A Psychopathic Man 1

A Psychopathic Man 1
kepergian Jihan kemping membuat Jimmy semakin kacau


__ADS_3

sejak pertama kali Jimmy bertemu Jihan dia merasa sangat bahagia hingga Jimmy juga menyimpan rasa pada gadis itu.


Jihan termasuk dari keluarga kaya yang disekelilingi banyak orang, Jihan juga memiliki tiga orang sehabat dari kecil hingga dewasa.


mereka juga kuliah dalam satu kampus


selain Jimmy yang penyimpan rasa pada Jihan dia juga dikagumi oleh banyak pria termasuk Reno laki2 berusia 25 tahun itu dari fakultas ekonomi. Reno termasuk laki2 populer di kampus,


selain populer Reno juga memiliki wajah yang sangat tampan sehingga dirinya banyak digemari oleh cewek2 yang ada dikampusnya termasuk Lydia sahabat Jihan.


suatu hari dimana Reno baru datang ke kampus mengendari motor sport kesayangannya sambil berjalan masuk kampus,


sementara Jihan dan ketiga sahabatnya termasuk Lydia sedang duduk2 santai ditaman kampus.


ketika Lydia melihat Reno berjalan ke arah mereka yang sedang duduk ditaman kampus Lydia sangat terpesona melihat ketampanan Reno lalu berkata


Lydia : waahh, tampan sekali??


Marta : apa sih Lyd, kamu lihat apa??


Lydia : itu,,, itu,,, si Reno laki2 idaman aku?? udah datang.


Marta : uuhhh dasar, biasa aja kali?? belum tentu dia juga suka sama kamu??


Lydia : iiihh Ta, apa2an sih?? emang gak boleh.


Marta : yaa boleh sih, tapi biasa aja dong??


setelah Reno menghampiri mereka Lydia dan Marta segera menghentikan percakapannya sementara wajah Lydia masih memerah karna Reno berada tepat di depannya sambil menyapa Jihan.


Reno : hai kalian semua, hallo Jih selamat pagi??


Jihan : iyya pagi juga?? ada apa kamu ke sini??


Reno : ya aku, mau ketemu kamu lah?? siapa lagi.


Lydia : iiihh Ren, ko cuma sama Jihan?? kita semua kan ada disini juga.


Marta : udah Ta, gak usah ganggu mereka?? biarin aja kali.


Reno : memangnya kenapa?? atau kamu naksir sama aku??


Jihan : udah2 kalian jangan ribut?? mending sekarang kita masuk kelas aja, bentar lagi dosen masuk loh.


mendengar ucapan Reno, Lydia langsung terdiam karna malu sambil berjalan menuju ruang kampus mereka


sementara di tempat lain ada si Jimmy yang sedang melihat Reno mendekati gadis pujaannya, Jimmy sangat tidak suka melihat kedekatan mereka namun Jimmy masih bisa menahan amarahnya karna tidak ingin membuat semua orang tahu tentang dirinya.


apalagi Jimmy berusaha mengubah kepribadian kelamnya dan tidak ingin kalau Jihan sampai takut bergaul dengan dirinya hingga Jimmy berusaha kelihatan baik didepan Jihan


walaupun Jimmy mulai berubah tetapi dia belum mau bergaul dengan teman2nya yang lain, dia hanya ingin merteman dengan Jihan seorang tanpa ada orang lain yang mengganggu.


suatu malam ketika Jihan baru pulang dari rumah temannya mengendari mobil tiba2 di tengah jalan Jihan di hadang oleh segerombolan perempok.


perampok itu menghadang Jihan di tengah jalan ketika mau pulang ke rumah, pada saat itu juga Jimmy tidak sengaja lewat jalan itu lalu mendengar ada seseorang yang berteriak meminta tolong.


setelah mendekat dan melihat Jimmy langsung mengenali orang itu, dia adalah Jihan gadis pujaanya yang sedang diganggu para perampok lalu Jimmy berteriak


Jimmy : hai kalian, jangan ganggu gadis itu?!! atau kalian gue hajar?!!


perampok : siapa kamu, berani2 menghentilan kami?!! kamu gak usaha ikut campur,


Jimmy : aku Jimmy, lepaskan gadis itu sekarang?!!


tanpa pikir panjang Jimmy langsung menolong Jihan yang mau dirampok walaupun dia seorang pembunuh tetapi Jimmy tidak bisa mengalahkan para perampok itu karna jumlah mereka tidak sebanding. Jimmy berhasil dikalahkan oleh perompok itu hingga tak sadarkan diri. lalu perampok itu segera pergi setelah mengambil barang2 berharga milik Jihan.


sementara Jihan sangat ketakutan karna para perampok itu tak segan2 untuk melukai korbannya dengan senjata yang mereka bawa, setelah perampok itu pergi Jihan lalu menolong Jimmy yang babak belur dihajar para perampok dan segera membawa Jimmy ke RS namun Jimmy menolak lalu dia meminta Jihan mengantarnya pulang saja ke rumah.


di tengah perjalanan mereka berdua Jimmy mengambil kesempatan untuk menarik perhatian Jihan dengan berpura2 kesakitan dan mengajak Jihan berkenalan lalu berteman.


Jihan : sorry yaa, karna aku kamu jadi begini??


Jimmy : gak papa ko, lagian aku tadi gak sengaja lewat jalan itu juga?? lalu melihat kamu mau dirampok. masa aku gak nolong kamu sih??


Jihan : makasi ya?? oiiyya namaku Jihan, kalau kamu.


Jimmy : Aku Jimmy?? oiiyya kamu gak papa kan.


Jihan : alhmdulillah, gak papa ko Jim?? kamu sendiri gimana??


Jimmy : ini gak apa2, besok juga sembuh lagi ko?? oiiyya rumah aku udah dekat, aku turun disini aja yaa?? makasi udah antar aku pulang, dan kamu hati2 ya dijalan


Jihan : oke, bye2??


Jimmy sangat bersyukur karna berkat para perampok itu dia bisa dekat dengan Jihan dan tidak perlu bersusah2 untuk membuat rencana lagi sambil berjalan masuk rumah dan segera beristirahat karna badannya juga sekit2 semua gara2 ulah para perampok itu.


sejak malam itu Jihan dan Jimmy menjadi sangat dekat hingga mereka berteman dengan baik membuat Reno menjadi marah dan tak suka melihat kedekatan mereka


Reno berencana untuk memisahkan mereka dengan cara apapun lalu meminta bantuan kepada teman2nya untuk menyakiti Jimmy yang sudah merebut perhatian Jihan padanya.


Reno : siapa laki2 itu, berani2nya dia mendekati Jihan?!! apa dia tidak tahu kalau gue suka sama Jihan.


Anton : sabar bro, jangan marah2 gitu?? dia gak ada apa2nya di banding dengan dirimu bro??


Reno : tapi, dia berani merebut perhatian Jihan?!! gue gak suka?!!


Anton : tenang bro, aku punya rencana buat laki2 itu menjauhi cewek pujaan loh??


Reno : rencana apa, ayo cepat kasi tahu gue?!!


Anton : bro, loh kan orang kaya dan populer?? kenapa tidak minta bantuan sama teman2 preman loh aja.


Reno : pintar juga loh, ko gue gak kepikiran?!!


Anton : itu loh bro, kalau sudah marah gak bisa berpikir jernih?? maunya cuma marah2 dan emosi doang.


Reno : aaahh diam, loh cuma pintar dengan idea2 konyol loh aja??


Anton : tapi, loh senang kan bro??


Reno : oke, nanti sepulang dari kampus loh ikut dengan gue?? temani gue bertemu teman2 preman gue.


Anton : oke bro??


selain Reno yang tidak suka dengan Jimmy ketiga teman Jihanpun tidak merasa nyaman dengan kehadiran Jimmy diantara mereka, karna melihat Jimmy yang pendiam dan misterius membuat ketiga teman Jihan gak suka pada Jimmy sehingga Lydia, Marta dan juga Sintia mengajak Jihan untuk berbicara serius


Lydia : Han, loh serius berteman dengan dia?? mesterius amat sih


Marta : iyya nih Han, loh kan baru kenal dia kemarin.


Sintia : iyya Han, gue juga kurang suka sama dia?? apalagi mukanya, muka2 orang misterius sekali.


Jihan : eeehh, kalian jangan langsung menilai orang dari tampannya?? walaupun begitu, kemarin dia udah nolongin gue dari perampok.


Lydia : tapi Han, loh kan tidak tahu dia siapa??


Marta : iyya nih, apa loh gak takut dekat2 sama dia?? kalau gue sih ogah banget.


Jihan : udah2, kalian jangan ada yang ngomong tentang dia lagi?? kalau kedengar dia, bisa2 marah loh sama kita semua.


sementara Jimmy sendiri sudah menyadari kalau ketiga teman Jihan tidak suka padanya namun Jimmy tetap tenang karna tidak mau kalau Jihan curiga, selagi Jihan baik padanya dia tidak akan melukai orang2 terdekat Jihan kecuali orang itu sudah menghina dan merendahkan dirinya baru Jimmy akan melukai orang tersebut dengan sadis


oke guys, sampai disini dulu yaa ceritanya?? mohon dikasi terus komentar dan dukungan, agar saya bisa melanjutkan penulisan cerita selanjutnya.


***


setelah beberapa menit akhirnya jam kampus selesai juga, Reno segera meninggalkan kampus bersama Anton untuk menemui teman premannya agar rencana jahatnya bisa secepatnya di laksnakan. sesampainya mereka disana Reno dan Anton langsung menemui Martin laki2 berusia 29 tahun, Martin merupakan teman Reno dan juga bos preman.


Martin : heei kawan, ada apa ini?? kenapa muka tampan kalian begitu kusut?!!


Reno : udahlah Tin, jangan ngelek terus?? suasana hati gue lagi tidak bagus.


Martin : terus, untuk apa kalian datang kesini??


Reno : gue mau minta bantuan sama loh dan teman2 preman loh?!! untuk menghajar seseorang.


Martin : ooohh, jadi ini yang buat muka tampan loh jadi kusut gini?? siapa orang yang mau kami hajar?!!


Reno : dia adalah teman sekampus gue, namanya Jimmy?? gue mau loh kasi pelajaran sama dia, karna sudah berani mendekati cewek yang gue taksir.


Martin : oke, gue mau bantu loh?? loh tinggal cari tau dimana tempat tinggalnya dan teman2 gue langsung temui dia dan hajar dia.


Reno : loh cari tau sendiri, karna laki2 sialan itu gak jelas asal usulnya dari mana?!! kalian tenang saja, kalau kalian berhasil nanti gue bayar.


Martin : oke, dil yaa?? loh gak usah khawatir teman2 gue tidak bakal kecewain loh? besok malam mereka akan segera beraksi


Reno : bagus, gue tunggu hasilnya?? Ton, yuk kita pergi


sementara di tempat lain Jihan dan Jimmy pulang bersama dari kampus dan Jimmy berniat mengantar Jihan pulang ke rumah, selain itu juga Jimmy ingin mencari pekerjaan agar hidupnya tidak cuma jalan di tempat.


karna Jimmy berencana untuk mengajak Jihan keluar jalan2 kalau nanti dia berhasil memiliki pekerjaan,


setelah mengantar Jihan pulang ke rumah Jimmy langsung berpamitan pada Jihan untuk segera pergi


Orang tua Jihan melihat anaknya pulang diantar Jimmy langsung bertanya pada anaknya, karna orang tua Jihan tidak perna melihat anaknya pulang diantar seorang laki2, apalagi laki2 yang tidak perna dikenal orang tuanya.


Papa Jihan : nak, kamu pulang diantar sama siapa?? ko, papa baru lihat orang itu.


Jihan : oohh dia Jimmy pah, teman kampus aku?? kanapa pah,


Papa Jihan : gak, papa cuma nanya doang?? soalnya dari banyak teman laki2 kmu, papa baru lihat kamu diantar seorang laki2.


Jihan : ooohh, Jihan kira kenapa?? kalau gitu, jiha masuk dulu ya pah.


Mama Jihan : nak, Mama kurang setuju kamu bergaul dengan dia?? kamu kenal dari mana laki2 kaya dia??


Jihan : Mah, ko mama bilang gitu sih?? aku hutang budi loh sama Jimmy, kemarin dia nolong aku dari para perampok??


Mama Jihan : astaga nak, kenapa kamu baru cerita?? terus, kamu gak papa kan??


Jihan : aku sih, gak papa?? tapi barang2 aku berhasil di rampok, Jimmy juga kalah?? karna jumlah perampok itu terlalu banyak.


Mama Jihan : astaga, mama minta maaf ya sayang?? soalnya mama gak tahu.


Jihan : iyya Mah, kalau gitu Jihan masuk yaa


Jimmy dengan susah payah mencari pekerjaan namun dia hanya mendapat pekerjaan sebagai kuli bangunan, tapi bagi Jimmy tidak masalah yang penting sekarang dia sudah ada pekerjaan sampingan.


sore hari berganti dengan malam di mana semua orang pulang ke rumah masing2 untuk membersihkan badan lalu istirahat namun bagi Jimmy malam ada malam yang sangat mengerikan bagi dirinya, dimana dia selalu terbayang2 akan kekerasan pamannya waktu kecil hingga dewasa sampai Jimmy nekat membunuh pamannya sendiri dengan sadis di tambah dengan orang2 di sekitarnya selalu mengucilkan dan merendahkan dirinya hingga dia harus pindah kota.


Keesokan harinya Jimmy kembali ke kampus dengan wajah yang sedikit berubah, dia berusaha memperbaiki penampilannya agar teman2 Jihan tidak lagi curiga padanya dan mau menerima dirinya sebagai teman mereka walaupun niat sebenarnya hanya ingin bersama Jihan namun dia terpaksa harus sedikit berpanampilan rapih didepan merela semua


setelah sampai di kampus Jimmy langsung menghampiri Jihan dan teman2nya yang sedang duduk ditaman kampus sambil menyapa Jihan.


sementara teman2 Jihan melihat penampilan baru Jimmy sambil berjalan mendekati Jihan sedikit kagum, karna ternyata Jimmy cukup tampan dengan panampilan barunya


Sintia : waahh, ternyata loh tampan juga Jim??


Marta : iyya nih, gue juga gak nyangka loh ternyata tampan juga??


Jimmy : makasi


Lydia : tampan mana Jimmy atau Reno?? kalau gue sih, tampangan Reno?? tuh Reno datang, uuuhh tampan sekali.


Marta : uuuhh, dasar centil??


Lydia : biarin, masalah buat loh??


Jihan : udah2, kalian jangan sibuk omongin orang terus??!! yuk Jim, kita masuk kelas. hai, kalian ayo masuk.


sikap ramah Jihan dan kelembutan hatinya membuat Jimmy lebih mengagumi kepribadiannya hingga terbesit dalam pikiran Jimmy tidak ingin membagi perhatian Jihan kepada seorang pun termasuk kepada Reno yang datang menghampiri mereka.


Reno : hai kalian, gue baru datang langsung mau pergi?? gak sopan banget sih. Han, kamu sibuk banget sih akhir2 ini?? sampai aku tidak dihiraukan lagi. kata Reno kesal pada Jihan karna mau pergi setelah dia datang.


Jihan : maaf Ren, gue gak bermaksud?? kami memang sudah mau masuk kelas, pas kamu datang.


Reno : oke2, gue ngerti?? tapi pulang dari kampus jalan yuk,


Jihan : mau kemana??


Reno : nantk gue kasi tau, setelah pulang dari kampus? ? oke.


Lydia : iiihh Ren, jahat banget sih?? ko cuma Jihan saja yang diajak, gue gak diajak.


Reno : enggak, sorry yaa?? bye.


Marta : ahahaha, emang enak?? di cuekin.


Lydia : iiihh Ta, tega amat sih?? ama teman sendiri??


Jihan : udah gak usah dipikirin, loh boleh ikut ko?? lagian gue juga gak mau jalan sama Reno berdua saja.


Lydia : beneran Han, gue boleh ikut??


Jihan : kapan sih, gue bohong sama loh?? udah aaahh, yuk kita masuk?? tuh dosen udah datang.


Lydia : iihh Han, makasi yaa?? loh memang teman terbaik gue.


sementara Jimmy merasa kesal karna Reno lagi2 mendekati Jihan bahkan sekarang Reno berani mangajak Jihan jalan walaupun bukan cuma berduaan, tetapi hati Jimmy tetap kesal karna tidak ingin jika Jihan membagi perhatiannya pada Reno juga.


Reno sengaja mengajak Jihan keluar jalan nanti malam karna dia tidak mau Jihan sampai tahu rencana jahatnya pada Jimmy


3 jam telah berlalu akhirnya materi kampus selesai juga Reno segera keluar ruangan untuk menunggu Jihan pulang lalu mengajaknya jalan ke suatu tempat.


sementara Jihan keluar dari ruangan berjalan berdampingan dengan Jimmy yang membuat Reno menjadi kesal lalu datang menghampiri mereka berdua


Reno : eeehh, minggir loh?? gue mau lewat?? kata Reno sambil menyenggol Jimmy menjauh dari Jihan.


Jihan : apa2an sih Ren, datang2 dorong2 Jimmy?? biasa aja dong, kan nanti kita ketemu juga.


Reno : Han, gue mau pulang bareng sama loh?? boleh gak.


Jihan : kenapa, loh kan punya motor?? mau loh tinggal disini??


Reno : gak papa lagi, santai aja? asalkan gue bisa pulang sama loh.


Jimmy : iyya, mau pulang bareng?? tapi gak usah dorong gue juga kali.


Reno : diam loh, gue gak ngomong sama loh?!!


Jihan : oke, gue mau pulang bareng loh?? tapi, entar kita jalan, gue mau kasi ikut Lydia teman gue.


Reno : ko gitu sih??


Jihan : yaudah, kalau gak mau?? kita gak usah jalan sekalian.


Lydia : yaudah, kalau Jihan gak mau?? kita jalan berdua aja Ren??


Reno : diam loh bawel, iyya2 boleh deh?? tapi gue terpaksa, ini demi loh Han??


Jimmy : oiyya Han, gue pulang duluan yaa?? soalnya gue mau langsung kerja juga. kata Jimmy dengan muka kesalnya sambil melangkah pergi.


Marta dan Sintia : Han, kita berdua juga pulang duluan yaa?? soalnya gue sama Sintia mau mampir juga ketoko


Jihan : oke guys?? bye,,,


setelah beberapa saat kemudian pagi hari berganti dengan malam di mana Reno dan Martin sudah bersiap2 dengan rencana jahatnya kepada Jimmy lalu Reno datang menjemput Jihan ke rumah dengan mobilnya


sementara Jihan dan Lyida sudah siap dengan penampilan cantiknya yang sedang duduk sambil menunggu Reno datang, 30 menit Reno menempuh perjalanan akhirnya dia sampai juga di depan rumah Jihan namun Reno kesal karna Lydia juga ikut


ketika Jimmy pulang dari tempat kerjanya tiba2 di tengah jalan ada segerombolan preman datang mencegatnya namun Jimmy tidak merasa takut dengan kedatangan mereka


Jimmy : siapa kalian?!! minggir gue mau lewat??


preman : ahahaha, loh boleh lewat?? tapi loh lawan kita dulu??


Jimmy : gue malas barantem, minggir jangan pancing emosi gue??


preman : ahahaha, emang loh punya emosi juga?? tampan kaya loh gak pantes.


tanpa memberi aba2 para preman itu langsung menghajar Jimmy, sedangkan Jimmy mulai emosi mendengar perkataan para preman itu bahkan ketika Jimmy pulang pergi dia selalu ditemani oleh benda kesayangannya yang di sembunyikan di balik saku celananya.


tanpa pikir panjang Jimmy langsung mencabut benda kesayangannya itu lalu berlari mendekati para preman itu bahkan Jimmy sempat melukai salah satu preman itu sebelum mereka kabur karna tidak sanggup melawan Jimmy dengan senjata yang dia bawa.


sedangkan preman yang sempat di lukai Jimmy tidak bisa kabur karna kesakitan lalu teman2 mereka pergi meninggalkannya. setelah para preman itu kabur meninggalkan temannya yang sedang terluka Jimmy lalu mendekati preman yang terluka itu


Jimmy : gimana, masih mau?? gue udah peringatin loh sejak awal, tetapi loh tidak mau mendengar?? bahkan ketika loh terluka, teman2 loh malah kabur meninggalkan loh yang terluka.


preman : ma,,, maaf, jangan lukai gue lagi?? lepasin gue.


Jimmy : sebelum loh gue lepasin, jawab dulu pertanyaan gue. siapa orang yang nyuruh loh cegat gue di tengah jalan.

__ADS_1


preman : gue tidak tahu pasti oranngya, tapi bos gue berteman dengan orang yang meyuruhnya??


Jimmy : oke, gue tidak akan melukai loh lagi?? asalkan loh mau ikutin perintah gue.


preman : oke2, gue mau??


Jimmy : sekarang loh balik kemarkas bos loh?? pura2 ikut dengannya, cari tau siapa orang yang menyuruh loh lakuin ini. pasti dia kembali, karna mereka gagal melukai gue.


preman : baik2, perintah loh gue turutin??


Jimmy : kalau loh udah tau siapa orangnya, segera kabarin gue?? gue tinggal dekat rel kerata, datangin gue kesana.


preman : baik, gue pergi dulu??


setelah beberapa saat kemudian para preman itu sudah kembali kemarkas termasuk preman yang sudah dilukai oleh Jimmy, disana ada Martin bos mereka yang sudah menunggu hasil kerja mereka namun Martin gak ada jawaban yang membuat Martin jadi marah besar setelah melihat salah satu anggotanya terluka lalu bertanya


Martin : gimana, apa kalian semua berhasil.


preman : ma,,, maaf bos?? kami gagal?


Martin : apa, kenapa kalian bisa gagal melukai satu orang saja?!!


preman : maag bos, dia ternyata membawa senjata?? kami gak bisa melukainya, karna laki2 itu tidak segan2 melukai kami. laki2 itu sangat misterius ketika emosi, seperti seorang psikopat??


Martin : astaga, ternyata kita sudah berurusan dengan seorang psikopat?? ini sangat berbahaya bagi kita semua?? hai kamu, segera obati lukah loh??


preman : baik bos,??


Martin : gue harus kasi tahu Reno, dan kita jangan lagi berurusan dengan dia lagi?? gue takut kita akan kena imbasnya, karna laki2 itu pasti sudah sangat marah.


preman : ooohh, ternyata nama orang itu Reno?? gue harus pastikan, kalau dia datang kesini besok??


Martin segera menghubungi nomor temannya Reno si Anton untuk memberi tahu Reno agar berhati2 dengan Jimmy seorang laki2 psikopat itu sedangkan Anton yang menerima telfon dari Martin langsung mengangkat hpnya


setelah Martin memberi tahu segala yang dia ketahui tentang si Jimmy, betapa kagetnya Anton mendengar ucapan Martin. ternyata Jimmy adalah seorang psikopat namun Anton belum sepenuhnya percaya dengan ucapan Martin hingga Anton berpikiran mungkin ini cuma alasan Martin karna dia gagal melukai Jimmy lalu dia sengaja membuat2 alasan agar tak kena marah oleh si Reno


Anton : oke, besok gue kasi tahu Reno?? karna malam ini dia tidak bisa di ganggu. kata Anton sambil memutuskan telfon Martin


aaahh, mungkin ini cuma alasan si Martin doang,?? karna dia gagal mengerjakan tugas dari Reno, agar dia bisa terbebas dari amukan Reno besok. ucap Anton lagi


sementara Reno yang sedang jalan dengan Jihan sangat merasa kesal karna kehadiran Lydia yang selalu mengganggunya ketika ingin berduaan dengan Jihan,


selama beberapa jam akhirnya Jihan bosan lalu meminta Reno segara mengantarnya pulang yang membuat Reno bertambah kesal


Jihan : Ren, gue bosan?? gue mau pulang aja deh?? antar gue pulang ya sekarang??


Reno : lah, kan baru selesai makan Han?? gue masih mau ajak loh jalan??


Lydia : kalau Jihan udah mau pulang?? antar dia saja dulu, baru kita jalan lagi?? gimana Ren.


Reno : ogah gue, jalan berdua sama loh?? Han, ayo dong jangan buru pulang dulu??


Jihan : memang kita mau kemana lagi sih, Ren?? udah gue mau pulang aja?? kalau loh masih mau jalan, gue pulang naik taksi aja??


Reno : eeehh, jangan dong Han?? oke2, gue antar loh sekarang pulang?? puass. kata Reno kesal pada Jihan dan Lydia.


Lydia : emang enak, gue udah nawarin loh jalan?? tapi loh, malah nolak gue?? emang apa bedanya sih gue sama Jihan, gue sama jihan sama2 cantik dan baik hati.


Reno : uwweehh, jangan mimpi loh?? bisa jalan sama gue?? mau tau bedannya loh sama Jihan, loh sangat bawel dan menjengkelkan.


Lydia : iiihh Reno, jahat amat sih ama gue?? gini2 gue kagum loh sama ketampanan loh, tega amat sih, bilang begitu.


Reno : ember, emang gue peduli?? gak kali. kata Reno membuat Lydia menjadi kesal juga


Jihan : udah2, kalian jangan debat lagi?? tambah gue jadi bosan aja, dengar kalian debat?? mau pulang gak, kalau gak mau gue duluan yaa.


Reno dan Lydia : oke2 Han, kita pulang.


setelah beberapa saat kemudian mereka bertiga sampai juga di depan rumah, Jihan dan Lydia segera turun dari mobil Reno sambil melangkah masuk dalam rumah,


Lydia : Han, gue nginapnya di rumah loh?? kesel tadi gue dengar kata2 Reno??


Jihan : iyya, boleh?? lagian sih kamu, terlalu centil sama dia?? jual mahal dikit dong depan cowok, apalagi cowok kaya Reno tampan tapi sombong.


Lydia : tapi gue, sangat menyukai Reno Han?? gue tidak menyangkah Reno bisa ngomong gitu sama gue.


Jihan : iyya, gue tahu?? tapi gak begitu caranya tunjukin rasa kita sama cowok Lyd, walaupun kita cewek?? tapi kita juga harus punya harga diri.


Lydia : iyya2 Han, memang sih?? gue terlalu agresif sama Reno?? mungkin dia tidak suka sama cewek agresif.


Jihan : nah, tuh loh tahu?? yaudah mending sekarang kita bersih2 lalu tidur, oke??


nah guys, segitu dulu yaa kelanjutan ceritanya?? jangan lupa vote, like dan komentar?? saya butuh dukungan dari kalian para pembaca, mau dikit mau banyak pembacanya saya gak masalah.


besok saya lanjut lagi penulisan ceritanya, buat para pembaca📖📖 Terima kasih🙏🙏🙏


tak terasa waktu begitu cepat berlalu, hari berganti hari, bulan mulai berganti tahun dimana hubungan Jimmy dan Jihan semakin erat sebagai seorang teman sejak itu juga perasaan cinta pada Jihan mulai muncul kepada Jimmy namun perasaan cintanya itu masih dia tutup2in karna merasa malu pada teman2nya.


sedangkan Jimmy semakin hari semakin mulai berubah di tambah sekarang Jimmy sudah memiliki pekerjaan sebagai kuli bangunan membuat hari2 Jimmy mulai disibukkan dengan pekerjaannya itu. bahkan uang yang dia hasilkan mulai dia kumpulkan sedikit demi sedikit hingga suatu hari Jimmy ingin mengajak Jihan untuk jalan2 namun tak disangkah masih ada Reno dan teman2nya yang selalu mengganggu hubungan mereka dengan cara2 jahat dan licik membuat emosi Jimmy menjadi kacau kembali di tambah Reno sudah mengetahui sifat asli Jimmy sebagai psikopat hingga Reno dengan sengaja membuat emosi Jimmy semakin meluap dan tak terkendali, agar Jihan takut padanya lalu pergi menjauhi Jimmy.


Sebelum Reno membuat Jihan menjauhi Jimmy terlebih dahulu Reno membuat rencana bersama temannya Anton dan memaksa Martin untuk masih mengikuti perintahnya walaupun Martin sempat menolak karna tidak ingin berurusan dengan seorang psikopat itu lagi namun dengan janji2 Reno padanya membuat Martin menjadi berubah pikiran.


tapi Martin tidak mengetahui bahwa salah satu anggotannya telah berhianat lalu mengikuti perintah Jimmy dengan alasan agar dirinya tidak ikut terkena masalah sebut saja namanya Bobby yang sedikit lebih tua dari usia Martin.


hingga suatu hari Reno kembali menemui Martin untuk memintanya kembali mencelakai Jimmy agar dia tidak bisa bersama Jihan pada saat itu juga Bobby mengambil kesempatan untuk mencari tahu bagaimana bentuk wajah orang yang telah menbuatnya jadi celaka lalu mengambil gambar Reno menggunakan hpnya


Martin : buat apa lagi kalian datang kesini?!! gue gak mau lagi berurusan dengan loh lagi, ataupun psikopat itu.


Reno : mau gak mau loh harus kembali mencelakainya?!! karna gimana pun loh sudah terlanjur, jadi loh harus mengikuti semua apa yang gue mau.


Martin : gue gak mau, berurusan dengan psikopat sangat berbahaya?!! jadi gue, gak mau terlibat lagi.


Reno : gini deh, kalau loh mau?? gue akan membayar mahal hasil kerja loh, dengan bagian 50 persen dari harta bokap gue?? gimana,


Martin : tapi Ren?? gue gak bisa.


Anton : waduh, tolol amat sih loh?? kalau gue jadi loh, pasti gue udah terima tawaran Reno?? karna kesempatan kaya gitu hanya datang satu kali.


Martin : oke2, gue akan coba lagi?? tapi resikonya loh yang tanggung sendiri, dan gue gak mau ikut keseret.


Reno : nah gitu dong, dari tadi?!!


sedangkan Bobby yang bersembunyi dekat tong besar sudah mendengar semua percakapan mereka bahkan rencana2 jahat Reno sudah di rekam semua sama Bobby tak lupa juga gambar Reno diambil oleh Bobby baru setelah itu dia pergi menemui Jimmy diam2


sementara di tempat lain ada Jihan beserta katiga temannya Lydia, Marta dan juga Sintia mereka sedang asyik duduk di sebuah cafe sambil minum secangkir kopi krimilate susu


sedangkan Lydia dengan perasaan sukanya pada Reno lalu Lydia curhat kepada ketiga temannya termasuk Jihan. Jihan juga tanpa sengaja menceritakan perasaan cintanya pada ketiga temannya tentang Jimmy.


Lydia : guys, gimana ya caranya bikin Reno juga suka sama gue?? gue udah kehabisan akal, karna sebenarnya Reno naksir sama Jihan.


Marta : kalau loh suka sama Reno, loh harus ubah tingkah laku loh?? jangan terlalu centil di hadapannya


Sintia : benar tuh Lyd, kalau suka sama cowok itu?? jual mahal dikit juga gak papa?? biarin cowok itu sendiri menyadari perasaan cinta kita padanya.


Jihan : iyya, walaupun Reno suka sama gue?? tapi loh, tetap harus beri dia perhatian?? tapi jangan berlebihan.


Lydia : ooohh gitu guys, makasi ya sarannya?? tapi Han, kenapa loh gak suka sama Reno?? kan Reno udah ganteng, kaya lagi populer juga iyya.


Jihan : Reno sih, memang punya segalanya?? tapi gue gak suka dengan kelakuannya, suka memaksa dan terlalu sombong.


Marta : iyya sih, tapi cuma itu alasan loh Han?? atau loh punya cowok taksir sendiri.


Sintia : atau loh, naksir sama Jimmy lagi?? karna gue perhatikan, kalau loh sama Jimmy kita2 teman loh cuekin semua dan loh kelihatan nyaman sekali dekat sama Jimmy.


Lydia : iihh Han, kalau benar loh suka sama Jimmy?? apa kata dunia, loh bagaikan langit dan bumi, apa lagi Jimmy orangnya aneh gitu.


Sintia : iihh Lyd, gak boleh kaya gitu?? Jimmy kalau rapih juga ganteng ko. dan loh gak berhak melarang2 Jihan suka sama dia.


Jihan : tau tuh Lydia, suka melihat orang dari penampilan luarnya aja?? emang sih, gue udah sedikit ada rasa sama dia, tapi gue masih malu2.


Marta : yaudah, kalau loh merasa bahagia dan nyaman hanya dengan Jimmy?? kita2 sebagai teman loh, juga ikut bahagia.


Lydia : loh aja kali, kalau gue ogah banget?? mending Reno, biar sombong yang penting tampan dan kaya populer lagi.


setelah beberapa saat kemudian hari berganti sore, dan sore berganti dengan malam di mana Bobby datang untuk menemui Jimmy di rumahnya. sementara Jimmy baru pulang dari tempat kerjanya lalu ketika dia sampai di depan rumahnya Jimmy mendapati Bobby sudah ada di depan rumahnya yang sedang menunggu dirinya


tanpa pikir panjang Jimmy lalu segera menghampiri Bobby lalu bertanya


Jimmy : ada apa loh datang kesini?? apa loh udah tau orang yang menyuruh loh.


Bobby : iyya tuan, tapi sebelum itu?? tuan harus janji, setelah ini tuan jangan ganggu kehidupan gue lagi.


Bobby : dia adalah teman sekampus tuan sendiri, namanya Reno?? dia sengaja menyuruh kami untuk mencelakai tuan, agar tuan tidak mendekati orang yang dia suka.


Jimmy : kurang ajar, dia gak tahu siapa gue sebenarnya. dia mau mencing sifat asli gue?? terus apa lagi loh ketahui tentang dia.


Bobby : dia tadi datang lagi, meminta bos gue lagi untuk mencelakai tuan. sepertinya Reno memiliki rencana lain untuk mencelakai tuan dan menjauhkan tuan dari orang yang dia taksir.


Jimmy : baiklah, loh boleh pergi sekarang?? kata Jimmy dengan suara yang sedikit menyeramkan


buru2 Bobby pargi meninggalkan Jimmy karna sudah sangat ketakutan mendengar suara Jimmy yang berubah menjadi sangat menyeramkan.


sementara Reno juga memanfaatkan rasa suka Lydia padanya dengan cara mendekati dan berpura2 mulai mencintai Lydia teman Jihan. agar dengan mudah Reno bisa menghancurkan hubungan Jihan dan Jimmy dari dalam dengan bantuan Lydia. karna Reno juga mengetahui kalau sebenarnya Lydia juga tidak menyukai Jimmy lalu ingin memanfaatkannya


pertama Reno meminta maaf kepada Lydia atas kata2 kasarnya dulu pada Lydia sehingga membuat Lydia menjadi kesal lalu mulai memberikan perhatiannya pada Lydia bahkan pada suatua hari ketika mereka semua ada di kampus Reno dengan sengaja menemui Lydia untuk diajaknya jalan


Sementara Lydia melihat Reno mulai berubah dengan memberinya banyak perhatian sehingga membuat Lydia sangat merasa senang dan bahagia, akhirnya rasa sukanya pada Reno selama ini sudah di balas ditambah Reno sudah sering mengajaknya keluar jalan2 membuat Lydia semakin terlena namun sebenarnya itu cuma tipu muslihat Reno untuk memikat Lydia dengan mudah.


Reno : hai Lyd, apa kabar?? loh, kelihat cantik hari ini??


Lydia : apain loh kesini, mau hina2 gue lagi dengan kata2 kasar loh??


Reno : iihh, jangan langsung marah giru dong?? niat gue kesini baik loh??


Marta : niat baik apa loh, maksud?? ini ya Ren, walaupun loh ganteng dan kaya?? tapi, loh harus tetap hargai perempuan.


Reno : iyya2, gue minta maaf deh sama kalian semua?? termasuk loh Lyd.


Lydia : gak usah terpaksa gitu deh, Ren?? gue udah tau akal bulus loh.


Reno : beneran, gue minta maaf sama loh?? gue sadar kalau ucapan gue waktu itu memang keterlaluan, loh maukan maafin gue. gini, sebagai permintaan maaf gue?? gue mau ajak loh keluar jalan nanti malam, gimana Lyd?? mau gak.


Lydia : oke2, kalau loh maksa?? gue maafin loh?!! kata Lydia sambil tersenyum terpaksa


Reno : nah, gitu dong dari tadi?? kan tambah cantik, gue baru sadar kalau loh tersenyum kaya gitu?? loh kelihatan cantik sekali dari pada Jihan.


Sintia : heemm, gombal?? ada maunya tuh pasti?? dulu aja, dekat2 terus sama Jihan?? sekarang tiba2 muji2 kecantikan Lydia?? gue jadi curiga.


Lydia : aaahhk, perasaan loh aja kali Sin?? pasti loh iri pada gue, karna sekarang Reno muji2 gue. emang sih, gue lebih cantik dari pada kalian?? ahahahaha


Sintia : iiihh, apain gue iri sama loh?? kalian berdua itu sama aja?? satu menyebalkan, satu lagi membosankan.


Jihan : udah2, kalian jangan ribut lagi?? biarin mereka mau ngomong apa?? yuk kita masuk, tuh dosen udah datang. kata Jihan sambil melangkah meninggalkan Reno dan Lydia


Salama 3 jam dosen memberi materi akhirnya jam kampus selesai juga, sebelum dosen keluar terlebih dahulu dosen memberi mereka semua informasi bahwa minggu depan mereka akan mengadakan keemping bersama.


setelah itu Jihan beserta teman2nya segera keluar ruangan sementara Jimmy sudah ada di depan yang sedang menunggu Jihan pulang dari kampus karna ingin mengajak Jihan ke sesuatu tempat, Jimmy sengaja mengajak Jihan keluar karna berencana untuk menembak Jihan menjadi pacarnya karna selama ini Jimmy sudah sangat tersiksa memendam perasaannya sendiri lalu berniat untuk segera mencurahkan semua kepada Jihan


Jimmy tidak perduli mau Jihan menolak atau apa, yang penting dia sudah menyampaikan semua isi hatinya pada Jihan.


Jimmy : hai Han??


Jihan : hai, juga Jim?? udah lama nunggunya.


Jimmy : gak juga, oiiyya Han?? nanti malam loh ada acara gak.


Jihan : gak ada sih, memang kenapa??


Jimmy : gue mau,,, ajak loh keluar nanti malam?? mau gak.


Jihan : kemana Jim,??


Jimmy : kesuatu tempat, tapi ink rahasia?? nanti loh tau juga.


Marta : cieee, tampan2 kaya loh Jim?? ternyata bisa romantis juga yaa.


Sintia : iyya Ta, gue jadi gak nyangka?? udah Han, terima aja??


Jihan : oke deh, gue mau


Jimmy : makasi yaa Han, nanti gue jemput di depan rumah loh??


sementara Reno yang mendengar mereka janjian menjadi sangat kesal, tangannya pun digepalkan kuat2 namun Reno masih bisa menahan emosinya itu, agar semua rencananya bisa berjalan dengan lancar


Reno : kurang ajar loh psikopat, berani2nya loh ajak Jihan keluar?!! tunggu pembalasan gue, nanti Jihan akan sendirinya menjauhi loh?? setelah tau semua sifat asli loh.


nah, segini dulu yaa guys ceritanya?? nanti saya lanjut lagi. jangan lupa vote, like dan komentar agar kedepannya saya bisa lebih semangat membuat cerita2 yang lebih menarik dan juga seruh. walaupun cuma seditik pembaca, bagi saya gak masalah?? karna saya juga baru menulis cerita ini, dukungan kalian bagi para pembaca sangat penting buat saya👍👍


sampai jumpa lagi dicerita berikutnya🖐🖐🖐 dan terima kasih🙏🙏🙏


Suatu malam tiba saat dimana Jimmy datang menjemput Jihan di depan rumahnya, sementara Jihan sendiri sebelum pergi terlebih dahulu dia meminta izin kepada Mama dan Papanya,


Jihan : Ma...Pah... Jihan mau keluar yaa??


Mama Jihan : mau kemana sayang??


Jihan : ini Mah, aku mau keluar sama Jimmy boleh gak??


Papa Jihan : sama laki2 itu, kalau papa sih gak melerang kamu sayang?? tapi, gak tahu tuh Mama kamu.


Mama Jihan : iyya sayang, boleh ko??


Jihan : beneran Ma,,, Pah,,, makasi yaa??


Mama Jihan : tapi sayang, kamu harus hati2 yaa?? Mama dan Papa cuma pesan itu sama kmu sayang.


Jihan : iyya Mah,,, iyya Pah,,, kalau gitu aku pergi dulu yaa


awalnya kedua orangtua Jihan setuju2 aja dengan hubungan anaknya dengan Jimmy, karna semenjak mereka bersama papa dan mama Jihan melihat anaknya sangat ceriah dan bahagia walaupun di hati kedua orangtua Jihan masih menyimpan banyak pertanyaan kepada Jimmy karna Jimmy gak jelas asal usulnya di tambah Jimmy orangnya sedikit misterius dimata kedua orangtua Jihan namun bagi Papa dan Mama Jihan tidak masalah asalkan anaknya bisa terus tersenyum bahagia


setelah beberapa saat kemudian akhirnya Jimmy dan Jihan sampai juga di tempat yang di bilang Jimmy namun sebelum Jimmy datang menjemput Jihan terlebih dahulu dia merancang semua tempat itu agar kelihatan cantik dan menarik dengan bunga2 dan beberapa lampu2 kecil yang berwarna warni, sebelum sampai Jimmy tak lupa menutup mata Jihan dengan sehelai kain hitam agar kejutan yang dibuat untuk Jihan tidak langsung dilihat Jihan.


2 menit telah berlalu akhirnya mereka berdua sampai juga lalu Jimmy pelan2 membuka kain hitam itu dari mata Jihan, seketika Jihan terkejut dengan apa yang dilihatnya lalu bertanya kepada Jimmy


Jihan : waauu,, Jim tempat apa nih?? indah sekali pemandangannya.


Jimmy : ini tempat yang gue bilang tadi, cantikan seperti loh malam ini??


Jihan : apa sih Jim, gak aaahhkk?? gue biasa aja?? tapi, loh rancang ini sendiri??


Jimmy : iyya siapa lagi, kan gue cuma punya teman loh doang?? bagus gak.


Jihan : bukan cuma bagus, tapi sangat menarik?? ditambah pemandangannya juga sangat indah. tapi, ngomong2? buat apa loh mengajak gue kesini.


Jimmy : eemmhh, kita duduk aja dulu sambil makan?? nanti gue jelaskan, kata Jimmy dengan perasaan sedikit ragu.


setelah mereka makan Jihan kembali bertanya kepada Jimmy untuk apa dia mengajak dirinya ketempat yang seindah dan sebagus ini, sementara Jimmy menjawab pertanyaan Jihan dengan suara gugup.


Jihan : nah, sekarang kita udah selesai makan?? ayo jawab, apain loh mengajak gue kesini.


Jimmy : sebelum gue jawab, tapi loh janji dulu?? gak akan marah ataupun tersinggung?? oke


Jihan : iyya2, gue janji?? ayo buruan jawab, gue penasan sekali nih??


Jimmy : gue, sebenarnya??? su,,, su,,, suka sama loh?!! loh mau gak jadi pacar gue??!! jawab Jimmy dengan suara sedikit keras dan buru2 membuat Jihan menjadi sedikit kerejut


Jihan : apa loh bilang?? gue belum mengerti, kalau ngomong itu pelan2?? jangan buru, bikin gue kaget aja.


Jimmy : maaf Han, soalnya gue gugup bilang ini sama loh??!!


Jihan : tapi gue belum mengerti?? apa yang tadi loh bilang?? coba ulangin lagi deh, supaya gue paham apa yang loh maksud. kata Jihan sambil berpura2 tidak mengerti.


Jimmy : aduh Han, masa gue ulang lagi?? oke, dengar baik2 yaa?? tadi, gue bilang?? gue suka sama loh, loh mau gak jadi pacar gue?? gimana udah paham.


Jihan : hahaha, iyya2 gue paham sekarang??


Jimmy : kalau loh udah paham, lalu apa jawaban loh sekarang??


Jihan : eeemm, gue?? iyya, gue mau??


Jimmy : mau apa, ayo cepat jawab?? jangan lama dong jawabnya??


Jihan : iyya, gue mau jadi pacar loh Jim??


Jimmy : bener nih Han, kata Jimmy sambil dianggukan kepala dengan Jihan tanda setuju. waahh, makasi yaa udah mau jadi pacar gue. kata Jimmy lagi sambil memeluk Jihan.


setelah beberapa saat kemudian Jimmy dan Jihan resmi menjadi sepasang kekasih lalu mereka merayakan malam jadian mereka dengan acara makan2 dan berjalan2 keliling kota Malaysia


sementara Reno yang mengajak Lydia jalan berdua malam ini sangat tersiksa, karna sebenarnya dia cuma pura2 menyukai Lydia dan terpaksa mengikuti semua apa yang diinginkan Lydia agar rencananya berhasil membuat Lydia percaya dengan kata2nya tentang Jimmy yang seorang psikopat lalu setelah nanti Lydia percaya dan ketakutan Lydia akan memberk tahukannya kepada teman2nys termasuk pada Jihan.


dan otomasi Jihan menjadi ketakutan dan salah paham dengan Jimmy lalu Jihan akan pergi menjauhi Jimmy karna kecewa, bahkan bukan saja nanti Jihan yang akan kecewa pada Jimmy tetap kedua orangtua Jihan pasti akan merasa marah dan membenci Jimmy karna sudah membohongi dirinya.

__ADS_1


setelah mereka berdua jadian Jimmy lalu mengantar Jihan kembali ke rumah namun katika mereka sudah sampai di depan rumah orangtua Jihan lalu keluar dan memanggil Jimmy untuk mampir sebentar walaupun Jimmy sudah menolak dengan alasan ingin buru2 pulang kerumah karna merasa gak enak badan namun Papa Jihan tetap memaksa Jimmy karna ingin berbicara berdua dengan Jimmy.


Jimmy : Han, gue langsung pulang yaa??


Jihan : oke Jim, hati2 yaa di jalan??


Papa Jihan : buru2 amat sih nak pulangnya, mampir dulu ke rumah?? kita ngombrol2.


Jimmy : iyya, makasi om?? tapi saya buru2 ingin pulang, kayaknya saya sedikit gak enak badan.


Jihan : apa?? Jim, loh sakit?? kenapa gak bilang gue sih??


Papa Jihan : aaahhk,, gak usah di khawatirkan?? anak cowok mah biasa gitu, ayo mampir dulu?? om mau bicara sama kamu nak.


Jimmy : oke deh, Om?? tapi sentar aja yaa?? ke buru larut malam.


Papa Jihan : iyya nak??


Jihan : Jim, kalau ada apa2 bilang gue yaa??


Jimmy : iyya, sana masuk di luar dingin loh?? kata Jimmy sambil menyuruh pacarnya masuk ke rumah, sedangkan Papa Jihan hanya tersenyum memandangi tingkah mereka berdua yang sangat romantis.


setelah Jihan masuk papa Jihan mulai dengan pembicaraannya dengan Jimmy sedangkan Jimmy berusaha bersikap baik dan sopan di depan papa Jihan agar tak kecewa sambil menjawab semua pertanyaan papa Jihan padanya


Papa Jihan : sebelumya om minta maaf sama kamu nak, tapi om harus kenal kamu dengan sangat baik?? karna ini juga menyangkut hubungan kamu dengan anak saya.


Jimmy : iyya om, gak papa?? saya bisa dengar semua apa kata om, pada saya??


Papa Jihan : om mau tanya, asal kamu dari mana anak?? apa kamu masih punya keluarga atau paman.


Mendengar perkataan papa Jihan tentang paman, seketika raut wajah Jimmy menjadi berubah namun masih bisa Jimmy jawab dengam baik.


Jimmy : oohh, asal saya dari indonesia om?? orang tua saya sudah lama meninggal begitu juga paman saya udah lama meninggal, saya cuma sebatang kara di indonesia, makannya saya memutuskan untuk merantau ke Malaysia agar saya bisa melupakan kesedihan saya tentang keluarga saya yang sudah meninggal.


Papa Jihan : ooohh gitu, oma minta maaf yaa nak?? tapi sekarang kamu tinggal sama siapa?? dan kamu udah punya kerja.


Jimmy : saya cuma tinggal sendiri om, rumah saya dekat jalan rel kereta api?? soal kerjaan, iyya om?? saya udah punya kerja cuma jadi kuli bangunan.


Papa Jihan : maaf nak, om jadi banyak tanya sama kamu?? dan om juga tidak permasalahkan hubungan kamu dengan anak saya, anak mudah seperti kamu?? udah tinggal sendiri dan mau bekerja jadi kuli itu sudah buat om sangat bangga sama kamu?? om cuma minta sama kamu nak, jangan kecewakan anak saya Jihan?? karna sebelum kamu, gak ada laki2 yang berani mendekati anak saya?? yang bisa membuat anak saya ceriah dan bahagia setiap hari. itu semua berkat kamu.


Jimmy : iyya om, saya janji akan selalu membuar Jihan bahagia dan tidak akan membuat dia kecewa,?? oiiyya om, kalau gitu saya pamit pulang dulu?? karna malam udah semakin larut


Papa Jihan : iyya nak, hati2 di jalan


setelah beberapa saat kemudian akhirnya Jimmy sampai juga di rumahnya sambil iyya memikirkan semua kata2 papa Jihan padanya karna tidak menyangkah sikap kedua orangtua Jihan bisa menerima dirinya dengan baik lalu berkata.


Jimmy : pantes sikap anaknya baik dan lembut, ternyata turunan dari kedua orangtuanya??


Keesokan harinya Jimmy dan Jihan memulai kehidupan barunya sebagai sepasang kekasih, dimana Jimmy bangun pagi2 demi menjemput Jihan setiap hari di rumahnya, sejak itu pula hubungan Jimmy dan kedua orangtua Jihan semakin baik juga. membuat Reno samakin membenci Jimmy karna sudah merebut posisinya didepan kedua orangtua Jihan bahkan setelah Reno mengetahui bahwa Jihan dan Jimmy sudah memiliki hubungan spesial membuat Reno semakin murkah hingga suatu hari Reno nekat menemui Jimmy di rumahnya ditemani oleh temannya Anton


Reno : hai Jim, jauhi Jihan dan temannya?!! loh gak pantes berhubungan dengan mereka?? apa lagi loh, seorang psikopat berbahaya?? bisa2 loh, bunuh Jihan dan teman2nya juga?? kalau loh emosi.


Jimmy : loh gak berhak, ngelarang gue dekat dengan Jihan?!! lagian gue, gak akan nyakitin orang yang gue sayang?? kecuali loh mengganggu


Anton : hai, kalau teman gue bilang?? dengar dong, jangan malah membatah??


Reno : kalau loh, gak mau jauhin Jihan?? gue akan membongkar semua rahasia kelam loh, pada mereka semua,


Jimmy : loh jangan sampai nekat, kalau loh masih mau hidup?!!


Reno : gue gak perduli, sebelum loh membunuh gue?? Jihan akan tau duluan rahasia loh, dan dia pasti akan menjauhi loh?? karna loh, gak ada bedanya seperti seoeang moster


Jimmy : pergi loh, dari sini?? sebelum gue berubah pikiran?!! gue udah berusaha gak emosi, tapi loh seperti sengaja memancing bintang yang sedang tidur.


mendengar suara Jimmy yang mulai terdengar menyeramkan Anton segera mengajak Reno untuk pergi walaupun sifat Reno sedikit keras kepala dan tak perduli dengan acaman Jimmy tetapi Anton tetap menarik tangan temannya itu agar secepatnya menjauh


Lalu Jimmy segera masuk ke dalam rumahnya karna emosinya sedikit meluap hingga Jimmy menumpahkan semua kemarahannya kepada barang2 yang ada dalam rumah lalu berkata


Jimmy : kalau sampai Jihan tahu, gue gak akan beri ampun pada mereka berdua?? mau dimanapun mereka bersembunyi, gue akan mencari mereka hingga gue bisa membunuhnya. gue gak perduli, mau berapa banyak orang yang ikut membantunya?? orang2 itupun akan gue bunuh satu persatu. kata Jimmy sambil kedua tangannya memegan kepalanya yang sedang duduk di samping lemari, lampu rumahpun sengaja Jimmy matikan. karna seketika wajah pamannya muncul mengacaukan pikirannya membuat emosinya semakin tak terkendali bahkan dalam satu malam jika emosi Jimmy tidak pulih, dia tidak akan tidur.


nah, segini dulu yaa ceritanya🙏🙏? maaf kalau masih kurang menarik, karna memang saya masih pemula dalam menulis cerita😅😅 jangan lupa vote, like dan komentar karna saya sangat membutuhkan dukungan dari kalian para pembaca📖📖, supaya saya tetap semangat dalam menulis cerita selanjutnya💪💪


...terima kasih🙏🙏🙏...


setelah menemui Jimmy dirumahnya Rero lalu mendatangi markas Martin yang ditemani temannya, walaupun Anton sudah memperingati Reno untuk berhenti mengganggu Jimmy yang sudah mulai kacau kembali. tetapi Reno tetap nekat.


Anton : bro, berhenti bro?? gue takut, kalau Jimmy akan benar2 membunuh kita??


Reno : udah diam, kalau loh takut pulang aja sana?!! biar gue sendiri yang menemui Martin, pengecut?!!


Anton : terserah, mau panggi gue dengan sebutan apa bro??!! tapi gue ngeri, kalau Jimmy sudah marah?!! apalagi tadi, gue melihat wajahnya mulai berubah?!! pasti pikirannya saat ini sangat kacau, dan kita jangan tambah lagi.


Reno : udah sana, pulang kalau loh takut?!!


sesampainya mereka di markas Martin, Reno langsung masuk tanpa permisi sambil berteriak2 karna sudah sangat marah, ditambah Anton sekarang udah mulai menyerah membuat Reno semakin nekat


Reno : Martin?!! hoii, dimana loh?!! gue mau bicara?!! ayo keluar.


lalu Martin keluar dengan muka geremnya lalu meneriaki Reno juga


Martin : apa2 sih loh?!! mau cari keributan disini?!! kalian mau apa lagi datang kesini?!! gak tahu waktu.


Reno : sekarang, gue minta loh habisin psikopat itu?!! gue gak mau tau, gimanapun caranya?!!


Martin : oke2?!! tapi loh bicara sama gue yang sopan dikit?!! mau loh yang gue habisin duluan.


Reno : aaahhk,, diam loh?!! kerjaan loh kan gue bayar juga?!! udah sana pergi.


Anton : bro sadar bro?!! ini bukan soal menghabisin orang saja, tetapi ini juga menyangkut keselamatan kita semua.


Reno : pengecut loh, emang gue takut sama dia?!! besok, akan gue bocorin semua rahasianya pada Jihan dengan menggunakan Lydia sebagai kambing hitam


Martin : udah, jangan ngombrol disini?!! pergi loh dari markas gue?!! hai kalian semua, apa kalian siap bertempur??


sebelum Martin melaksana perintah Reno, Martin terlebih dahulu mempersiapkan segala keperluan agar lebih mudah menghabisi Jimmy sementara Bobby yang mendengar semua rencana bosnya itu sempat melarang tetapi Martin malah tambah nekat gara2 Martin dibuat sangat marah dengan sikap Reno


Bobby : bos, jangan bos?? ini bahaya, biarin mereka berdua aja yang ngelakui ini?? bos belum mengenal orang itu, walaupun kita punya banyak anggota?? tetapi kekuatanya diatas kita, jangan nekat bos.


Mertin : mau gak mau, kita harus menghabisinya?!! sebelum dia, menghabisi kita semua yang sudah terlibat. soal Reno, gue gak perduli?? mau kita menang ataupun kalah, Reno sialan itu juga pasti akan mati.


Keesokan harinya seperti biasa Jimmy bangun pagi2 untuk menjemput Jihan di rumahnya, walaupun pikirannya masih sangat kacau tetapi Jimmy berusaha untuk kelihatan baik2 saja didepan Jihan dan kedua orangtua Jihan.


sebenarnya Jimmy ingin menceritakan kisah kelamnya pada Jihan namun dia menunggu di waktu yang tempar.


setelah beberapa saat kemudian akhirnya Jimmy dan Jihan sampai juga dikampus sementara Reno melihat mereka datang bersama menjadi sangat kesal dan semakin emosi lalu berkata


Reno : kurang ajar, ternyata dia gak memperdulikan perkataan gue?!!


Lydia : ada apa sayang, ko bicara sendiri??


Reno : tuh lihat mereka, so romantis??


Lydia : udahlah sayang, jangan marah2?? nanti muka ganteng loh luntur?!!


Reno : bodoh, sini ikut dengan gue?!! kata Reno sambil menarik kasar tangan Lydia


Lydia : awwuu, sakit sayang?? ko loh jadi kasar lagi sama gue??


Reno : udah, jangan bantah ikut aja sama gue?!! gue mau bilang sesuatu sama loh??


Lydia : iyya, tapi jangan kasar gini dong?!! sayang.


setelah Reno berhasil menyeret Lydia menjauh dari kampus lalu Reno melihat Lydia dengan tatapan marah lalu berkata pada Lydia


Reno : hai gadis sialan, loh pikir gue suka sama loh?!! kata Reno sambil mencekik Lydia


Lydia : Ren, apa2 sih loh?!! sakit, lepasin gue?!! kemasukan apa sih loh?? tiba2 kasar gitu sama gue??


Reno : diam loh, gadis sialan?!! gue cuma pura2 suka sama loh?!!


Lydia : mau loh apa, lepasin gue?!! sakit, Ren.


Reno : sebelum gue lepasin, loh harus janji akan mengikuti semua perintah gue?!! dan loh jangan bawel.


Lydia : mau loh apa?!!


Reno : janji dulu?!! kata Reno yang semakin mencekik Lydia


Lydia : iyya2, gue janji?!! kata Lydia sambil berusaha melepaskan diri dari Reno yang kesetanan.


gila, loh Ren?!! keserasukan apa sih loh?!! apa loh mau bunuh gue?!!


Reno : diam, atau loh gue cekik lagi??


Lydia : oke2 Ren, maaf?? loh mau bilang apa sih?!! sampai segitu tega dengan gue.


Reno : dengar baik2, besok kan loh?? pergi kemping, gue mau loh hasut Jihan?? buat dia benci dengan Jimmy. gue gak mau tau, loh harus berhasil dengan cara apapun


Lydia : iyya Ren, gue juga kurang suka dengan Jimmy?? laki2 misterius itu, tapi buat apa sih Ren??


Reno : udah, loh jangan banyak tanya?? lakuin aja sesuai apa yang gue minta??!! tapi kalau loh, sampai gagal?? teman2 preman gue siap akan melukai loh?!!


Lydia : iihh, jangan dong Ren?? nanti wajah cantik gue rusak?!! loh ya Ren, tampan aja ganteng?? tapi sifat loh kaya siluman?!!


Reno : bilang apa loh, udah sana cepat pergi?!! dan jangan tunjukin wajah jelek loh didepan gue lagi. kata Reno sambil mendorong keras Lydia hingga terjatuh


setelah beberapa saat kemudian Sore berganti malam dimana Martin muncul untuk pertama kalinya dengan niat yang kurang baik. Martin menunggu Jimmy dipinggir jalan yang biasa Jimmy lewati setelah pulang dari kerja bahkan Martin dengan sengaja membuat beberapa jebak untuk Jimmy dengan membentangkan tali kecil agar kalau Jimmy jalan bisa terjatuh karna tali yang dia bentangkan itu.


sementara Jimmy pulang dari kerja sambil berjalan santai namun tidak melihat tali yang sengaja Martin bentangkan di tengah jalan, lalu ketika Jimmy sudah mendekat Martin memerintah anggotannya agar langsung menarik tali itu dengan kuat hingga Jimmy tiba2 terjatuh keras di jalan


setelah Jimmy terjatuh Martin lalu meminta anggotannya segera menghabisi Jimmy dengan senjata yang dia bawa sedangkan Jimmy seketika menjadi kacau karna mendapat penghinaan dari seseorang yang dengan sengaja membuatnya tiba2 terjatuh namun Bobby tiba2 kabur meninggalkan teman2nya karna truma dengan kejadian yang dulu menimpahnya membuat Martin menjadi kesal dan sangat marah pada Bobby


Martin : sialan, kenapa dia kabur?!!


Jimmy : ahahaha, teman loh itu penghianat?!! dia takut mati?!! tapi loh semua udah bangunin macan yang sedang tidur, sekarang terima akibat atas penghinaan loh sama gue


Martin : loh pikir gue takut??!! hai kalian semua hajar dia?!! kata Martin sambil memerintah anggotannya untuk menghabisi Jimmy dengan modal senjata yang mereka bawa namun tiba2 Jimmy mencabut sanjata kesayangannya dari balik saku celanannya.


Tanpa pikir panjang Jimmy dan anggota Martin langsung saling mengaduh senjata sementara Martin masih bersantai sambil memperhatikan mereka semua berkelahi sampai darah penghabisan yang membuat Jimmy semakin kacau dan tak terkendali hingga Jimmy dengan sadis membunuh semua anggota2 Martin sampai habis walaupun Jimmy sempat kewalan karna anggota Martin terlalu banyak dan masing2 dari mereka memiliki senjata namun dengan emosi Jimmy yang semakin menjadi' dia berhasil mengalahkan semua anggota Martin lalu berkata pada Martin


Jimmy : hai, lihat tubuh anggota loh?!! yang sudah mati?? akan gue cincang tubuh anggota loh hingga habis?!! begini lah cara seorang psikopat jika sudah marah, tidak mengenal ampun?? tubuh manusia, bahkan di cabik2 seperti kambing guling.


tubuh2 anggota loh yang sudah mati, akan gue cincang satu persatu sampai habis?!! dan loh tunggu giliran, gue gak akan melepaskan loh??!! kemanapun loh pergi bersembunyi. kata Jimmy pada Martin yang sudah berubah menjadi sangat sadis bahkan lebih sadis dari binatang buas sekali pun


Martin yang melihat anggotanya sudah mati semua lalu Jimmy dengan sadis mencincang2 tubuh anggotanya itu hingga habis membuat Martin tidak bisa berkata apa2 lagi sambil berlari meninggalkan Jimmy yang seperti monster lalu Jimmy berkata lagi


Jimmy : hoi bajingan?!! mau lari kemana loh?!! loh udah bangkitkan amarah gue, yang udah gue kubur dalam2?!! tapi loh dan teman2 loh dengan sengaja bikin gue kacau lagi. loh tak akan lolos kemanapun loh pergi.


Martin pergi tanpa memperdulikan perkataan Jimmy yang emosinya sudah semakin membara, yang ada dalam pikiran Martin sekarang adalah menyelamatkan diri dari kejaran Jimmy yang mengamuk


Satu minggu telah berlalu dimana Jihan dan teman2nya di tugaskan oleh dosen untuk pergi menjelaja di sebuah pulau dalam waktu beberapa hari, dan itu adalah kesempatan Lydia untuk merusak hubungan Jimmy dan Jihan karna ancaman Reno padanya walaupun Lydia tidak suka dengan Jimmy tetapi untuk merusak hubungan temannya sendiri dia terpaksa melakukannya dengan alasan Reno bisa kembali menyayangi dirinya lagi sebagai kekasih namun harapan Lydia tidak perna terwujud hingga Jimmy murkah padanya sampai terbunuh.


setelah beberapa saat, Bis yang ingin ditumpangin Jihan dan teman2nya akhirnya sudah datang lalu mereka semua segera masuk kedalam Bis itu, sebelum berangkat Jihan tak lupa untuk pamit pada Jimmy yang sedang duduk sendiri di bangku taman kampus karna suasana hatinya belum sepenuhnya membaik


Jihan : Jim, gue berangkat KKN dulu yaa?? loh gak usah khawatir, gue akan secepatnya pulang, buat loh?? kata Jihan namun, Jimmy tidak menjawab Jimmy hanya mengangguk dengan tatapan mata kosong. memuat Jihan sedikit cemas lalu bertanya


Jihan : Jim, loh baik2 aja kan?!! Jimmy belum menjawab


Jihan : Jim, apa loh sakit?!! jangan buat gue jadi cemas dong, ayo bicara?!! lalu Jimmy menjawab Jihan dengan suara datar


Jimmy : udah, loh berangkat sana??!! nanti ditinggal bis? gue gak papa ko,


Jihan : oke, tapi kalau ada papa?? langsung hubungin gue. kata Jihan sambil melangkah pergi naik bis.


sementara Reno yang melihat Jihan sudah pergi tiba2 dia langsung datang mendekati Jimmy yang sedang duduk melamun di bangku taman lalu berkata.


Reno : hai loh, sebentar lagi Jihan akan membenci loh??!! Jimmy belum menjawab


Reno : hai, kalau diajak bicara ya jawab dong?!! jangan seperti anjing, yang cuma bisa bergonggong??!! tiba2 Jimmy mengangkat kepala lalu menatap Reno dengan tajam.


Reno : kenapa, loh kumat?!! gue gak takut?!! kalau loh berani nyerang gue disini, semua orang bakal tahu loh sebenarnya. kata Reno yang membuat emosi Jimmy semakin meluap tetapi Jimmy hanya bisa menahan amarahnya itu dalam hati yang terpancar dari raut wajahnya yang memerah


Reno : asal loh tahu, walaupun loh seperti orang gila??!!! gue gak perna takut?!! semakin loh marah?? semakin gue merasa puas, karna itu yang akan membuat loh menjauh dari Jihan.


Jimmy : diam gak loh?!! atau benda yang gue bawa ini?!! langsung gue tancapkan di kepala loh sekarang?!!


Reno : ahahaha, coba aja??!! tuh lihat orang2 disekitar loh?!! begitu benda itu tertancap, mereka semua akan berlari ketakutan dan polisi akan menembak mati loh?!!


Jimmy : kalau loh?!! gak mau mati sekarang?!! gue minta loh jauhin Jihan?!!


Reno : apa loh bilang, jauhin?!! loh yang jauhin dia psikopat?!! loh orang berbahaya yang bisa berubah jadi monster


Jimmy : loh jangan pancing emosi?!! gue udah berusaha mengubah hidup gue, dengan berani mencintai Jihan??!! jadi loh, jangan sampai merusak hubungan gue dengan Jihan?!!


Reno : psikopat tetap psikopat?!! loh udah bunuh banyak orang?!! lalu loh, mau pungkiri itu semua?!! tangan pembunuh loh, gak pantes bersanding dengan Jihan.


tiba2 Jimmy berdiri mencekik Reno sambil menatap tajam, lalu tangan Jimmy langsung mencabut benda yang ada di dalam saku celana. Jimmy mengarahkan senjata itu diperut Reno hingga membuat Reno langsung terkejut dengan wajah yang sedikit pucat karna di cekik Jimmy


Jimmy : loh, pikir gue main2?!! lihat senjata ini?!! benda ini siap mengoyak2 tubuh loh, yang bagus ini?!!


Anton yang melihat Reno di cekik lehernya sama Jimmy dengan mata melotot sambil tangan memainkan senjata langsung berlari menolong temannya itu dan tanpa sengaja mendorong tubuh Jimmy hingga terpental jauh membuat amarah Jimmh semakin menjadi'


Jimmy : oohh, sekarang loh ada teman?!! bagus2, semakin banyak orang yang terlibat?!! tangan gue semakin gatal untuk membunuh loh semua.


Anton : Jim, sadar Jim?!! ini kampus?!! dan ini teman loh sendiri, jangan bunuh dia?!!


Jimmy : hahahah, teman?!! dia bukan teman gue?!! teman gue itu cuma Jihan, dan loh semua jangan halangin gue suka sama Jihan.


Anton : maafin teman gue Jim, dan loh jangan bunuh kita semua. kata Anton pelan2 memberi tahu Jimmy agar emosinya meredah.


Jimmy : baik2, tapi peringatin teman loh itu?!! jaga mulutnya, atau mulutnya akan gue sobek2 dengan senjata ini?!! bahkan loh sendiri, akan gue bunuh juga. kata Jimmy sambil memainkan senjata ditangannya


Anton segera membawa Reno pergi karna wajahnya sudah sangat pucat dicekik oleh Jimmy.


sementara Jimmy langsung buru2 pergi meninggalkan kampus karna orang2 disekitarnya mulai membicarakan dirinya karna menyerang Reno.


setelah beberapa saat kemudian Jimmy meninggalkan kampus lalu pergi kesuatu tempat untuk meluangkan semua amarahnya disana, karna bayangan pamannya dan orang2 yang dulu merendahkan dan menghina dirinya karna perkataan Reno yang sengaja membuat pikiran Jimmy kembali kacau agar hubungannya dengan Jihan menjadi rusak.


sesampainya Jimmy disana, Jimmy tak henti - hentinya berteriak dan mengombrak - abrik tempat itu dengan harapan emosinya bisa meredah namun pikiran Jimmy semakin kacau hingga beberapa hari Jimmy tidak perna memunculkan wajahnya di kampus dan di tempat kerja.


sementara Reno tetap menjalankan rencana jahatnya agar Jimmy semakin prustasi, sedangkan Martin mulai setrees karna terbayang2 akan anggotanya yang terbunuh semua di tangan Jimmy bahkan tubuh anggotanya habis tak tersisah di cincang habis Jimmy dengan sadis.


ditambah Reno tiba2 datang menemuinya dimarkas membuat Martin semakin histeris dan ketakutan karna mengira orang itu adalah Jimmy yang datang untuk membunuhnya


suara Reno terdengar dari luar yang berteriak memanggil Martin namun Martin tidak menjawab panggil Reno, karna sudah sangat ketakutan lalu bersembunyi didalam lemari membuat Reno menjadi emosi hingga menendang pintu markas Martin dengan keras.


Reno : Martin,,, hoi Martin?!! dimana loh?!! ayo keluar gue mau bicara. Martin tak menjawab


Reno : Martin, ayo keluar?!! atau markas loh gue rusak?!! Martin tetap tidak menjawab


Reno : kurang ajar?!! dimana loh Tin?!! kata Reno sambil menendang pintu markas. barang2 yang ada dimarkas itu di rusak dan dibanting.


Reno : keluar Tin, gue mau bicara sama loh?!! ayo keluar. kata Reno membanting lemari, lalu Martin bersuara


Martin : awwuuhh, hemm hemm hemm?? jangan,, jangan bunuh gue?? gue mohon lepasin gue, gue masih mau hidup.


Reno : oohh, ternyata loh disitu?!! ngapain loh bersembunyi dalam lemari bego'?!!


Martin : to,,, tolong?? jangan sakitin gue, lepasin gue?!!


Reno : kenapa sih loh, kaya orang gila?!!


Martin : Ren,, tolong gue Ren?!! teman2 gue, di bunuh semua sama dia?!! orang itu sangat sadis, bahkan lebih sadis dari mosnter.


Reno : bicara apa sih, loh?!! gue gak ngerti?!!


Martin : hai loh, ini semua gara2 loh?!! teman2 gue, semua mati karna loh?!! loh bajingan, bentar lagi kita semua akan dibunuhnya


Reno : ooohhh, maksud loh Jimmy?? psikopat itu?!! aaahhk, gue gak takut?!! bokap gue banyak orang suruhan yang bisa lindungin gue.


Martin : loh, harus bertanggung jawab?!! loh, harus lindungin gue juga?!! karna gue gak mau mati seperti teman2 gue?!!


Reno : oke, gue akan lindungin loh juga?? tapi loh, harus mau ikutin semua omongan gue?!!


Martin : baik2, tapi gue gak mau berurusan dengan psikopat itu lagi.


Reno : hahahah, loh gak bisa lari lagi sama dia?!!! dan mau gue sekarang loh hancurin dia?!!


Martin : kurang ajar, jadi loh manfaatkan kelemahan gue sekarang?!! apa mau loh, sebenarnya.


Reno : gue mau loh, rusak hubungan Jimmy dengan Jihan?!! buat Jimmy jadi salah paham dengan Jihan?!! gue gak mau tahu, caranya gimana?!! tapi loh harus berhasil.


Martin : gue gak mau, loh aja yang lakuin itu semua?!!


Reno : mau gak mau, loh harus mau?!! atau gue yang bunuh loh sekarang?!! kata Reno sambil mengeluarkan pistol untuk mengancam Martin


Martin : Ren,,, hehehe Ren?!! jangan2?? ko, harus gue sih?!! gak bisa lihat, bentuk gue kaya apa sekarang.


Reno : gue gak perduli?!! makanya, jangan banyak tingkah?!! nurut aja kenapa?!!


kalau gue gak bisa milikin Jihan sampai gue mati, maka mereka harus saling membunuh juga?!! kata Reno sambil menyeret tubuh Martin untuk ikut dengannya pulang?!!!

__ADS_1


__ADS_2