
Keesokan harinya di mana Jihan berangkat ke kantor menggunakan mobilnya, pada saat itu juga Marta menelpon bahwa ada seseorang yang ingin menawarkan kerja sama.
" hallo Han, good morning?? sapa Marta dalam panggilan telponnya.
" iyya Mar...?? Morning too, ada apa?? ko, telpon gue pagi - pagi?? jawab Jihan sambil bertanya pada Marta
" gini Han, gue mau kasi kabar?? kalau ada seseorang dari PT. Jaya Murni menawarkan pada kita kerja sama?? jawab Marta dengan nada yang sangat senang
" hhaa, yang benar loh Mar...?? loh gak bercanda kan?? tanya Jihan dengan sedikit kaget pada ucapan temannya.
" ya ampun Han, masa gue bercanda sih?? ini kan klein pertama dalam bisnis yang kita buat bersama. jawab Marta untuk menyakinkan Jihan
" waahh, gue senang banget dengarnya?? terus dimana kita bisa ketemu orang itu?? ucap Jihan dengan perasaan penuh kebahagiaan, lalu bertanya lagi pada Marta
" di kantornya Han, tapi loh tenang aja?? berkas - berkasnya udah gue beresin semua, tinggal kita bertiga berangkat secepatnya ke sana?? jawab Marta membuat Jihan semakin senang
" waahh Mar...?? loh cekatan juga yaa, yaudah kita ketemu di kantor?? baru kita berangkat bareng ke sana?? kata Jihan sambil memuji Marta karna merasa senang sekali setelah panggilan telpon di akhiri.
setelah beberapa saat kemudian Jihan dan kedua temannya akhirnya bertemu, lalu mereka berangkat bersama dalam kesenangan karna mendapat klein pertama selama menjalankan usahan kecil - kecilanya.
30 menit mereka menempuh perjalanan menuju kantor PT. Jaya Murni dalam suasana hati yang ceria hingga akhrinya mereka bertiga sampai juga di depan kantor itu.
Jihan sangat dekdekan karna ini baru pertama kalinya dia ingin melakukan presentasi dengan perusahaan besar, apalagi di depan orang - orang yang sudah berpengalaman membuat Jihan semakin dekdekan.
__ADS_1
" aduh guys, gue dekdekan nih?? mau ngomong apa nanti gue di dalam?? kata Jihan dalam keraguannya
"iyya Han, gue juga begitu?? tapi mau gimana lagi, ini kesempatan yang sangat bagus buat kita dan perusahaan kita. jawab Sintia untuk memberi semangat pada Jihan
" iyya Han, mau gak mau?? kita harus melakukan ini, loh harus percaya diri?? dan loh tidak sendiri, gue sama Sintia kan ada di sini temani loh?? kata Marta untuk membangkitkan kepercayaan diri Jihan
" yaudah teman - teman, kalau gitu kita berdoa dulu sebelum masuk?? kata Jihan sambil mengambil nafas dalam lalu menghempaskannya, lalu kemudian mereka berdoa. baru setelah itu mereka bertiga akhirnya masuk untuk memberikan presentasi terbaik mereka.
sesampainya Jihan dan teman - temannya di dalam ruangan meeting, mereka bertiga di sambut dengan baik. namun yang membuat Jihan sangat tidak menyangka, pemilik perusahaan PT. Jaya Murni itu ternyata sangat mirip dengan wajah Reno teman kampusnya dulu, begitupun kedua teman Jihan juga sangat kaget karna setahu mereka Reno sudah mati sejak lama, karna di bunuh oleh Jimmy.
" Reno...!! kata Jihan yang kaget melihat pemilik perusahaan itu.
" iyya, loh Reno kan?? kata kedua teman Jihan yang juga kaget melihat pemilik perusahaan itu
" engga, kami pasti cuma salah orang?? kata Jihan untuk menghilangkan ketegangan
" oohh, oiyya perkanalkan nama saya Riko?? pemilik perusahaan ini, dan saya datang dari kuala lumpur?? kata Riko sambil memperkenalkan dirinya pada mereka
" oohh, sa... saya Jihan?? dan ini teman - teman saya Marta dan Sintia?? jawab Jihan sambil memperkenalkan kedua temannya
" hai...?? oiiyya silahkan duduk?? sapa Riko sambil mempersilahkan mereka duduk.
namun mereka berusaha menyembunyikan ke gelisahan dalam presentasi terbaik mereka, sampai pada akhirnya presentasi Jihan selesai juga dan seseorang yang sangat mirip dengan Reno itu menyetujui dan ingin bekerja sama dengan perusahaan Jihan dan kedua temannya
__ADS_1
" waahh, presentasi kalian sangat bagus?? saya sangat menyukainya, dan selamat bekerja sama?? kata Riko yang menyetujui kerja samanya dengan perusahaan Jihan dan kedua teman Jihan.
" ya... yang benar pak?? tanya Jihan yang sedikit gugup.
" iyya, saya serius?? karna saya pikir kalian orangnya pekerja keras dan cukup di percaya. ucap Riko di iringi senyum manis yang membuat Marta jadi tertarik.
" waah, makasi pak?? kepercayaan yang bapak berikan pada kami, tidak akan kami sia - siakan?? jawab Marta sambil menjabat tangan Pak Riko
setelah beberapa saat kemudian Jihan dan kedua temannya akhirnya kembali dari perusahaan PT. Jaya Murni, Jihan tidak henti - hentinya kepikiran oleh sosok Pak Riko, dalam pikiran Jihan berkata
" kenapa pemilik perusahaan itu, mirip sekali dengan Reno?? apa, Reno punya saudara kembar?? tapi, selama gue berteman sama Reno?? dia tidak perna bilang, kalau dirinya punya saudara?? apa lagi, saudara kembar?? kata Jihan dalam pikirannya
seketika lamunan Jihan terhenti ketika Marta dan Sintia mengagetkannya.
" hoi, ngelamunin apa sih?? teriak Marta
" tau tuh, Han..?? ngelamunin apa?? sambung Sintia
" ini guys, gue kepikiran sama pemilik perusahan itu tadi?? kenapa wajahnya, mirip sekali sama Reno?? jawab Jihan sambil bertanya pada temannya
" oohh itu, udah Han..?? apa loh jadi naksir sama dia, karna mirip sama Reno?? ucap Marta pada Jihan
" iyya sih, mirip banget?? tapi kelakuan mereka jauh berbeda, aaahhkk gak mungkin lah?? kalau Reno punya saudara kembar?? kata Sintia dengan suara penuh pertanyaan.
__ADS_1
...terima kasih🙏🙏🙏...