With Me

With Me
with me PART 10


__ADS_3

EPISODE 10


^_^ Happy reading ~ I Hope you like it..^_^


Genre : Romance, friendship, family


Reza , pria jangkung yang merupakan presdir Sanjaya Grup itu kini malah tertawa lebar dengan bertepuk tangan kencang. Membuat Angela menatap aneh dirinya.


“Itulah yang kusuka darimu. Kau memang gadisku. Kuat dan juga mengagumkan” ucap Reza entah pujian atau makian untuknya yang jelas Angela tak mau ambil pusing!


“Ah kau benar-benar membuatku semakin memujamu sayang…” mungkin tatapan Reza nampak sangat menggoda bagi gadis lain tapi tidak untuk Angela . Gadis itu mendecih sebal dengan wajah tanpa minat pada reza.


“Oh come on baby, why you so serious?” Reza malah makin menjadi saat Angela mendiamkannya. Dia terus saja berbicara tanpa peduli wajah Angela yang sudah semakin kusut saja.


“Aku sedang tak ingin bercanda, tuan Reza ! Jika kau masih menghalang-halangiku, maka maaf jika aku terkesan tidak sopan karena pulang melalui jendelamu” ucap Angela nyaris tanpa ekspresi.


“Ini lantai dua. Kau yakin ingin melakukannya honey?” tantang Reza.


Angela menaikkan satu alisnya. Dia kini mulai muak dengan semua godaan Reza.


“Kau menantangku?” Reza hanya mengendikkan bahunya. Terlihat senyum meremehkan hadir di wajahnya saat mendengar pertanyaan Angela.

__ADS_1


“Baik, kau lihat sekarang apa yang akan kulakukan!”


Kini rona mengejek di wajah Reza sirna seketika saat dilihat Angela perlahan membuka jendela kamar itu dan bersiap untuk melompat. Dengan cepat Reza langsung menarik tangan Angela hingga gadis itu kembali pada posisinya.


“Apa kau sudah gila hah?!” bentak Reza dengan nada marah.


“Ya! Terlalu lama bicara denganmu membuatku mulai gila! Tidak bisakah kau membiarkanku pergi dengan tenang dari sini?!”


Reza diam. Matanya masih menatap lekat Angela seolah mencari sesuatu pada mata rusa gadis itu. Angela pun balas menatap matanya dengan tatapan menantang.


Sebuah helaan nafas perlahan Reza keluarkan. Laki laki itu kini mengangguk kecil pada Angela.


“Baiklah, jika kau mau pulang maka aku akan mengantarmu. Tapi sebelumnya, kau harus makan dulu. Bagaimanapun juga tubuhmu tidak cukup fit setelah kau terkena demam”


“Jangan membantah! Atau kau ingin aku menyuapimu dan mengurungmu disini?”


Satu ancaman itu akhirnya sukses membuat Angela bungkam. Dia akhirnya memilih membiarkan Reza mengibarkan bendera kemenangannya atas perdebatan diantara keduanya.


* * *


Deny menatap sebuah berkas yang sejak kemarin berada di atas mejanya. Laki laki itu menghela nafas berat setelahnya.

__ADS_1


Deny kini memperhatikan setiap tulisan yang ada di berkas itu dengan raut wajah serius.


“Satu setengah bulan lagi, apa yang harus kulakukan? Ellaa… apakah aku semestinya jujur saja kalau aku menyukaimu?” gumamnya.


Deny menutup berkas itu dengan wajah masam. Sekitar satu setengah bulan lagi dia akan berangkat ke Jerman. Laki laki itu rupanya direkomendasikan bekerja disana karena kecerdasannya. Deny semestinya senang. Dengan bekerja disana, Deny bisa mendapatkan pengalaman dan mimpinya bisa terwujud. Menjadi dokter dengan tujuan menyelamatkan orang-orang jelas tujuan mulia dan harapan Deny. Tapi jika dia menerimanya, bukankah berarti dia akan meninggalkan semua yang ada di Indonesia? Termasuk neneknya dan Angela.


Pria itu sekarang menjambak rambutnya frustasi. Apa yang harus dilakukannya sekarang?


* * *


Ruangan luas itu nampak hening. Hanya ada dentingan garpu dan sendok yang mendominasinya.


Angela kini menekuk wajahnya sambil mengaduk-aduk supnya dengan wajah tak berminat. Mengabaikan Reza yang sejak tadi terus membujuknya untuk memakan sup itu.


“Apa kau tak mau sehat? Jika tidak, maka makanlah dengan benar!” perintah Reza yang mulai tak bisa bersabar.


“Apa urusanmu mau aku sakit atau tidak? Kau tak usah ikut campur!”


“Ck, jelas aku harus ikut campur. Kau ini kan calon istriku!”


Yo be continued,,

__ADS_1


thankyou😁


__ADS_2