
sambil menunggu kabar dari polisi, hari itu Gilang datang menemui Jihan dan kedua temannya di tempat kerja Jihan.
" hai Han, apa kabar?? sapa Gilang sambil melangkah masuk ruangan Jihan
" hai Gil...?? kapan datangnya, kabar gue baik?? dan loh gimana. jawab Jihan sambil baik tanya pada Gilang
" heem, kabar aku juga baik Han?? gimana usaha kecil - kecilan kamu ini, bagus kan?? kata Gilang sambil kembali bertanya
" alhmdulillah Gil...?? berjalanan dengan lancar, ooh Gil...?? silahkan duduk. kata Jihan sambil mempersilahkan Gilang untuk duduk.
di tengah perbincangan Gilang dengan Jihan, Marta dan Sintia tiba - tiba datang lalu melihat Gilang ada di ruangan Jihan. rasa penasaran Marta kembali muncul setelah melihat Gilang datang, tanpa malu - malu Marta langsung bertanya tentang mesteri dalam koper pada Gilang.
__ADS_1
" waah Gil...?? kebetulan loh datang, gue mau tanya dong?? ucapa Marta sambil bertanya pada Gilang.
" Mar...?? apa - apa sih, datang - datang langsung bertanya pada Gilang?? kata Sintia pada temannya
" emang kenapa sih, gak boleh?? gue kan penasaran sama mesteri dalam koper itu?? kata Marta yang semakin penasaran.
" Gil..?!! ayo dong jawab, gimana caranya loh bisa menemukan koper berisi tulang manusia itu?? ucap Marta semakin penasaran lalu memaksa Gilang untuk bicara
" udah Gil...?? jangan ngomong lagi gue takut dengarnya?? kata Sintia dengan perasaan takut dan ngeri.
" apa sih Sin...?? gue belum selesai mendengarkan, udah nyuruh Gilang berhenti ngomong?? kata Marta yang masih penasaran
__ADS_1
" lalu gimana Gil...?? polisi bilang apa lagi, tulang manusia itu siapa?? tanya Marta pada Gilang
" maaf, aku juga masih menunggu kabar dari polisi?? polisi belum selesai menyelidik korban pembunuhan itu. kata Gilang namun belum tau siapa orang dalam koper itu
" yaa Gil...?? jadi gue harus sabar lagi dong?? padahal gue sangat penasaran, yaudah deh?? kata Marta yang sedikit kecewa dengan jawab Gilang.
" udah2, jangan bahas itu terus?? mending sekarang kita, keluar makan siang aja?? gimana. kata Jihan untuk mencairkan suasana yang tiba - tiba senyap.
ketika Jihan dan ketiga temannya pergi makan siang Jihan tidak sengaja menembrak seseorang, Jihan sempat berbalik untuk meminta maaf namun orang itu malah buru - buru pergi membuat Jihan menjadi kebingunan lalu Jihan segera melanjutkan langkahnya menyusul ketiga temannya untuk makan siang.
...terima kasih🙏🙏🙏...
__ADS_1