
" bagai mana, Mar...?? Jimmy udah datang". tanya Sintia
" hmmm...?". jawab Marta setelah mengangguk
" terus, apa dia bilang...?". tanya Sintia lagi
" kita di suruh masuk, bebasin Jihan..??". tapi kita tunggu Jimmy, pancing Rico dulu". baru kita masuk, sekalian bebasin Gilang". jawab Marta
" oke, gw setuju...?". timpal Sintia
" kita sekarang, masuk lewat pintu samping...? karena kita, tidak mungkin lewat jendela". sambung Marta
" oke, Mar...?? gw ikut loh aja". bisik Sintia yang mengikuti Marta dari belakang.
" hoi, bajingan...! keluar kau, ini gw udah datang". teriak Jimmy memanggil
" Dooorrr...DDooorrr...!! " hai, keluar kau...??" jangan bersembunyi seperti pengecut, ayo keluar hadapi gw". teriak Jimmy lagi sambil menembak agar Rico mendengar
" kurang aja, siapa orang yang berani mengganggu ke senangan ku". hai, kalian..! jaga dia, jangan sampai lolos". ucap Rico sebelum pergi
__ADS_1
" ba...baik, tuan...?". sahut para anak buah Rico kompak.
" Sin, ini lah saat nya kita masuk..?". ucap Marta sambil mengajak Sintia masuk
" oke, Mar...?". sahut Sintia
" a..apa gw tidak salah dengar, ini suara...??". belum sempat Jihan menyelesai kan omongan nya Marta dan Sintia sudah datang menolong.
" Han, loh gak apa² kan...?". tanya mereka berdua setelah sampai dan segera membebaskan Jihan
" iya, gw tidak apa²...??. oiiyya di luar, siapa yang bertiriak..?? ko gw kaya' kenal". ucap Jihan sambil bertanya
" udah, loh bakal tahu sendiri..? mending sekarang segera keluar dari tempat ini". sahut Marta
" iya, tapi kita juga harus hati²...?". karena sekarang di luar berbahaya". timpal Marta
" oke...?". imbun Jihan dan Sintia
sementara ketiga teman Jimmy mulai menyerang para anak buah Rico diam², sedangkan Rico berlari keluar menemui orang yang sudah berteriak.
__ADS_1
setelah ia keluar, Rico sangat terkejut dengan apa yang di liat nya. karena orang yang di kira telah mati, ternyata masih hidup dan kini sudah berdiri di hadapan nya dengan tatapan mematikan.
" ada apa bajingan, kau terkejut meliat gw masih hidup..? kau pikir gw udah mati". ucap Jimmy yang menatap Rico penuh amarah
" Dooorr...!! tanpa aba² Rico langsung menembak Jimmy namun tembakan nya, masih bisa di hindari oleh Jimmy.
" Dooorr...Dooorr...Dooorr...!! Rico menembak lagi, namun tembakan nya tidak ada yang dapat mengenai Jimmy, semua nya meleset. sampai pistol yang di guna kan Rico kehabisan peluru,
" gilaran mu sudah selesai, kini gilaran ku". ucap Jimmy sambil mengeluar kan senjata adalan nya.
" kau...kau, mau apa dengan benda itu..!! teriak Rico yang mulai ketakutan melihat senjata yang di keluar kan Jimmy
" ini lah, senjata yang gw pakai untuk mencincang habis saudara kembar kau". dan kau pun juga akan merasa kan nya". ucap Jimmy yang mulai melangkah pelan² mendekati Rico
" kau, benar² psikopat...?". teriak Rico sambil mencari peluruh tambahan untuk menembak Jimmy
" hahaha, kau tak akan selamat dari ku..? karena kau telah membangun kan singa yang udah lama tidur". timpal Jimmy yang semakin mendekat
__ADS_1
Bersambung...
...terima kasih🙏🙏🙏...