Alien In Love

Alien In Love
Bab 4


__ADS_3

Keesokan harinya.


 


Mobil yang dikendarai oleh Matt, berhenti didepan lobby sebuah perkantoran. Lelaki itu keluar dari mobil dan berjalan memutar kearah sebaliknya untuk membukakan pintu sang pujaan hati. Ya, semalam Matthew menginap di apartemen Alexa, Dan pagi ini dia berinisiatif untuk mengantar kekasihnya itu berangkat bekerja.


“Silahkan Nona,” Matt mengayunkan tangannya berlagak seolah pelayan yang mempersilahkan Tuan Putri untuk turun dari kereta kencana. “Terimakasih Matt,”.


“Apa kau langsung ke kantormu?” Tanya Alexa setelah mendaratkan kakinya dengan tegak ditanah berhadapan dengan Matthew


“Tidak Dear, mungkin agak siang. Ada hal yang perlu ku urus terlebih dulu.” Tangannya sibuk menyelipkan anak rambut yang berantakan ke belakang telinga Alexa, sesekali mengusap sayang puncak kepalanya.


“Oh, baiklah kalo begitu. Aku masuk dulu Matt,”


“Jaga dirimu Dear, jangan lupa menghubungiku siang nanti”


CUP.


Alexa membelalakkan matanya saat bibir Matt mengecup hangat keningnya. “Matt!” Alexa mendorong tubuh Matt agar berjarak darinya.


“Banyak orang Matt! Kau ini ada-ada saja.” Matt hanya terkekeh mendengar gerutuan Alexa. Memang disekelilingnya banyak pasang mata yang tertuju pada dua sejoli itu, tapi Matt tidak perduli. Bukankah wanita dihadapannya saat ini adalah kekasihnya pikirnya, jadi untuk apa dihiraukan.


“Sudah sana pergi! Mau apa lagi?” Usirnya dengan mendorong badan Matt untuk segera beranjak, tapi Matt masihbelum bergerak juga. Malah lelaki itu kini tersenyum jahil dan mencondongkan wajahnya ke arah Alexa sambil berbisik lembut ditelinga wanita itu. “I Love you,Dear”


CUP.


Lagi-lagi Matthew mengecup Pipinya tiba-tiba dan bergegas kabur meninggalkan Alexa dengan tersenyum mengejek lalu masuk kedalam mobilnya sebelum wanita itu berhasil mengumpatnya. Alexa yang merasa lagi-lagi kecolongan hendak mengumpat lelaki itu tapi Matt sudah lebih dulu menjalankan mobilnya menjauh.


“Argghh. Kau benar-benar menyebalkan Matt. Untung saja aku sayang.” Batin Alexa berteriak kesal, tapi tak ayal sebuah senyuman tersungging dibibirnya. Dan tanpa dia sadari, sedari tadi ada Dua pasang mata yang mengamati kemesraan mereka dari kejauhan sana.


 


Alexa pun berbalik badan berjalan masuk ke kantornya. “Pagi Alexa, pasti harimu menyenangkan kan cantik? Aku melihat Cupid yang berterbangan disekitarmu.”

__ADS_1


Alexa tergelak mendengarkan perkataan Clara. Sahabatnya yang satu ini memang paling suka menggodanya. “Pagi Chubby, kau ini ada-ada saja. Mana ada Cupid berterbangan kau pikir dia burung.” Dengan cepat Clara menutup kedua pipinya dengan tangannya melihat Alexa yang mulai mendekat kearahnya. Seperti yang terjadi setiap harinya, Alexa pasti akan membalasnya dengan cubitan dipipinya kalau dia menggodanya.


“Untuk kali ini aku tidak akan mencubitmu Sayang, karna hatiku sedang bahagia” seakan mengerti ketakutan wanita didepannya. “ya ya ya, dan kau hutang penjelasan padaku Nona Simpson”. Kedua sahabat itupun berbincang sebentar sampai Alexa memutuskan untuk masuk keruangannya.


 


❄️❄️❄️


 


Sementara ditempat berbeda, Matthew yang baru saja memarkirkan Mobilnya dihalaman Mansion keluarganya mengerutkan dahi ketika matanya menangkap sebuah mobil Sedan berwarna kuning sudah terparkir lebih dulu disana.


Untuk apa dia disini? Batin Matt.


 


“Akhirnya kau pulang Nak, Liona sudah sedari tadi menunggumu”. Suara perempuan terdengar bertanya melihat Matt yang baru saja masuk. Perempuan paruh baya yang saat ini sedang duduk bersama seorang wanita muda itu tersenyum kearah Matt, yang dimaknai sebagai senyuman Palsu dimata Matt.


“Seperti yang kau lihat Maria. Aku baru saja tiba.” Matt hanya berlalu tanpa mengindahkan ucapan Maria yang merupakan Ibu tirinya.


“Maaf aku tidak ada waktu Liona” Matthew menggeser tubuh Liona agar bisa melanjutkan langkahnya, tapi Liona tidak mau bergeser. Matanya menatap tajam ke arah Liona yang masih bergeming.


“katakan apa yang kau inginkan Liona?. Aku tidak suka membuang waktuku untuk hal yang tidak penting”.


“Aku ingin kau menjauhi Manusia itu Matt!” Jawab Liona.


“Apa aku tidak salah mendengar? Apa hakmu berbicara seperti itu?” Matt tidak terima dengan ucapan Liona. Dia mengerti siapa yang dimaksud Liona saat ini.


“Jelas Aku berhak! Karena Aku Tunanganmu Matt, apa kau lupa?” jawab Liona. Kali ini nadanya naik satu oktaf.


“Kalian tidak akan mungkin bisa bersama Matt, Ratumu tidak akan mengizinkan Matt. Kau harus ingat perbedaan antara kalian.”


“Itu bukan urusanmu Liona, apapun akan kulakukan untuk memperjuangkannya.” Matanya menyorot tajam ke mata Liona.

__ADS_1


“Sekalipun mereka mengusirmu?” balas Liona yang juga membalas tatapan Matthew.


“Bahkan dengan Nyawaku sekalipun.” Jawab Matt dengan tegas. Dia pun berlalu menaiki anak tangga menuju kamarnya yang berada dilantai atas, tapi perkataan Liona selanjutnya membuatnya berbalik dan mengetatkan rahangnya.


“Kalau kau tidak mau melepaskannya, aku yang akan membuat dia melepaskanmu Matt.”


“Jangan pernah mengganggu Wanitaku Liona. Sedikit saja kau menyentuhnya kupastikan kau menyesal!” tangannya menunjuk tepat ke arah Liona dengan begitu geramnya, sebelum akhirnya dia berbalik dan berlalu cepat kekamarnya.


“Kita lihat saja nanti Matt! Aku tak akan menyerah begitu saja”. Liona tersenyum sinis menatap punggung lelaki itu.


 


*****


 


Siang ini, Alexa sedang makan siang disalah satu restoran dekat kantornya bersama Clara. Dua orang itu sedang menunggu Alisha yang masih dalam perjalanan. Dikarenakan kesibukannya menggantikan Ayahnya untuk keluar kota, Alisha jarang berada di kantor. Beberapa kali dia harus bersedia menggantikan sang Ayah untuk bertemu ataupun menghadiri rapat penting dengan Kolega Ayahnya.


Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Alisha tiba bertepatan dengan Pelayan yang membawakan semua pesanan yang sudah dipesan Clara dan Alexa.


Alisha yang memang sudah kehausan dari tadi menyeruput Jus Jeruk yang ada dihadapannya. Srrruupppp.


“Jadi ada berita apa Clara? Aku sangat penasaran mendengarnya”. Tanya Alisha setelah melepaskan dahaganya. Ah segarnya.


Alexa langsung menoleh dan menyipitkan matanya ke arah Clara, “Apa yang sedang kalian bahas? Kalian melupakanku?”


Clara dan Alisha saling melempar pandang dan kemudian terkekeh. Sebelumnya Clara dan Alisha memang sudah berbalas pesan mengenai hubungan antara Alexa dan juga kekasihnya yang baru beberapa waktu ini diketahui oleh Clara.


Kedua sahabat Alexa ini tidak pernah tahu siapa Kekasih Alexa selama ini, karena yang mereka tahu Alexa tidak pernah menjalin hubungan dengan seorang Laki-laki. Tapi setelah mendengar cerita Clara yang melihat beberapa kali orang yang sama mengantar dan menjemput Alexa, terlebih tadi pagi Clara melihat kemesraan yang terjalin diantara Alexa dan Lelaki itu, Clara dan Alisha menyimpulkan jika saat ini Alexa sudah memiliki Kekasih. Dan untuk itulah mereka ada disini kali ini. Mereka ingin menggali cerita dari versi Alexa.


Alexa semakin dibuat bingung karena saat ini, kedua sahabatnya hanya memandangnya dengan sesekali tersenyum. Sampai pertanyaan Alisha membuatnya lebih bingung lagi untuk menjelaskan apa.


 

__ADS_1


__


 


__ADS_2