Aku Akan Membayar Mu Putri

Aku Akan Membayar Mu Putri
12


__ADS_3

setelah berbicara cukup lama Shuwan keluar dari kamar "kakek meminta mu masuk" Guang Li mengangguk "baiklah ,aku akan masuk dulu kau tunggulah aku diluar" Shuwan mengangguk ia menghampiri paman Shu


"nona... bagaimana kabar anda beberapa hari ini ?" Shuwan mengangguk "baik ,bukan hal buruk paman Shu penyakit kakek kenapa semakin parah ? apa menteri tidak memberikan dokter ?" paman Shu menghela nafas "nona...anda tahu sendiri bagaimana keluarga ini hidup dan anggota nya yg lain memang nya akan ada seseorang yg mengkhawatirkan penyakit tuan besar selain anda" Shuwan menunduk


"tapi mereka memiliki tanggungjawab juga, jika terus begini umur kakek tidak akan bisa panjang kan ?" paman Shu menepuk pundak Shuwan "tuan besar begitu diberkati mendapat cucu seperti anda, tuhan pasti akan memanjang kan umurnya anda hiduplah yg bahagia dengan pangeran ,beliau sepertinya sangat menghormati dan melindungi anda dengan sangat baik"


Shuwan mengangguk "aku tahu, paman Shu jika ada sesuatu terjadi bisakah anda mengabari ku apapun ,juga jika mereka menarik keuangan untuk kakek katakan lah, aku akan memberikan semampuku" paman Shu tersenyum "tentu ,saya akan memberikan kabar baik dan juga mengabari anda tentang tuan besar"


Guang Li keluar dari kamar "kau sudah selesai ?" Guang Li terdiam melihat mata merah Shuwan, ia segera bergegas menghampiri dan memeriksanya "kenapa kau menangis ? ada apa siapa yg mengganggu mu ?" Shuwan menepis nya lembut "tidak ada..."

__ADS_1


paman Shu tersenyum "Yang Mulia...anda tidak perlu khawatir tidak ada yg bisa menyakiti ataupun mengganggu nona ,dia hanya sedih karna kesehatan tuan besar beberapa bulan ini" Guang Li tersenyum "syukurlah, Shuwan kau jangan khawatir aku akan mengutus dokter setiap bulannya untuk memeriksa dan mengobati kakek mu aku janji" Shuwan terdiam "ah...tidak perlu aku yg akan melakukannya" Guang Li menepuk dahi Shuwan lembut


"kenapa tidak ? aku juga sudah menjadi keluarga mu kakek juga sudah seperti kakek ku sendiri ,Shuwan di dunia ini semua lukamu juga luka ku jangan pernah menyembunyikan nya" Shuwan mengangguk pelan. menyaksikan itu paman Shu tersenyum


"baiklah kalian sepertinya perlu istirahat besok kalian akan pergi untuk melihat kota pemberian kaisar kan ? disana mungkin akan berbahaya jadi berhati-hatilah" Shuwan mengangguk "tentu ,kalau begitu paman Shu kami akan pergi sekarang sampaikan salam dan terimakasih ku pada kakek" paman Shu tersenyum "ya hati-hatilah kalian"


Shuwan dan Guang Li meninggalkan kediaman dan segera kembali ke kediaman sendiri ,Shuwan perlu membantu Guang Li bersiap untuk berangkat besok


"aku tidak sabar dengan perjalanan kita besok, aku tidak sabar melihat mu menggunakan pakaian dinas" Shuwan tertawa "kau ini, sudahlah tidur perjalanan menuju kota membutuhkan 2 hari dengan kereta aku dengar disana sudah hampir musim hujan dan sering terjadi banjir itu bukan hal yg bisa kita hadapi dengan kelelahan" Guang Li mengangguk "tentu saja, aku akan mengkhawatirkan keadaan kota tapi semua akan baik-baik saja selama istri ku ini hidup sehat dan selamat tanpa luka ditubuhnya"

__ADS_1


tiba-tiba saja dari luar kamar terdengar beberapa suara yg membuat Shuwan juga Guang Li gagal beristirahat hingga duduk "sepertinya ada sesuatu diluar ,mari periksa" keduanya merapikan sedikit tampilan mereka baru membuka pintu kamar


didepan pintu seorang utusan meringkuk sembari memohon dilepaskan, Shuwan dan Guang Li spontan saling bertukar tatapan "ada apa disini ?" penjaga memberi hormat "Yang Mulia orang ini..." utusan itu segera bangun tergesa-gesa dan menghampiri Guang Li


"Yang Mulia tolong lah, Kota anda sudah hampir tenggelam oleh banjir kami memerlukan anda saya sudah datang ke istana dan meminta bantuan menteri juga para pejabat tapi mereka tidak menghiraukan" Shuwan terdiam ,"kau dari kota Yun yg berada di kaki gunung kan ? apa kota itu masih selamat ?" pria itu mengangguk "benar tapi karna kebutuhan semakin meningkat juga harga semakin tinggi kami tidak bisa melakukan apapun untuk bertahan hidup di bencana kali ini"


Shuwan menatap Guang Li "tenanglah , Guang Li kita harus berangkat lebih awal dari jadwal jangan lupa tinggalkan surat pada pangeran ke 5 untuk meminta bantuan kepada kaisar" Guang Li mengangguk "ya kalian siapkan kereta bawa semua yg bisa diangkut untuk membantu disana juga persiapkan secepat mungkin" kediaman sontak segera melakukan persiapan dan segera berangkat ditengah malam


karna berpacu pada waktu dan kondisi akhirnya keduanya berhasil tiba 1 setengah hari setelah perjalanan, setibanya Shuwan dan Guang Li dibuat terkejut dengan betapa seriusnya kejadian kali ini

__ADS_1


belum sempat istirahat Shuwan juga Guang Li segera memanggil pemimpin kota sana juga beberapa kepala keluarga untuk mendiskusikan penanganan


Shuwan sendiri segera menyuruh para dayang nya untuk membantu para warga dan menyediakan semuanya sebisa mereka, setelah semua teratur Shuwan meminta Guang Li menemaninya untuk melihat sungai dan memastikan cara apa yg bisa untuk menangani hal ini


__ADS_2