Academy Special Ability

Academy Special Ability
Episode 18


__ADS_3

"Astagaa!!! Aku lupa" Ucapku berteriak.


"Apa?"


"Seharusnya sekarang aku sudah berada di depan rumah Rachel"


"Hah??"


"Tadi kami pisah karena dia ada urusan dan janji akan bertemu lagi setelah setengah jam"


"Owh, apa kalian mau balik ke Academy?"


"Tentu saja ini kan sudah sore"


"Baiklah, aku ikut"


"Hmm mengherankan"


"Apanya?"


"Bukannya kau bilang tadi mau pergi ke rumah mu tapi dari tadi kita sudah banyak melewati rumah dan kau tidak berhenti di mana pun, malahan kau selalu bersama ku"


"Ah ya..Itu karena aku tidak jadi pulang! Dan seperti yang kau bilang tadi ini sudah sore sebaiknya kita segera kembali"


"Benarrr! Ayo pergi"


Aku dan Kevin pun pergi menuju rumah Rachel. Sebelum sempat sampai ternyata Rachel sudah menghampiri duluan.


"Sherryl"


"Rachel, apa kau mencari ku dari tadi"


"Tidak, aku pikir kau yang mencari ku. Aku baru saja tiba di sini sudah kuduga setengah jam tidak akan cukup mendengar celoteh paman dan bibi ku"


"Haha jadi bagaimana kau bisa lolos?"


"Aku bilang mau ke kamar mandi tapi sebenarnya aku kabur"


"Apakah mereka tidak akan panik?"


"Itu sudah biasa, mereka juga tahu kalo aku sudah izin ke kamar mandi pasti aku sudah tidak berada di sana lagi"


"Walaupun berulang kali mereka tetap memberi mu izin?"


"Benar, memang seperti itulah paman dan bibi ku"


"Itu menarik"


"Yeah, omong-omong Kevin bagaimana kau bisa bersama dengan Sherryl?" Tanya Rachel ketika sadar dengan Kevin yang sedang berada di samping ku.


"Kami bertemu di jalan" Jawab Kevin


"Benar. Dia bilang mau pergi ke rumah nya tadi nyatanya gak jadi, jadi dia mau ikut balik ke Academy"


"Rumah? Kevin kan tetangga ku"


"Apaa?"


"Yup, rumah Kevin tepat di sebelah rumah ku"


Rachel pun menunjuk rumah cat abu-abu tepat di samping rumahnya.


"Jadi kalian tetanggaan?"


"Benar, biarpun begitu kami bukan teman masa kecil"


"Kevin apa maksudnya ini! Kau membohongi ku?"


"Apa? Aku tadi mau pergi ke rumah nenek ku. Rumah nya kan juga termasuk rumah ku" Jawab Kevin dengan wajah tidak bersalah.


"Huh.. Terserah lah aku gak peduli!!!"


"Kalian membahas apa sih aku gak ngerti?" Tanya Rachel heran melihat aku dan Kevin

__ADS_1


"Huft... Sudahlah kita kembali saja ke Academy, ini sudah sangat sore"


"Baiklah"


Kami pun kembali ke academy, sesampainya di academy aku dan Rachel pun menuju ke kamar asrama dan langsung berbaring.


"Ah, hari ini sangat menyenangkan. Makasih ya kau sudah menemaniku melihat-lihat"


"Santai Sherryl, kita kan teman. Jadi kau sudah mencicipi kue buatan mama ku?"


"Astaga! Aku hampir lupa, untung kau ingetin"


Aku pun segera mengambil kotak makan dari mama nya Rachel dan mencicipi kue yang ada di dalam nya.


"Hmmm delicious! Ini sangat enak Rachel"


"Haha...Tentu saja sudah ku bilang kan mama ku itu pinter masak"


"Kau benar"


"Omong-omong Rachel aku teringat percakapan ku dengan Kevin saat jalan-jalan tadi"


"Apa?"


"Dia bilang setiap murid di Academy ini mewarisi ability nya dari orang tua mereka"


"Itu benar, aku juga seperti itu"


"Benarkah!!"


"Iya, Papa ku juga bisa terbang seperti ku sedangkan Mama ku hanyalah orang biasa. Makanya aku adalah pengguna ability darah campuran"


"Jadi dulu nya mama mu itu orang dari dunia ku?"


"Benar, dia bertemu dengan Papa ku di dunia mu dan saat mereka memutuskan hidup bersama, mereka pun pindah ke sini"


"Apa karena hanya salah satu pihak pengguna ability makanya disebut darah campuran?"


"Iyaa, dan sangat jarang ditemui yang merupakan keturunan darah murni"


"Eric dan Zwetta"


"Benarkah!!"


"Yup, mereka berdua adalah keturunan darah murni"


"Oleh karena itu, mereka lebih unggul ya?"


"Bisa dibilang seperti itu, keturunan darah murni mempunyai ability yang lebih unggul daripada darah campuran"


"Tapi bagaimana dengan ku, orang tua ku tidak mempunyai ability sama sekali"


"Bagaimana mungkin? Kalau kau mempunyai ability berarti kau mewarisinya dari orang tua mu!"


"Tapi mereka memang tidak memiliki nya dan yang ku tahu hanya lah aku mewarisinya dari kakek ku"


"Kakek mu? Tidak pernah aku dengar keturunan ability diwarisi dari kakek"


"Entahlah"


TOK..TOK...TOK


Suara ketukan pintu membuat ku dan Rachel berhenti bicara dan Rachel langsung pergi membuka pintu.


"Iya, ada apa?"


"Hai... Kalian Sherryl dan Rachel bukan?"


"Benar" Jawab ku dan Rachel serempak


"Salam kenal, nama ku Joy kamar ku tepat di sebelah kalian dan aku adalah pengguna ability bernafas dalam air"


"Ah ya! Salam kenal"

__ADS_1


"Aku belum pernah melihat mu sebelumnya" Tanya Rachel


"Benar, sebenarnya aku baru pindah ke sini. Sebelumya aku sekamar dengan Zwetta"


"Lalu mengapa kau malah pindah?" Sekarang giliran ku yang bertanya.


"Zwetta ingin sendiri jadi dia menyuruh ku pindah"


"Dan kau menurutinya!?"


"Aku tahu pasti kalian mengganggap ku bodoh tapi aku itu fans berat nya Zwetta jadi aku tidak mau menyusahkan nya lagipula aku udah senang banget dia mau sekamar dengan ku sebelumnya"


"Mungkin Zwetta sedang ingin sendiri" Hibur ku karena tidak tahu harus berkata apa.


"Iyaa"


"Tapi bagaimana kau mengenal kami?" Tanya Rachel


"Siapa yang tidak mengenal orang yang sudah menjalankan misi ke hutan terlarang!"


"Jadi semua orang sudah mengetahui nya?" Tanya Rachel antusias.


"Tentu saja"


"Wow jadi kita sudah terkenal Sherryl"


"Aku rasa itu bukan sesuatu yang harus dibanggakan"


"Ah ya! Aku hampir lupa mengatakan nya"


"Apa?"


"Selain menyapa kalian aku juga mau memberitahu sesuatu"


"Tentang?"


"Sebelum nya boleh kah aku masuk?"


"Ah, maafkan kami. Silahkan masuk"


Karena keasyikan ngobrol kami malah dari tadi berbincang di depan kamar. Kami pun mempersilahkan Joy masuk bersama kami dan dia langsung menutup pintu kamar.


"Sepertinya hal yang serius sampai kau menutup pintu" Tanya Rachel


"Benar, aku juga mendengar nya saat aku melewati ruangan Miss Azura"


"Emangnya apa yang kau dengar?" Tanya Rachel kesekian kalinya


"Aku mendengar kata nya hari ini ada penyerangan dari kelompok Dankers"


"Dankers?" Tanyaku


"Mereka adalah pengguna ability kegelapan" Jawab Rachel


"Emangnya ada ability kegelapan?"


"Aku juga tidak tahu tapi seperti itulah rumor yang beredar tentang mereka"


"Dimana mereka melakukan penyerangan?"


"Di daerah perbatasan"


"Tapi mengapa mereka melakukan itu?"


"Karena mereka membutuhkan darah dari pengguna ability untuk menambah kekuatannya, oleh sebab itu mereka akan membunuh pengguna ability yang mereka temui"


"Itu sangat mengerikan"


"Dan aku juga sempat dengar mereka masih melakukan penyerangan sehingga para senior sedang menuju ke sana untuk membantu para penjaga"


"Kalau senior pergi, bagaimana dengan latihan kita?" Tanyaku karena teringat kami akan dilatih oleh para senior besok.


"Aku juga tidak tahu".

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2