Academy Special Ability

Academy Special Ability
Episode 19


__ADS_3

"Kalian membahas apa?" Tanya Joy


"Ah bukan apa-apa kok" Jawab ku karena aku rasa hal itu tidak perlu diketahui oleh Joy.


"Baiklah...Ternyata asyik juga mengobrol dengan kalian, sudah larut aku akan kembali ke kamar ku"


"Iyaa, terima kasih ya atas informasinya"


"Santai saja(^^) aku senang kok berbagi cerita dengan kalian"


Setelah mengatakan kalimat itu Joy pun kembali ke kamar nya.


"Oh ya Rachel sampe mana kita tadi?"


"Apanya?"


"Jadi apa karena itu Zwetta suka dengan Eric?"


"Owh maksud mu karena mereka sama-sama keturunan darah murni ya"


"Iyaa"


"Ya itu salah satu nya, karena Zwetta merasa tidak ada yang pantas mendampingi Eric kecuali dirinya"


"Salah satunya? Berarti masih ada lagi dong!?"


"Mereka juga teman masa kecil. Orang tua mereka berhubungan baik bahkan mereka juga pernah membahas agar Zwetta dan Eric bertunangan"


"Wow hebat!!!"


"Itu gak hebat Sherryl! Malahan semua orang gak setuju kalo Eric sama Zwetta"


"Lho kenapa? Bukankah mereka pasangan serasi?"


"Kau bertanya karena memang gak tahu?!"


"Ya?"


"Huft...Zwetta kan sangat judes banyak orang yang tidak suka pada nya sedangkan Eric itu idola para cewek bisa dibilang dia cowok paling populer, siapa juga yang mau cowok nya dipasangkan dengan cewek lain" Jelas Rachel panjang lebar.


"Jadi maksudnya Eric milik bersama dan tidak boleh dimiliki?" Tanyaku bingung.


"Tidak sampe seperti itu sih tapi masalah utama nya ada pada Eric"


"Kenapa?"


"Dia itu gak peduli dengan yang namanya cewek. Kau juga sudah lihat kan dia sangat dingin dan cuek dengan lingkungan sekitarnya"


"Aku tahu itu, tapi kenapa dia seperti itu? Maksudku apa dia membenci cewek?"


"Aku juga tidak tahu tapi sejauh aku mengenal nya, aku pernah dengar dia sangat cuek semenjak orang tua nya berpisah. Kata nya mama nya Eric pergi dengan laki-laki lain"


"Jadi begitu ya, entah kenapa aku merasa kasihan padanya"


"Tapi Sherryl dari dulu aku penasaran, apa kau tidak tergoda dengan ketampanan nya"


"Maksud mu?"

__ADS_1


"Dia itu kan sangat tampan, masa sebagai perempuan kau tidak terpikat sama sekali"


"Entahlah, aku tidak terlalu peduli hal itu. Dia memang tampan tapi sejak pertemuan pertama kami entah kenapa aku malah ilfeel dan nganggap dia biasa-biasa aja"


"Pertemuan pertama kalian seperti apa sih?"


"Kalo aku cerita sekalipun kau tidak akan percaya"


"Memangnya kenapa?"


"Kau kan tertarik pada nya jadi jikalau ada hal buruk mengenai nya, itu tidak akan diterima akal mu"


"Ha? Apa sih? Bikin penasaran aja"


"Haha... Sudah sangat larut. Ayo tidur, besok kan kita mau berlatih"


"Ya udah deh lagipula aku juga sudah mengantuk"


Aku dan Rachel pun berbaring di ranjang kami masing-masing dan saat aku hendak terlelap aku pun teringat percakapan Joy tentang ability kegelapan.


"Rachel kau sudah tidur?" Tanya ku dalam posisi masih berbaring.


"Belum, aku memang mengantuk tapi mata ku susah sekali mau pejam"


"Menurut mu apa ability kegelapan memang ada?"


"Entahlah...Soalnya dari kecil sampe sekarang aku hanya mendengar kalo ability itu hanya rumor belaka, tapi sebenarnya aku pernah mendengar.... Sherryl kau sudah tidur?"


Aku tidak sadar ternyata sudah terlelap ketika Rachel sedang menjawab pertanyaan ku.


*


*


*


Keesokan paginya Aku pun bangun dari tidur nyenyak ku dan langsung membangunkan Rachel.


"Rachel, cepat bangun ini sudah pagi kita harus pergi ke ruangan tempat kita dilatih"


"Aiss ..Ini Kan masih pagi bangettt! Kita pergi sebentar lagi aja biarkan aku tidur dulu"


"Ayolah!!! Nanti kita telat" Ucap ku sambil menarik tangan Rachel agar bangkit dari ranjang nya.


"Biarkan aku tidur 10 menit saja, kau tidak tahu semalam aku tidak bisa tidur"


"Ayo dong! Nanti juga kantuk mu akan hilang"


Karena terus kutarik Rachel pun akhirnya bangun dan membersihkan muka nya ke kamar mandi. Kami pun segera pergi ke ruang latihan khusus yang disiapkan oleh Miss Azura.


"Ternyata kita cepat sekali datang! Belum ada satu pun para pemimpin di sini"


"Kan sudah kubilang ini kecepatan, kau tidak tahu kalo aku ini masih mengantuk, Hoamh..... Jawab Rachel menguap.


"Hehe, soal nya aku tidak sabar. Tapi ruangan ini sangat keren, padahal dari luar seperti gedung biasa tapi di dalam nya ternyata padang rumput yang luas"


"Iya kau benar, anginnya juga sangat sejuk yang membuat ku tambah mengantuk"

__ADS_1


"Selamat pagi Sherryl, Rachel" Sapa Gabriel yang baru memasuki ruangan.


"Selamat pagi juga Gabriel" Jawab ku dan Rachel bersamaan.


"Sepertinya kalian sangat bersemangat hari ini"


"Tidak, hanya Sherryl" Jawab Rachel dengan menguap lagi.


"Haha, yah...Kau seperti orang yang sudah tidak tidur selama seminggu Rachel"


"Memang, kemarin aku sangat susah tidur dan baru terlelap beberapa jam yang lalu tapi teman sekamar ku ini malah menyeret ku ke sini"


"Haha.. Sherryl memang sangat bersemangat ya"


"Bukan seperti itu kok, aku cuman mau lebih mengenal hal yang baru aja di sini"


"Ternyata udah pada hadir ya!" Ujar Ashton memasuki ruangan yang disusul oleh pemimpin lainnya.


"Cepat juga kalian datang, aku pikir kalian akan telat" Ujar Zwetta menatap aku dan Rachel sinis.


"Hei Zwetta aku akan memaafkan mu kali ini karena aku sedang gak mood melayani bualan mu itu" Ucap Rachel menguap entah yang udah ke berapa kalinya.


"Huh!!"


"Tapi bukankah para senior tidak ada di sini jadi kita akan dilatih oleh siapa?" Ucap ku membuka topik percakapan.


"Apa maksud mu Sherryl? Emangnya para senior kemana?" Tanya Ashton


"Kemarin Joy bilang kalo ada penyerangan di daerah perbatasan. Oleh karena itu, para senior ikut turun tangan membereskan nya"


"Joy?"


"Iya dia Joy yang kau kenal Zwetta, teman sekamar mu"


"Mengapa kalian bisa saling mengenal?"


"Dia pindah ke sebelah kamar ku dan Rachel"


"Siapa yang melakukan penyerangan?" Celetuk Eric.


"Pengguna ability kegelapan"


"Maksudmu para Dankers? Emangnya mereka benar-benar pengguna ability kegelapan?" Ujar Zwetta


"Aku juga tidak tahu tapi kata Joy dia mendengar nya saat melewati ruangan Miss Azura"


"Jadi kalo senior tidak ada di sini bukankah kita tidak akan jadi dilatih? Sebaiknya kita pergi saja" Ujar Kevin semangat.


"Siapa bilang kau boleh pergi?!" Ucap seseorang dengan postur tubuh yang tinggi dan kekar memasuki ruangan.


"MR.CORNER!!!!!" Teriak Zwetta histeris.


"Ha? Apa?Mr siapa?"ucap ku bingung


"Halo semua nya, saya adalah Mr.Corner senang bertemu dengan kalian".


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2