Aku Akan Membayar Mu Putri

Aku Akan Membayar Mu Putri
13


__ADS_3

para rakyat awal menunjukkan perasaan tidak sopan pada Shuwan karna biasanya para wanita bangsawan dari kota besar atau putri pejabat tidak akan mau mengulurkan tangannya untuk membantu rakyat yg hina itu


tapi setelah beberapa hari mereka tidak melihat Shuwan, dan berpikir kalau wanita itu meninggalkan desa karna merasa jijik ,siapa yg menduga saat siang hari Shuwan menggunakan hanfunya yg bagus melewati banjir dan membantu beberapa anak disana tanpa khawatir


anak-anak yg merasa Shuwan baik mendekat "jie...ini sudah 2 hari lebih apa kau akan meninggalkan kami ?" Shuwan mengangkat anak itu tanpa ragu ke gendongan nya "kenapa harus ? disini masih dalam keadaan begini aku tidak bisa menutup mata untuk meninggalkan masalah disini" para ibu juga kepala keluarga disana terkagum-kagum


Ling Ji menghampiri Shuwan "nona...semua stok bala bantuan sudah hampir habis hanya cukup untuk makan malam saja, anda juga beberapa kali tidak memakan makanan anda untuk semuanya lalu bagaimana sekarang ?" Shuwan terdiam ,ia menurunkan anak itu sebentar "Guang Li mengatakan apa ?" Ling Ji menggeleng "tidak ada harapan, uang tuan akan digunakan untuk segera mengatasi banjir juga membuat waduk seperti yg anda katakan jadi..."


Shuwan menggeleng "masih belum, kau pergilah ke toko yg ada di sebrang kota ini jual beberapa perhiasan juga gaun ku untuk memenuhi kebutuhan selama 2 Minggu" Ling Ji terkejut bukan main "tapi nona... bagaimana kalau tuan" Shuwan menggeleng "tidak apa, aku yg akan mengatakan pada Guang Li nanti kau atasi saja dulu masalah pangan dan kebutuhan setiap keluarga dan anak-anak" Ling Ji menunduk lalu pergi


dimalam nya Guang Li menemui Shuwan karna mendengar kabar Shuwan yg menjual sebagian perhiasan untuk membantu warga ,"Shuwan seharusnya kau menyisakan beberapa untuk mu" Shuwan tersenyum "aku sudah melakukannya, untuk berjaga-jaga hingga bantuan dari kaisar tapi kemungkinan itu akan kurang kan"

__ADS_1


Guang Li mengangguk "benar, biaya untuk membangun waduk seperti yg kau katakan membutuhkan banyak uang juga orang ,warga sendiri masih merasa was-was jadi tidak ada yg bisa kita lakukan" Shuwan tersenyum "semua akan segera terlewati optimis lah Guang Li" Guang Li tersenyum "ya aku akan bekerja keras"


di esok harinya Shuwan dengan pakaian yg berbeda berjalan menyusuri banjir untuk melihat kontruksi yg dikerjakan Guang Li, "nona anda sebaiknya tidak pergi tuan mengatakan akan berbahaya berjalan disana karna licin juga beberapa hewan" Shuwan tersenyum "tenang lah, aku menguasai beberapa ilmu beladiri memang nya apa yg bisa terjadi" Ling Ji menghela nafas


"jika begitu makanlah roti ini, nona anda dari pagi hanya minum air ,jika saya tidak khawatir kemarahan tuan saya sudah mengadukan hal ini dari awal" Shuwan menggeleng "berikan pada yg lain saja, aku baik-baik saja"


"nona...tolong makanlah demi kami" seorang anak menghampiri Shuwan dan menyodorkan rotinya pada Shuwan "anda tidak boleh melupakan kesehatan diri anda juga, kami berterimakasih karna kebaikan anda jadi tolonglah makan karna kami semua juga sudah menerima kebaikan anda" para kepala keluarga mengangguk "benar ,nyonya anda tenanglah kami akan membantu pangeran menyelesaikan kontruksi juga biarlah para wanita ini membantu anda sebisa mereka" Shuwan tersenyum ia menerima roti itu lalu berbalik dan menunduk hormat


1 bulan terlewati banjir sudah berhasil diatasi berkat pembangunan waduk juga pengaliran air sungai ke beberapa titik untuk pengolahan tanah juga berbudaya tanaman


semuanya sudah teratasi penuh tepat setelah 1 bulan 3 Minggu ,para warga sudah bisa kembali ke rumah masing-masing dan mulai membuka toko seperti biasa ,Guang Li masih tetap mengeluarkan uang pribadinya untuk membantu pemasukan setiap kepala keluarga

__ADS_1


para warga yg merasa sangat bersukacita membuat acara untuk mereka semua ,Shuwan juga Guang Li tidak melewatkan itu bahkan ikut hadir diantara para warga, mereka semua makan malam bersama-sama juga minum arak dengan senang


di esok harinya sebuah dekrit utusan datang "kami menyampaikan selamat pada bencana kali ini yg berhasil diatasi oleh Yang Mulia pangeran juga istri nya ,Yang Mulia kaisar memberikan gelar bangsawan tingkat 3 karna sudah menjadi penasihat dan memberikan saran ,lalu pangeran diberikan gelar bangsawan ke 2 karna kemampuan juga keberanian nya untuk membantu dan memberikan yg terbaik untuk rakyat kekaisaran"


Shuwan menerima hal itu dengan baik keduanya turut senang dengan hal ini, begitu juga para rakyat yg bersorak gembira untuk mereka juga mendoakan kebaikan serta keselamatan untuk mereka sepanjang hidup


setelah mengucapkan terimakasih pada utusan keduanya kembali untuk istirahat, Shuwan sudah memberikan beberapa ide untuk para warga ,lalu ia sendiri juga membeli beberapa toko atas namanya sendiri serta mengatur semuanya


Shuwan duduk ditepi ranjang dengan tangan memegang kepalanya, Guang Li datang dengan penuh suka cita terkejut melihat Shuwan dan segera menghampirinya dengan khawatir "kau kenapa ? apa ada yg sakit ?" Shuwan menggeleng "tidak ,kepala ku hanya sedikit sakit juga berat bukan sakit parah kok" Guang Li mengangguk pasrah "baiklah, lusa kita harus segera kembali ke ibu kota karna sudah hampir tiba acara bunga semi serta ulang tahun Ibu Suri" Shuwan mengangguk "ya kita bisa kembali lusa nanti minta lah Ling Ji membantu mu untuk mengatur kembali"


Guang Li mengangguk "ya , sekarang kau tidur dan istirahat lah kau sudah bekerja keras istriku" Shuwan mengangguk ia menidurkan dirinya agar bisa kembali ke tubuh fit nya, Guang Li memasangkan selimut ke tubuh Shuwan "tidurlah yg nyenyak istriku"

__ADS_1


__ADS_2