With Me

With Me
wwith me PART 9


__ADS_3

EPISODE 9


^_^ Happy reading ~ I Hope you like it..^_^


Genre : Romance, friendship, family


“Sayangnya aku juga tak tertarik untuk berlama-lama di kamar pengap ini” balas Angela tak kalah sengit.


“Jangan keras kepala, itu tak ada gunanya”


“Beraninya kau menjudgeku! Memang kau pikir siapa dirimu? Kau tak tahu apapun jadi berhentilah bicara seolah kau mengenalku!”


“Aku memang mengenalmu” jawaban Reza kontan membuat Angela terdiam dengan tatapan bingung. “Setidaknya untuk separuh usiaku, aku tahu tentangmu Angela Putri” kelanjutan ucapan pria itu terdengar begitu lembut di telinga Angela.


“Cih, kau mulai kambuh lagi” sinis Angela pada Reza. “Apa kau pernah ke dokter? Kukira otakmu sedikit tak beres”


“Bukan sedikit lagi”


Angela kembali diam mendengar ucapan Reza yang entah serius atau malah bercanda itu.


Reza mengembangkan senyumnya dibarengi dimple yang membuatnya makin mempesona pada Angela.


“Sejak mengenalmu, kupikir otakku tak bisa bekerja dengan benar lagi. Pikiranku selalu penuh akan dirimu. Jadi jika kau ingin mengatakan aku tak waras secara gamblang, maka aku akan terima”


Dan untuk itulah Angela harus bekerja keras agar tampak normal dihadapan namja berotak miring itu. Menurutnya. Jika memang Reza punya gangguan kejiwaan akut, maka dia harus memiliki tingkat intelektual dan kewarasan yang lebih dari laki laki itu.

__ADS_1


“Baik, nikmatilah kegilaanmu. Aku permisi”


Namun sayangnya, dia kalah cepat. Reza sudah lebih dulu menarik tangannya dan mendekapnya erat. Pria itu kini mengusap rambut Angela dengan sangat lembut dan hati-hati.


“Tidak semudah itu sayang” bisiknya. Kembali terdengar sensual dan serasa membuat Angela siap mengutuk otaknya yang mulai berpikiran kotor. “Untuk kegilaan yang ekstrim, kau tak bisa menanggungnya sendiri. Harus ada orang lain yang terlibat dalam hal ini”


“Apa maksudmu?” tanya Angela sambil meronta agar bisa lepas dari cengkraman Reza yang lagi-lagi susahnya minta ampun.


“Maksudku…” Reza mengecup telinga Angela singkat, membuat pemiliknya bergidik kegelian sekaligus mulai was-was sendiri.


“Kegilaan tak timbul dengan sendirinya. Semua ada penyebabnya. Dan aku tipe yang tak mau rugi sendiri. Karena kau yang membuat aku gila, maka aku ingin kau menikmati kegilaan ini bersama denganku”


“APAA? BRENGSEK!” umpat Angela sambil membalikkan tubuhnya dan siap meninju Reza yang ternyata sudah membaca langkahnya. Angela gagal menyarangkan tinjuan supernya pada pria bertubuh atletis itu.


“Dasar pria gila! Kenapa kau ini menyebalkan sekali?! Memang apa yang sudah kuperbuat sampai kau jadi penganggu kelas kakap hidupku?” tanya Angela dengan wajah kalap.


Reza tersenyum lembut dengan tatapan teduh yang anehnya terlihat mengerikan bagi Angela.


“Aku akan memberikanmu clue, tamparan…”


APAAAAAA?


Kini Angela hanya bisa terdiam sendiri. Tamparan? Apa maksudnya?


Tamparan?

__ADS_1


TAMPARAN?!


Laki laki ini… mempermainkannya huh?!


Apa laki laki ini ingin Anela menamparnya agar urat-urat yang ada di otaknya lurus kembali hingga dia bisa berpikir logis?


Atau malah dia ingin menampar Angela ? Shit, dia benar-benar **** jika itu benar.


“Sekarang kau paham?”


Angela menggeleng dengan dengusan kecil. “tidak , yang jelas sekarang aku mau pulang!”


“Kalau aku tak mau mengantarmu?” alis Reza naik satu dengan seringaian liciknya.


“Aku pulang sendiri!”


“Kalau aku menghalangimu?”


“Maka aku akan membunuhmu tak peduli apapun resikonya!”


Reza yakin jawaban itu pasti perlahan membuat hati Reza panas. Tapi… Apa ini?


to be continued,,


happy reading😁

__ADS_1


__ADS_2