
"memaafkan berarti membiarkan masa lalu pergi"
Hari kedua Rina dirawat. banyak hal yang berubah dengan cepat setelah Ervin meminta maaf pada Rina. Ervin benar benar menepati kata katanya untuk memulai semuanya dari awal, perubahan sifat yang drastis dari Ervin membuat Rina cukup senang. setidaknya tameng dan alasannya untuk hidup bertambah.
"kak itu coklat aku ihh" seruan rina yang meminta coklatnya dikembalikan mengisi suasana yang hening.
"apaan sih, jangan banyak makan coklat, ntar sakit giginya"
"ya tapi itukan coklat aku"
"uhh dasar bocah lu"
"lah emang gue bocah"
"iya lo emang bocah" seru ervin sambil mengacak ngacak rambut rina.
"kak jangan ngacak ngacak rambut dong, makin rusak aja ntar rambut gue, ini udah berantakan gara gara gak keramas, eh malah tambah diberantakin" rina cemberut
"oke oke kakak berhenti, ntar kakak aja ke salon terus kita shoping kalo kamu udah sembuh"
__ADS_1
"oke, tapi kak ervin harus janji dong"
"iya, janji kelingking" ucap ervin, sambil menjulurkan kelingking nya ke arah Rina.
"janji kelingking"rina menggapai kelingking milik Ervin.
"eh rame banget sih?" ervin dan rina yang dari tadi berdua pun segera menengok ke arah asal suara yang rame itu.
"Rinaaa" suara yang sangat cempreng itu berasal dari cindy, yang langsung berlari dan memeluk Rina.
"aduh gak usah teriak teriak dong, sakit tau kuping gue"
"iya iya maaf, eh kok ada kak ervin disini? hai kak!" cindy yang tadi memeluk rina segera menoleh ke arah ervin yang merupakan kakak kelasnya itu.
"eh iya itu tadi kakak lagi jenguk adek kakak, eh terus ketemu sama Rina, yaudah sekalian aja jenguk" ucap Ervin berbohong
"iya, tadi kak ervin cerita ke gue kalok adiknya juga masuk rumah sakit yang sama"rina juga berkata bohong pada teman temannya.
"oh yaudah deh, kalo gitu kakak pergi dulu ya!" ucap ervin sambil meninggalkan ruangan Rina.
"iya kak, bye" ucap Rina dan cindy serempak.
"oh ya mana yang lain perasaan tadi suranya rame banget di depan, masak cuma lo aja yang datang?" tanya rina sambil memakan coklat yang ada disampingnya .
__ADS_1
"oh yang lain tadi udah nyampek bareng sama gue tapi bella pergi katanya mau ke toilet, terus qilla juga pergi mau beli beli, yaudah gue langsung masuk karena gue kan gak ngapa ngapain, hehe" jawab falia.
krek- suara pintu terbuka.
"Rinaa"
"Rinn, lo sakit apa?"
"eh kalian datang, gue lagi kecapeaan aja kok!"
"lama ya?" tanya bella
"eh nggak kok, falia aja tadi baru datang" jawab rina sambil melihat pesan di hp nya.
"oh, Rin?"
"hmm, apa?" rina sibuk membaca pesan di hp nya itu.
"nih kita bawain lo oleh oleh" qilla menruh barang yang tadi dibelinya.
"oh ya btw mana serli kok kalian gak bareng sama dia?" tanya rina yang mulai memperhatikan teman temannya den meletakkan hp nya.
"oh serli palingan tarlagi juga nyampek, tadi katanya, serli mau berangkat sendiri, yaudah kita tinggal"
__ADS_1
"hai lagi ungguin gue ya" kata serli yang tiba tiba muncul di belakang mereka.
"tuh kan bener, baru aja dibicarain uadah dateng nih anak"