Adventure Of Two Worlds

Adventure Of Two Worlds
sekolah (3)


__ADS_3

Cerino dan Rega menepati janji mereka dengan mentraktir semua murid - murid di kelas karena sudah mau melindunginya tadi.


Di kantin sekolahan Blue Guardian, anak kelas 3C banyak sekali yang membeli makanan aneh - aneh. Ada yang memesan steak, ada yang sedang menunggu pesanan 20 porsi kentang goreng, bahkan ada juga yang memesan semua makanan di menu.


"Woy Cerino. Uang judimu dapat berapa?" tanya Nino


Nino khawatir jika uang haram yang Cerino punya tidak cukup untuk membayar semua pembelian siswa kelas 3C. sebagai ketua kelas pasti dia akan kena imbasnya kalo ada murid kelas 3C yang terkena masalah disebabkan tidak membayar. Salahsatu kerugian jadi ketua kelas. Kau tidak kena masalahnya, tapi masih tetap terseret masalahnya.


"cukup sih kayaknya." jawab Cerino


"iya kok cukup." jawab Rega juga


mereka berdua hanya terkena luka lebam di muka akibat perkelahian tadi, sedangkan Nino, sepertinya dia yang paling parah. Mata kirinya memerah, sedangkan mulutnya sedikit mengeluarkan darah.


"sorry yah bro."


"aku enggak ikutan join tadi." ucap Vall


Vall duduk di meja bersama Nino, Cerino, Rega dan Adalvino. Mereka berlima adalah pentolan kelas 3C. Jika kelas 3 akan tawuran dengan sekolahan lain atau gank lain di luar sekolah pasti mereka bakalan ikut.


"aku saja baru beberapa kali melakukan pukulan padahal." kata Adalvino sambil melihat tinjunya yang sedikit bengkak


"kalo kita sih aslinya tidak apa - apa."


"sebab kena hajar kak Marcela, jadi kami tidak baik - baik saja." ucap Cerino sambil memegangi pipi kirinya


Rega yang mendengar perkataan Cerino barusan juga memegangi perutnya. Kak Marcela menghajar Cerino dengan memukul perutnya lalu mukanya hingga terpental ke belakang, sedangkan Rega cuman ditendang hingga terpental ke belakang saja. Untungnya si Cerino masih sempat menangkis pukulan kak Marcela yang mengarah ke perutnya.


sekilas, Vall melihat murid - murid sekolah Blue Guardian yang sedang membeli makanan di kantin. makanan yang mereka beli pasti makanan mewah seperti makanan yang ada di kafe - kafe.


Seberapa kaya orang yang mendanai sekolah Blue Guardian. Beliau bisa membikin sistem sekolah yang benar - benar di luar nalar, bahkan semua hal yang terjadi di sekolah ini dibiayai oleh kepala sekolah itu sendiri.


Kerusakan barang inventaris sekolah karena perkelahian antar para siswa saja tidak didenda. Semua murid boleh merusak barang - barang yang ada di sekolahan ini, jika itu ada sangkut pautnya dengan sistem yang dibuat oleh sekolahan, seperti perkelahian yang pasti bakal merusak barang - barang sekolah.


Vall masih teringat ketika dia menjadi anak kelas 1 Sma. Ketua Osis dan kepala sekolah mengatakan bahwa visi - misi dari sekolah Blue Guardian adalah menjadi nomer satu. pokoknya menjadi nomer 1 di segala hal jika mampu.


yang bikin murid baru bakalan kaget, bahwa di sekolah ini terdapat Sistem Hirarki. Sistem Hirarki itu sebuah pemilihan siapa yang terkuat di sekolahan ini, siapa yang terpintar di sekolahan ini, dan siapa yang tertampan dan cantik di sekolah ini.


"omong - omong kalian berdua."


"kalian judi dimana sih?" tanya Nino


Cerino dan Rega menjelaskan, bahwa mereka menemukan di tempat - tempat tertentu banyak sekali anak sekolahan yang sedang berkumpul. Karena penasaran, mereka akhirnya berkunjung disana dan tidak disangka tampat itu adalah tempat judi level kacangan.


"aslinya sih, kita mau bolos."


"hehehe bener emang."


"karena ada ramai - ramai langsung deh mampir."


"biasalah namanya orang kepo."


Kata Cerino dan Rega bergantian.


Aldavino dan Nino terdiam sebentar setelah mendengarkan perkataan mereka berdua barusan. Nino diam seperti orang yang sedang berfikir sambil memegang dagunya, sedangkan Adalvino mendonggakkan kepalanya melihat ke arah atas.


"aku berfirasat bakal ada gank baru yang akan terbentuk di kota." ucap Nino


"secara cocokologi memang benar."


"sepertinya mereka sedang mencari orang yang tepat untuk direkrut." ucap Adalvino juga


Vall tidak paham akan pembahasan yang sedang Adalvino dan Nino katakan. Maklum saja dirinya lebih sering di dunia sihir daripada di dunia manusia sekarang.


Di dunia manusia untuk mencari point reward juga bisa dilakukan di dunia sihir, bahkan lebih bervariasi questnya daripada yang ada di dunia manusia.


"gank apaan?."


"kenapa coba mau rekrut anak Smp dan Sma buat ikutan jadi anggota gank?."

__ADS_1


"bukannya malah jadi beban nantinya." sahut Vall


Menurut Vall. Jika anak Smp dan Sma ikutan dalam gank besar seperti mafia malahan tidak akan maju gank tersebut, malah rungkat. Dia dulu sering berkelahi dengan fraksi kecil dari kelas lain saat masih kelas 1 dan 2 Sma. Masalah yang diperkelahikan mulai dari kalah dalam permainan, perundungan, sampai masalah wanita.


Jika jadi gank mafia masih membawa ego masing - masing pasti tidak bakal lama orang seperti itu berada disana. Yang ada cek - cok terus.


Pelayan kantin datang. Dia membawakan pesanan yang telah kita pesan sebelumnya. Pelayan itu mondar - mandir mengantarkan pesanan mereka. Ada 5 steak rasa BBQ dengan topping kentang, sawi dan juga tomat lalu dengan minumnya es teh.


"entahlah."


"aku juga tidak begitu paham."


kata Adalvino dan Nino.


Cerino mengecek tasnya yang tadi dititipkan ke salahsatu siswi di belakang saat dirinya akan baku hantam. Di dalam tas itu terdapat uang yang sudah Cerino hitung yaitu sebanyak 1000 Rybel. Paling banyak habis 200 Rybel mungkin untuk mentraktir orang sekelas.


"woy bro." sapa orang lain


"gimana keadaannya." sapa orang lainnya lagi


Mereka adalah teman dari kelas sebelah. Ada Daian, ada Noir dan juga Henga. Mereka bertiga dulu menjadi salahsatu fraksi yang pernah merebutkan kedudukan ketua kelas 3 Sma melawan fraksi milik Nino.


"kau baik - baik sajakah Nino?" tanya Damian


Dulu ketika pertama kali masuk kelas 1 Sma di sekolah Blue Guardian. Nino dan Daian tidak pernah kepikiran untuk menjadi ketua fraksi.


semua itu telah berubah semenjak dahulu, saat ada waktu perkemahaan bersama sekolah lain. murid kelas 1 dan kelas 2 ditindas oleh sekolahan lain. sampai di acara puncaknya saat tengah malam terjadi tawuran antar sekolah.


sekolah yang diakomodasi oleh pentolan gank bisa lebih memimpin mengalahkan siswa sekolah yang lain, daripada sekolah lain yang tidak memiliki pentolan gank.


Entah separah apa luka yang diderita para murid saat kejadian itu baik patah tulang, kepala berdarah. Ketika siuman dari pingsan, semua luka itu menjadi luka ringan biasa.


"biasalah cuman luka gores." jawab Nino


Daian dan yang lainnya tadi berniat untuk ikutan menghajar orang - orang itu, tapi karena berkelahi di dalam kelas yang tempatnya sempit membuat mereka jadi malas untuk ikutan berkelahi. Mengayunkan tinju di tempat yang sempit itu tidak mengasyikkan.


"yang uangnya banyak bisa trakter kita juga dong." kata Noir


Cerino mengerak - gerakkan tangannya menunjuk ke arah meja kasir. Mengisyaratkan kepada mereka bertiga untuk boleh memesan makanan yang mereka mau.


Daian, Noir dan Henga tersenyum senang melihat isyarat dari Cerino. Mereka lalu berjalan menuju meja kasir dan memesan makanan yang sama dengan fraksi Nino.


"sialan banget."


"mulutku perih gara - gara ada luka."


Nino memegang bibirnya yang masih ada luka. Luka dimulutnya membuat memakan steak jadi sedikit terganggu. bumbu BBQ steaknya ketika terkena luka dibibir menjadi perih.


...****************...


"kau tahukah kakak osis bernama Marcela itu?." ucap Daian


Semua orang yang sedang memakan steak jadi teringat dengan hal tadi. Kak Marcela bisa mengalahkan seorang pria hanya dengan sedikit gerakan.


"si kak Marola itukan?" jawab Rega


"Marcela nama dia, bukan Marola." sahut Henga


"dia adalah salahsatu murid Irreguler di sekolah katanya." sahut Noir


Di sekolah Blue Guardian terdapat 2 kategori murid yang bersekolah disini. Murid Reguler dan Murid Irreguler.


Murid Reguler adalah murid yang belajar di kelas dengan mata pelajaran yang sudah menjadi kurikulum di kota Agastias. Sedangkan, murid Irreguler itu murid yang belajar langsung di lapangan. Mereka bukan hanya belajar kurikulum sekolah, tapi hal - hal yang belum diajarkan untuk anak Sma.


"aku lebih penasaran kenapa kita tidak boleh berkunjung di kelas Irreguler."


"sepertinya ada sesuatu disana." ucap Adalvino


"pernah loh ada yang melihat kondisi di kelas Irreguler katanya." tambah Henga

__ADS_1


Semua orang menunggu kelanjutan perkataan Henga. Mereka semua penasaran dengan keadaan di kelas Irreguler. Apakah ada sesuatu yang menarik disana? Atau ada sesuatu yang penting seperti dokumen kemerdekaan?.


"apa?"


"ada apa disana?"


"lanjutlah."


" kasih spoiler dong Heng."


Henga meminum es tehnya sebentar, karena dia habis menelan daging steak yang sudah dia potong barusan.


"berantakan saja sih."


"banyak bangku dan kursi berserakan dimana - mana." jawab Henga


Penonton kecewa. Mereka mengira bakalan ada sesuatu hal yang menarik ternyata, cuman tempat penyimpanan gudang saja. Sangat tidak bermoral menurut mereka, jika murid khusus sekolahan ditaruh di kelas yang keadaannya seperti kapal pecah.


"oh iya."


"pak guru Agam dimana?" tanya Nino


"pak Agam sudah dibawa ke UKS sama murid siswi." tambah Adalvino


"besok - besok sembuh pasti, kalo habis keluar dari UKS ajaib sekolah." tambah Vall juga


kejadian tawuran waktu perkemahan saat tengah malam itu tidak bisa dilaporkan ke kantor polisi, karena tidak adanya bukti yang dapat dilaporkan.


Semua murid yang tadi malam terluka parah, ketika mereka bangun tidur, semua hal yang mereka alami waktu malam itu bagaikan mimpi. Luka yang mereka dapatkan juga langsung menghilang setelah dirawat oleh siswa dan siswi dari UKS sekolah.


"jadi teringat peristiwa malam itu." ucap Vall


"perkemahan dulu?." tanya Cerino


"yap betul."


"ketika aku sadar."


"Aku sudah berada di sebuah penginapan." tambah Vall


mereka semua mengingat - ingat kejadian waktu perkemahan dahulu. Hanya demi merebutkan sebuah gelang tangan milik murid sekolahan lain sampai terjadi sebuah perkelahian.


"kalian dapat hukuman apa dari kak Marcela?" tanya Daian


"kayaknya bakal kerja sampingan sih." ucap Nino


"kalian harus berhati - hati ketika malam hari." tambah Noir


"entah kenapa, banyak sekali orang asing yang menyerang sekolah kita akhir - akhir ini." tambah Henga juga


Vall yang sering di kota ketika malam hari, tidak pernah sekalipun diserang oleh orang asing, kecuali para monster yang sedang gabut di dunia manusia.


"kelompok gank kah?" tanya Adalvino


"tidak tentu."


"terkadang ada orang solo yang menyerang kita." ucap Henga


Henga mengeluarkan ponselnya dan menunjukan rekaman CCTV. Rekaman yang melihatkan 3 siswa Blue Guardian sedang dikeroyok 9 orang tidak dikenal di jalanan.


"apakah gank GREED ada konflik lagi?"


"mengingat dahulu pernah terjadi peperangan antar gank?" tanya Adalvino


Henga mengelengkan kepala. Dia juga tidak tahu apakah yang membuat kerusuhan itu adalah ulah salahsatu dari gank GREED.


"kami berdua akan mencoba cari informasi mengenai itu." ucap Rega


"tenang saja."

__ADS_1


"di tempat perjudian pasti banyak informasi yang tersebar dimana - mana." tambah Cerino juga


penyerangan itu entah dilakukan oleh sekelompok gank kota, atau mungkin ulah sekelompok monster yang sedang menyamar menjadi manusia. tidak ada yang tahu.


__ADS_2