
Nama ku, Theresya Anastasya, aku baru saja menginjak umur 20 tahun, aku hanyalah gadis sederhana yang tinggal di pinggiran kota, dan di umur ku yang baru saja berusia 20 tahun, aku harus merelakan kematian kedua orang tua ku.
Orang tua ku meninggal secara tragis di hari ulang tahun ku, kebahagiaan yang ku rasakan selama 20 tahun aku hidup, terenggut begitu saja pasca kematian kedua orang tua ku.
Dan sekarang aku terbangun di kamar yang sangat mewah dengan nuansa feminim dan pewangi ruangan beraroma lavender.
Aku sangat menyukai aroma lavender karna aroma nya membuat pikiran ku menjadi rilexs.
Namun saat aku terbangun dari tidur ku, aku merasakan ada seseorang yang memperhatikan ku, dan ku lihat seorang laki-laki yang sangat tampan, dengan tatapan yang membuat siapa saja yang melihat nya terpesona karna keindahan pupil mata yang berwarna coklat terang, bulu mata yang lentik dan alis yang begitu tegas dan rapi, hingga membuat ku selalu ingin menatap nya.
"apakah tidur mu nyenyak?" ujar pria itu, dengan suara yang sangat maskulin dan tegas.
"siapa anda? Dan kenapa saya bisa berada di sini?" ujar ku dengan nada yang bergetar dan menunjukan rasa takut yang amat sangat takut.
Dan aku teringat sesuatu, sesuatu yang membawa ku kesini.
__ADS_1
-FLASBACK ON-
Malam di mana setelah orang tua ku meninggal, aku menangis sejadi-jadi nya karna tidak rela ditinggalkan oleh kedua orang tua ku, dan setelah ber jam jam ku menangisi kepergian ke dua orang tua ku, aku mulai mengantuk tapi saat baru saja mata ku mulai terpejam ku melihat ada seseorang berdiri di depan kamar ku yang memang dengan sengaja aku tidak mengunci pintu kamar.
Dan dengan rasa penasaran bercampur dengan rasa mengantuk dan takut, ku mulai berjalan ke arah pintu kamar, dan pada saat aku berada di luar kamar seseorang menyekap ku dengan sapu tangan yg sudah di beri obat bius.
-FLASBACK OFF-
"hiks, ibu ayah ku mohon tolong aku" batin ku, dan dengan rasa takut ku bertanya kepada nya
"siapa anda?", ujar ku dengan rasa takut dan tubuh yang gemetar karena dia mulai berjalan ke arah ku.
"apa kamu tidak mengenal ku sayang?", ucap pria itu sambil jalan ke arah ku.
__ADS_1
Aku Reflek mundur ke belakang, dan tanpa ku sadari aku tersudut di ujung ranjang besar ini.
"Jangan takut sayang, aku tidak akan menyakiti mu", ucap nya dengan suara yg tenang dan maskulin.
"siapa anda?", sekali lagi ku bertanya kepadanya dan tentu nya dengan rasa takut dan tubuh gemetar.
"aku adalah Xavier Alexander", ucap nya datar.
"kenapa anda menculik saya?", ucap ku
"karena kau adalah milik ku gadis kecil", ucap nya tenang.
"apa kau tidak mengingat ku gadis kecil?", ucap nya lagi.
"tapi saya belum pernah bertemu dengan anda", ucap ku tegas beserta rasa takut dan gemetar.
__ADS_1
"kau tidak mengingat ku?" ucap nya datar.