
" hai Han, Marta, Sintia?? apa kabar kalian, Wahh ..?? kalian kelihatan sibuk sekali ya, sampai - sampai tidak sadar kalau aku datang??. sapa Gilang ketika dia datang kekantor Jihan dan kedua temannya untuk memberi informasi tentang misteri dalam koper yang sudah terukap.
" hai Gilang...?? maaf, kami tidak dengar loh tadi datang??. sapa Sintia pada Gilang.
" iyya Gil...? kami akhir - akhir ini seperti sibuk sekali, maaf ya?? oiiyya, silahkan duduk Gil..??. kata Jihan sambil mempersilahkan Gilang untuk duduk.
katika Gilang sudah melangka menuju kursi, Marta tiba - tiba teringat tentang misteri dalam koper lalu segera kembali bertanya.
"hai Gil...?!! gimana soal misteri dalam koper itu, apa polisi sudah mengungkapnya??. tanya Marta tanpa basa - basi pada Gilang.
" astaga Mar...?!! baru juga Gilang datang, loh langsung tanya itu lagi??. kata Sintia yang kesal karna Marti tiba - tiba tentang misteri dalam koper, sementara Sintia masih ngeri untuk mendengar hal itu lagi.
" apa sih Sin..?? emang gak boleh, gue kan masih penasaran??. kata Marta pada Sintia
" udah, teman - teman?? jangan ribut karna soal itu saja, biarkan Gilang duduk dulu??. kata Jihan untuk menghentikan keributan yang ditumbulkan oleh kedua temannya.
__ADS_1
" iyya, aku juga datang kesini?? untuk kasi kabar, tentang itu juga sih??!. kata Gilang pada mereka setelah duduk, yang membuat Marta semakin penasaran. lalu kembali bertanya.
" oh ya...? kalau gitu, ayo cepatan cerita?? gue udah gak sabar dengarnya??. ucap Marta yang menyuruh Gilang untuk segera bicara.
" kata polisi, tulang kerangka manusia yang ada dalam koper itu?? adalah berjenis kelamin perempuan??. kata Gilang yang belum menjelaskan semua ceritanya yang semakin membuat Marta jadi gak sabaran.
" terus - terus Gil..? apa lagi, ayo dong buruan?? jangan bikin gue tembah penasaran??. ucap Marta pada Gilang.
" dalam koper itu, polisi juga menemukan identitas korban?? fotonya, sudah luntur?? tetapi, polisi berhasil mengidentifikasi?? dan nama korban bernama Lydia, dan perempuan itu masih seumuran dengan kalian??. kata Gilang yang menjelaskan.
" astaga, apa ini?? Lydia teman kita, Han...Sin....?? tapi gak mungkin, kalau itu dia??. ucap Marta dengan raut wajah yang sangat cemas.
" ya Tuhan, moga saja?? bukan dia, yang menjadi korban pembunuhan??. kata Jihan sambil berdoa, agar korban itu bukan Lydia sahabatnya.
" Gil...?? apa loh, ada barang - barang lain?? yang di kasi sama polisi, sama loh??. tanya Marta pada Gilang untuk memastikan kalau dia memang bukan Lydia teman mereka.
__ADS_1
" iyya, ada?? nih,". kata Gilang sambil menunjukan barang yang di minta Marta padanya.
Sementara Jihan, Marta dan Sintia, setelah melihat barang yang di tunjukan Gilang, langsung terkejut. karna ternyata barang itu adalah barang tanda persahabatannya dengan Lydia dulu, yang sengaja di couple agar persahabatan mereka sangat berharga melebihi batas sebagai hubungan persaudaraan.
" astaga, ini...?? barang, gak mungkin?? ini pasti cuma mimpi??!. ucap Jihan yang seakan tidak percaya dengan apa yang ditunjukkan Gilang padanya.
" Han...Mar...?? ini barang couple kita dengan Lydia kan, sebagai tanda persahabatan kita??. kata Sintia yang kaget melihat barang yang ditunjukkan Gilang.
" astaga, apa ini karjaan Jimmy?? waktu itu, dia sangat tidak stabil?? tapi kenapa, dia tegah membunuh Lydia seperti ini??. ucap Marta yang menuduh Jimmy yang melakukan pembunuhan ini pada Lydia.
" mungkin, Jimmy lakukan ini?? waktu Jihan masih menghilang, dan Jimmy jadi gelap mata?? lalu membunuh Lydia, tanpa ampun??. kata Marta lagi yang semakin menuduh Jimmy yang melakukan pembunuhan pada Lydia. membuat Jihan di penuhi rasa amarah, lalu menaruh banyak pertanyaan pada Jimmy.
" kalau ini memang kerjaan Jimmy, gue tidak akan maafkan dia??. ucap Jihan yang dipenuhi amarah.
" tenang Han, kalau ini memang kerjaam Jimmy?? loh gak bisa langsung membenci dia, karna waktu itu?? Jimmy memang benar - benar, di penuhi emosi dan amarah??. apa lagi waktu itu, loh juga menghilang karna Lydia dan Reno dulu?? dan Jimmy pasti semakin kacau??. ucap Sintia yang menenangkan amarah Jihan.
__ADS_1
" yaudah guys, jangan bahas itu terus?? nanti kerjaan kalian, jadi gak beres?? tuh masih banyak". ucap Gilang untuk mengalihkan perhatian mereka, agar tidak larut dalam kesedihan mengingat sahabatnya yang Lydia terbunuh.
......terima kasih🙏🙏🙏......