With Me

With Me
with me PART 11


__ADS_3

EPISODE 11


^_^ Happy reading ~ I Hope you like it..^_^


Genre : Romance, friendship, family


“Ck, jelas aku harus ikut campur. Kau ini kan calon istriku!”


“APAAA?!” Angela sontak tertawa dengan wajah meremehkan pada Reza. “Siapa bilang aku akan menikah denganmu Tuan Reza?”


“Cepat atau lambat itu akan terjadi” jawab Reza tegas.


“Percaya diri sekali” cibir Angela.


“Tak ada yang bisa menghalangi keinginanku, calon nyonya Pratama” suara Reza kini terdengar cukup lantang. “Jika aku menginginkannya, maka aku harus mendapatkannya” lanjutnya dengan nada penuh ketegasan.


“Kau benar-benar jahat. Ucapanmu itu seolah menyiratkan kalau aku adalah barang yang bisa kau beli dan kau buang sesukanya”


“Jika kau maksud dengan ‘beli’ itu adalah menikah, maka aku akan setuju-setuju saja. Tapi jika yang kau maksud ‘buang’ itu adalah bercerai, maka maaf jika aku menghancurkan harapanmu”


“Kukira kau salah paham, aku takkan menikah denganmu. Bahkan dalam mimpimu sekalipun” bantah Angela sinis.


“Kita lihat saja nanti nona Angela. Yang jelas kupastikan kalau nanti kau akan menyandang status sebagai pendampingku, pendamping Reza sanjaya Pratama. Nyonya Pratama” balas Reza dengan seringaian aneh dan mata yang menunjukkan obsesi besar.


“Aku tak percaya padamu”


“Pada awalnya semua orang akan berkata begitu”


“Tapi aku benar-benar tak menyukaimu, apa kau ini bodoh?!”


“Antara benci dan cinta itu beda-beda tipis”


“Benar, seperti benci dan marah. Aku ingin sekali membunuhmu tuan Reza yang terhormat”


“Diranjang? Maaf aku pria yang menjunjung budaya timur. Kau bisa melakukannya saat kita menikah nanti”


“Gila!”


“Memang”


“Kau… kau menyebalkan!”

__ADS_1


“Aku tahu”


“…………”


“Kehabisan bantahan calon nyonya Pratama?” Reza terkekeh penuh kemenangan menyadari Angela yang hanya bisa terdiam tanpa bantahan.


Wajah gadis itu kini nampak jelas memerah menahan amarah pada Reza yang semakin melebarkan senyum di wajah tampannya.


“Aku benar-benar ingin membunuhmu Tuan Reza yang terhormat!” ucapnya menggertakan giginya kesal.


“Berhentilah bicara omong kosong! Apa kau mau jadi janda? Maaf ya aku tipe nlaki laki yang bertanggung jawab” canda Reza masih asik menggoda Angela.


“Aku tak bercanda!”


“Lalu kau pikir aku tidak?”


“Ck, kau itu mengejekku bodoh!”


“Hemm… aku tidak mengejek. Aku hanya pandai bermain kata”


“Oh begitukah? Kemarikan lidahmu agar aku bisa memotongnya!”


Angela terperangah. Kini dia benar-benar habis bantahan dalam menghadapi laki laki berotak eror seperti Reza.


Reza tertawa dengan senangnya melihat ekspresi yang tergambar di wajah Angela. Namun tiba-tiba saja sebuah ide terlintas di pikirannya. Reza mendadak jadi diam sendiri.


“Hey Angela Putri…” suaranya kembali terdengar setelah cukup lama terdiam.


“Apa?!” jawab Angela ketus.


“Kudengar perusahaanmu sedang dalam masa sulit. Apa itu benar?”


“Sekalipun benar apa urusannya denganmu? Urus saja urusanmu sendiri!” ucap Anela masih dengan ketusnya.


“Jika kau mau, aku bisa membantumu lepas dari semua masalah yang menjeratmu saat ini. Kau tahu kan itu sangat mudah kulakukan mengingat apa yang kupunya sekarang”


Angela terdiam, menatap intens Reza yang juga menatap dirinya. Gadis itu berusaha mencari kejujuran dalam setiap kata yang terlontar dari bibir Reza melalui matanya.


“Kau serius?” tanyanya hati-hati.


“Hmm”

__ADS_1


“Benarkah? Terima kasih…” ucap Angela antusias. Bahkan sangking senangnya dia gadis itu tanpa sadar telah mengembangkan senyum manisnya pada Reza yang juga ikut tersenyum melihatnya. Untuk pertamakalinya Reza mendapatkan hal yang sedari dulu dia nantikan. Senyum gadis itu. Terlalu berlebihan memang, oh tapi ayolah! Agela bahkan selalu membalas sinis setiap perkataannya.


“Aku tak menyangka kau rupanya laki laki yang baik”


Reza tersenyum separuh mendengar ucapan Angela. Laki laki itu lantas menatap Angela dengan gelengan kecil. Membuat laki laki itu perlahan menghilangkan senyumnya dan menatap bingung Reza.


“Tak ada yang gratis didunia ini, sayang…”


Ucapan Reza itu kini benar-benar sukses menghapus senyum Angela.


“Apa maksudnya?”


Reza terdiam sejenak, perlahan laki laki itu bangkit dan memeluknya tak terlalu erat. Mendekatkan wajahnya pada telinga Angela yang hanya bisa terdiam.


“Jika mau menyelamatkan perusahaanmu, maka kau harus menikah denganku…” bisiknya.


DEG!


Saat itu juga Angla sadar. Bahkan secercah harapanmu sudah tak bisa dia gapai. Ucapan Reza mengukuhkan betapa sialnya dia sebagai seorang manusia. Kini dia bahkan kebingungan bagaimana harus melangkah.


“Ck, laki laki ini pasti sudah gila” gumam Angela sambil melirik Reza dengan ekor matanya.


Kini dapat dilihatnya Reza tengah memandangnya dengan tatapan yang.. err antara mesum, kagum, dan licik? Entahlah sepertinya semuanya berpadu dan akhirnya jadi satu.


“Kau selalu cantik apapun yang kau lakukan” puji Reza blak-blakan sambil melempar senyum manis pada Angela. gadis itu diam, mencoba memberi kewaspadaan pada dirinya sendiri. Apa maksud laki laki ini?


“Berhentilah menyiksa dirimu sendiri dengan menjadi pelayan hina di klub malam tak jelas itu. Jika kau bersamaku, apapun yang kau mau pasti akan kau dapat dengan mudah”


Oh, rupanya laki laki ini berusaha merayunya tanpa terlihat kentara


Angela mendecih dengan sinisnya pada Reza. “Kau tidak berkaca atas ucapanmu itu? Kau menyuruhku berhenti sementara kau malah menikmati semua yang ada disana”


Reza terkekeh geli melihat reaksi Angela yang lagi-lagi begitu frontal padanya. “Oh, jadi kau tahu aku selalu kesana? Aku terharu” ucapnya lembut. Namun tak lama wajah ramah itu langsung bertransformasi menjadi datar disertai kilatan dingin di mata beriris hitamnya. “Kau pikir untuk siapa aku selalu kesana?” tanyanya dengan nada rendah namun menusuk.


“Untuk dirimu sendiri pastinya” cibir Angela.


“Itu untukmu!” bentak Reza tak terima. Membuat pihak yang dibentak – dalam hal ini Angela – memasang wajah kaget sekaligus bingung.


TO BE CONTINUED


HAPPY READING 😁

__ADS_1


__ADS_2