Winner Of Love

Winner Of Love
episode 41


__ADS_3

Sementara Sora meminum air yang di berikan oleh Arfi, Arfi mematikan laptopnya dan kembali mendekati adiknya yang kelihatan kacau.


"Apa yang sebenarnya terjadi, bukan kah kau pergi makan siang bersama Beni? apa dia melukaimu? katakan lah.. " ucap Arfi.


Sora yang sudah mulai mampu untuk menceritakan pada Arfi dia mulai angkat bicara.


" Beni mengkhianatiku bang, hiks... hiks.., dia.. diaa sudah mempunyai kekasih lain selain aku,, hikss, dan wanita itu datang di saat kita hendak makan siang,, dia memeluk Beni, lalu mengatakan jika dia calon istri Beni.. hiksss " ucap Sora sambil menangis. Arfi yang sudah mengerti maksud dari adiknya pun dia mulai memberikan pengertian pada adiknya.


" Begini dek,, seharusnya kamu jangan langsung percaya dengan ucapan wanita tersebut. Kecuali Beni sendirilah yang mengatakan iya disaat wanita tersebut mengenalkan dirinya padamu. Dan tidak mungkin juga seorang Beni mempermainkan seorang wanita, abang yakin Beni tidak seperti itu. " kata Arfi mencoba memenenangkan Sora.


Ada benarnya juga apa yang dikatakan oleh Arfi.


" Tapi Beni tidak mengejarku bahkan sekarang dia tidak menemuiku bang, dia mungkin bersama wanita itu sekarang. " ucap Sora.


" Positive thinking adekku sayang, ga baik mikir kaya gitu, abang bukan berarti bela Beni loh ya, abang kaya gini karena abang gamau adek abang ini salahpaham nantinya. Tapi jika dia memang terbukti seperti itu, maka abanglah orang pertama yang akan menghukum Beniarena sudah berani menyakiti malaikat kecil abang " ucap Arfi yang memeluk Sora.

__ADS_1


" Uhh abang,, terima kasih yah. Iya deh nanti Enjely coba menanyakan itu pada Beni. " Sora sekarang sudah merasa lebih baik. Dirinya merasa senang karena memiliki seorang abang yang mengerti dirinya, selalu memberikan arahan positif terhadapnya. Berayukur abang datang dalam hidupnya.


" Sama sama adek abang yang comel " Arfi geram dan langsung mencubit pipi adiknya.


" Iih abanggg, sakit tau " Sora yang merasa kesakitan.


*****


Di kantor Beni


Beni merasa khawatir dengan Sora, dia menduga jika kemungkinan Sora sekarang akan marah besar padanya.


Saat rapat sudah selesai, tanpa berpamitan dengan klien Beni beranjak meninggalkan ruang rapat dan keluar meninggalkan kantornya menuju ke kantor Sora.


Beni tidak menduga bahwa kedatangan Mona membuat dirinya dan juga Sora akan seperti ini. Dan yang lebih parahnya, Mona menganggap persahabatan mereka itu hubungan lebih. Ck! bahkan Beni tidak pernah membayangkan hal itu.

__ADS_1


" Kali ini kau benar benar keterlaluan Mona, Aku tidak akan segan-segan membuatmu hancur, kau sudah salah menilaiku selama ini. Tunggu dan lihat saja " gumam Beni yang sudah merasa muak dengan tingkah Mona.


30 Menit perjalanan akhirnya Beni sampai di kantor Sora. Dirinya langsung bergegas masuk tanpa bertanya pada resepsionis. Karena menurut Beni sekarang yang terpenting adalah bertemu dengan Sora dan menceritakan semua padanya.


Sampai di depan ruangan Sora, Beni langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Saat dia sudah berada di ruangan Beni tidak mendapati Sora di ruanganya. Lalu Beni mencari dalam ruangan pribadi Sora, terlihatlah Sora sedang tertidur pulas.


Saat sudah merasa baikan Arfi menyuruh Sora untuk beristirahat dahulu, supaya nantinya sedikit agak mendingan. Lalu Sora masuk kedalam ruangan pribadinya dan Arfi kembali bekerja.


Beni mendekati Sora lalu mengusap kepalanya membenarkan rambutnya yang sedikit berantakan karena mungkin Sora tertidur dengan pulas. Lalu, Beni mengecup kening Sora.


" Maafkan aku sayang, aku sudah membuatmu seperti ini. Aku janji tidak akan membuatmu seperti ini lagi. " ucap Beni.


Beni lalu naik ke atas kasur dimana Sora tertidur dan lalu mendekatkan dirinya memeluk Sora dengan erat, tak lama Beni pun ikut tertidur dengan Sora.


❤❤❤❤❤

__ADS_1


Jangan lupa Like dan komentar **ya guys🙏🙏🙏


Terus dukung author okeh**....


__ADS_2