Akhirnya Aku Mencintai Istriku

Akhirnya Aku Mencintai Istriku
Ketahuan?


__ADS_3

Sinar matahari benar-benar terang menembus jendela kamar Ella. Suara kicauan burung tidak mengganggu Ella karena hari ini dirinya libur sekolah. Dan ya, Ella memanfaatkan waktu ini untuk beristirahat.


Tapi setelah mengenal Jessie, Ella mulai merasa libur-libur seperti ini perlu untuk dirinya menghirup udara segar diluar. Apalagi sekarang Jessie main ke rumahnya atau lebih tepatnya semalam dirinya menginap di rumah Ella. Benar-benar ini kali pertama untuk Ella merasa memiliki teman. Begitu juga respon orang tua Ella benar-benar baik karena melihat tawa putrinya yang baru kali ini mereka lihat.


"Okey, tugas yang itu aku sudah selesai. Bagaimana denganmu?" tanya Ella pada Jessie yang duduk memperhatikan Ella yang menata tas sekolahnya.


"Tentu saja, aku lebih pintar daripada kelihatannya." ucap Jessie sembari mengambil snack yang ada didepannya.


Bulan ini untuk angkatan Ella tidak terlalu sibuk, sudah pasti karena angkatan Alex yang sedang ujian. Bahkan dipikir-pikir sekarang Ella sudah jarang memikirkan Alex lagi sejak dirinya menolak pertunangan itu.


Kabar tentang Alex pun Ella sudah tidak tau. Padahal mereka satu sekolah, tapi Ella juga tidak pernah melihatnya. Entah Alex yang menjauh, atau Ella yang tidak memperhatikan sekitar. Semua ini terasa damai bagi Ella, tapi sedikit kepikiran juga apakah setelah kunjungan keluarga itu sekarang masih baik-baik saja?


"Oiya, pesta kelulusannya emang kapan?" tanya Ella pada Jessie yang selalu mendapatkan informasi entah darimana itu, tapi semua informasi dari Jessie benar-benar valid.


"Bulan depan, pestanya setelah kita juga ujian. Dan semua orang wajib turut serta, kalau tidak mending jadi panitia saja." ucap Jessie menjawab pertanyaan Ella dengan rinci.


Ella menganggukkan kepalanya, dan disaat yang sama dirinya menyadari kalau sebentar lagi dirinya tidak akan melihat Alex di sekolah lagi. Tingkatan mereka sudah berbeda, jadi Alex akan ke senior high school sementara dirinya masih di junior high school.


...----------------...


Keesokan harinya, untuk pertama kalinya setelah penolakan pertunangan itu, Ella melihat Alex yang sedang berjalan sendirian ke arahnya. Iya benar sekali, Alex berjalan kearahnya. Disaat itu juga, Ella yang menatap mata Alex langsung melihat isyarat dari Alex. Alex menggerakkan bola matanya seakan memberi Ella petunjuk bahwa Ella harus mengikuti dirinya.

__ADS_1


Ella sadar betul kalau saat ini Alex ingin membicarakan suatu hal dengannya. Setelah Alex melewati dirinya, baru Ella membalikkan badannya dan mengikuti Alex dalam jarak yang lumayan jauh. Padahal niat awalnya Ella mau ke toilet tapi malah bertemu dengan Alex.


Alex berjalan sampai dirinya berhenti di ruangan khusus ketua yang dimana kunci hanya ada pada Alex seorang. Dan setelah Alex membuka pintu itu, Ella masuk setelah memastikan tidak ada orang lain yang melihat dirinya dengan Alex.


"Duduklah." ucap Alex setelah menarik bangku yang bisa diduduki oleh Ella.


"Iya, terimakasih." balas Ella seraya duduk di bangku yang Alex maksud.


Alex juga memberikan minum ke Ella, dan disitu mulailah Alex duduk dihadapan Ella dengan wajah serius yang Ella sendiri sedikit takut dengan wajah anak laki-laki didepannya ini.


"Kau tau kalau tolakan mu itu sudah benar. Untuk sementara ini, jangan terima apapun yang keluarga kita inginkan." ucap Alex membuat Ella menatap tanya ke Alex.


"Terimakasih, tapi apa tidak apa-apa?" tanya Ella yang sedikit ragu dengan apa yang dikatakan Alex padanya. Ya bisa jadi salah satu dari mereka akan tersakiti kalau pertunangan yang diharapkan dua pihak keluarga ini sedikit tertunda.


Alex mengeluarkan smirknya, untuk sesaat Alex ingin mengatakan kalau dirinya tersiksa. Tapi membicarakan ini dengan Ella, pasti Ella dengan pikiran yang masih kecil itu akan berbuat aneh yang membuat rencana Alex tidak sempurna.


"Lakukan saja seperti yang aku katakan. Akan aku kabari lagi jika waktu yang tepat untuk kita menerima pertunangan itu sudah pas. Yang perlu kau lakukan sekarang hanya bersikap seperti biasanya." ucap Alex yang tanpa menunggu lama langsung menerima respon dari Ella dengan anggukan kepalanya.


"Dan satu hal lagi! Jangan pernah membuat orang tua kita berpikir kita tidak dekat, karena entah kau atau aku akan terkena imbasnya suatu hari nanti. Berpura-pura lah seakan kita teman dekat karena kita sudah kenal dari kecil." lanjut Alex dengan serius karena luka di punggungnya masih terasa perih hingga saat ini.


Kalau dipikir-pikir, saat ini Alex lebih manusiawi dengannya. Tapi Ella tidak membenci sikap Alex yang seperti ini, dan rasanya seperti Ella sudah memaafkan Alex atas kejadian pendaftaran organisasi saat itu. Karena melihat Alex yang seperti ini, pasti Alex sudah membuat rencana untuk kedepannya.

__ADS_1


Setelah bersama Alex dalam waktu yang lama, Ella sedikit paham kalau apa yang dikatakan Alex seakan terinci. Seperti saat mereka membuat taruhan itu. Ella merasa Alex benar-benar tidak menginginkan perjodohan ini, tapi cara-cara yang ada di otak Alex seakan berkumpul sampai akhirnya tercipta taruhan. Dan seperti yang Alex katakan, kalau dirinya sudah menduga akan kegagalan yang dialaminya.


Jika ada Sherlock Holmes, maka Alex yang cocok memerankannya. Ya, tidak perlu diragukan lagi kalau Alex yang terlihat dingin menyimpan berbagai cara dikepalanya. Dan itu membuat Ella jadi semakin tertarik dengan Alex pada saat-saat itu.


"Baiklah, katakan saja pada Ella kalau ada yang harus Ella lakukan." ucap Ella seraya menunjukkan minuman yang ada ditangannya seakan berterimakasih atas pemberian Alex.


Alex mengangguk dan setelah itu Ella berdiri untuk keluar dari ruangan Alex. Dan bersyukurnya diluar masih sepi, jadi Ella tidak perlu takut kalau dirinya ketahuan masuk ke ruangan Alex. Walaupun jika ketahuan pasti Ella bisa menyangkalnya, tapi lebih baik jika tidak ketahuan bukan?


Niat awal Ella yang akan ke toilet seketika tidak terlaksana karena Alex. Maka dari itu, sekarang Ella langsung melangkahkan kakinya menuju ke kelasnya tanpa kembali melangkahkan kakinya ke toilet.


Tapi sebenarnya apa yang Ella lihat sangatlah tidak akurat, karena sebenarnya ada yang memperhatikan Ella dan Alex sejak tadi dari kejauhan. Dan itu cukup membuat seseorang itu merasa bertanya-tanya apa hubungan Ella dan Alex .


Alex yang terkenal dingin tapi memiliki paras tampan, sudah pasti banyak yang memperhatikannya. Ditambah Ella yang cantik, atau sering disebut adik kelas yang cantik yang pastinya menarik minat semua orang untuk mengetahui apapun tentang Ella. Sama seperti seseorang itu yang tak sengaja melihat Ella dan Alex berjalan ke arah yang sama walaupun mereka tidak beriringan.


...Hai semua ☺️...


...Aku kembali lagi🙂...


...Jangan lupa like, komen dan vote ya 😂...


...See you next part:)...

__ADS_1


__ADS_2