuk menanyakan kabarnya, " ucap Papah sambil mengambil Ponselnya.


Lalu, Papah pun langsung menelepon Sora dan tidak mendapat balasan apa-apa.


" Gimana Pah? di angkat enggak? " tanya sang Mamah.


Papah hanya menggelengkan kepalanya, menandakan jika tidak di angkat oleh Sora. Lalu Mamah pun menjadi semakin tidak karuan. Dirinya semakin gelisah karena tidak mendapati jawaban telepon dari Sora.


Sedangkan di tempat dimana Sora dan juga teman-temannya sedang mengadakan acara triple date itu pun terjadi kericuhan. Dimana Semua pengunjung hotel menjadi panik termasuk Sora karena banyak anggota hitam yang menodongkan senjata ke arah mereka.


Ternyata dugaan Zio tepat sasaran jika akan terjadi seperti ini, mereka akan nekat akan melakukan ini karena ingin menghabisi Sora. Tujuan mereka adalah membunuh pewaris dari keluarga Gunawan.


Mereka adalah mafia yang sudah lama mengincar Sora dan ingin membunuh Sora. Mereka adalah utusan dari musuh bebuyutan Papah Sora. Persaingan bisnis yang membuat mereka tidak akur dan juga menjadi anggota gelap yang menggunakan cara kotor untuk segala hal.


❤❤❤❤❤❤


Jangan lupa Like dan juga Komentar ya...


Dukung Author juga...

__ADS_1


Terimakasih sudah mau membaca....


__ADS_2