Academy Special Ability

Academy Special Ability
Episode 6


__ADS_3

"Maksud nya?"


"Kalau Eric itu sedingin es, maka Gabriel itu sehangat matahari. Inti nya dia itu sangat bersahabat. Tapi, walaupun seperti itu aku lebih suka sih yang cool kayak Eric"


Di tengah Rachel dan aku sedang berbicara, seseorang pun datang mendekati kami berdua.


"Hai Rachel😁" Ucap seseorang dengan senyuman yang sangat manis menurut ku


"Wah...kami baru saja ingin menyapa mu dan ternyata kau sudah datang duluan"


Ternyata Gabriel sudah datang menghampiri kami duluan.


"Ya?"


"Gabriel kenalin ini Sherryl, dia adalah anggota baru di gedung ini.


Dan Sherryl seperti yang ku cerita kan tadi ini adalah Gabriel"


Rachel pun memperkenalkan diri kami masing-masing.


Gabriel pun mengulurkan tangan nya kepadaku.


"Senang bertemu dengan mu Sherryl"


"iyaa, mohon bantuannya mulai sekarang"


Aku pun menyambut hangat tangan Gabriel dengan tersenyum.


"Ekhemmmm"


karena kaget dengan deheman dari Rachel, aku pun sontak melepaskan genggaman tangan ku dengan Gabriel.


"Aku rasa kalian sudah berkenalan jadi kita bisa pergi bukan Sherryl?" Tanya Rachel kepadaku.


"Tentu..."


"Baiklah. Kami pergi dulu Gabriel, aku masih mau menunjukkan Sherryl tempat yang belum kami kunjungi"

__ADS_1


"Iya silahkan🙂"


Kami berdua pun pergi meninggalkan Gabriel. Saat aku berbalik ke arah belakang entah perasaan ku kalo Gabriel melambaikan tangan nya kepada ku dan berkata"sampai ketemu lagi".


.


.


.


Rachel pun membawa ku ke taman bunga di belakang gedung tempat aku berlatih tadi, dan memang di setiap gedung terdapat masing-masing taman di belakang nya.


"Rachel, mengapa aku merasa kau terburu-buru tadi?"


"Hmm apa jangan-jangan kau masih belum puas menikmati momen dengan Gabriel 😏"


"Tentu saja tidak!"


"Aku rasa dia menyukai mu"


"Siapa lagi kalo bukan Gabriel"


"Tidak lucu Rachel. Mana mungkin lah"


"Dia memang sangat ramah pada semua orang, tapi saat aku lihat cara dia menatap mu tadi itu berbeda dari yang biasanya. Dan aku rasa bahkan belum pernah dia melakukan seperti itu pada orang lain"


"Kau kebanyakan nonton film kali, emang nya ini Drakor apa?"


"Walaupun aku jomblo tapi sebagai seorang wanita aku ini sangat peka tau!!"


"Ya..ya..ya.. Terserah lah"


"Ya udah kalo gak percaya, kalo ucapan ku benar kau harus turutin apapun permintaan ku!"


"Hmmm"


"Aku mau bertemu dengan Zwetta dulu ada yang ingin aku bicarakan"

__ADS_1


"Iya, pergilah"


"Apakah kau mau ikut?"


"Aku rasa lebih baik aku tunggu disini saja, soalnya aku mau istirahat sebentar"


"Baiklah"


Rachel pun pergi meninggalkan ku sendirian.


Aku pun duduk di salah satu kursi di taman itu sambil menikmati pemandangan bunga bunga yang ada di sana.


Karena angin yang sangat sejuk, aku pun memejamkan mata ku dan beberapa menit kemudian aku pun langsung tertidur.


.


.


.


"Hei" Ucap seseorang sambil memercikkan air ke arah ku


Aku ku pun langsung terbangun dan melihat di depan ku sudah berdiri seorang laki-laki yang tinggi nya ku rasa hanya sebahu ku.


"Siapa ya? Apakah kau tersesat?"


"Kau pikir aku anak kecil apa? Mentang-mentang kau lebih tinggi dari ku, kau malah seenaknya memperlakukan ku seperti anak kecil!!" Jawab nya marah


"Maaf kan aku, aku tidak bermaksud seperti itu"


Aku pun refleks duduk di hadapan laki-laki itu sambil memohon maaf.


"Haha...Kau tidak perlu sampai harus melakukan itu,bodoh!" Ujarnya dengan tertawa terpingkal-pingkal


Mendengar nya tertawa seperti itu aku pun langsung berdiri dengan muka merah padam mengingat hal yang barusan aku lakukan.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2