
Alvian POV
"Akhirnya kamu buka penampilan kamu yang sebenarnya dek" gumam gue sambil tersenyum bahagia
"Sumpah adek lo cantik banget" ucap Andre
"Wait wait wait lo bilang apa tadi 'Sumpah adek lo cantik banget'" ucap Aeron histeris:v
"Baru kali ini lo muji seseorang Ndre" ucap Andhra histeris:v
"Wahh gila adek lo bawa pengaruh besar bagi seorang Andre" ucap Aeron sambil merangkul Alvian
"Gila gue salut sama adek lo, dia udah buat Prince Ice kita" ucap Andhra histeris:v
"BERISIK" bentak Andre langsung pergi meninggal kan kawan kawan nya
Selesai:v
Setelah masalah Alina dkk selesai dan mereka semua telah membuka penyamaran mereka, Alina langsung pergi ke Mansion yang punya dia bukan punya keluarga nya sedangkan temam teman nya langsung pulang ke mansion masing masing
Alina POV
"Huhhh capek banget dah" gumam Alina
"Andai mereka tau siapa gue mungkin mereka semua akan menunduk saat tau siapa gue sebenarnya" gumam Alina
"Gue capek di giniin" teriak Alina langsung menangis di kamar nya untungnya kamar nya kedap suara jadi para maid tidak mendengar suara tangisan Alina
Tiba tiba darah keluar dari hidung Alina, Alina langsung lari ke kamar mandi dan mencuci darah yang keluar dari hidung nya
"Kok nggak mau berhenti sih" ucap gue panik
__ADS_1
"Aduhhh gimana ni kalau ntar mereka datang terus liat gue" ucap gue panik
Alina keluar dari kamar mandi mencari obat nya di dalam laci
"Aduhhh obat mana lagi"
"Jangan jangan habis"
"Argghhhhh" teriak Alina frustasi
Alina langsung mengambil kunci mobil nya dan menjalankan mobil nya menuju rumah sakit milik nya, sampai di rumah sakit Alina langsung memarkirkan mobil nya sembarang arah (jangan ditiru ya:v) Alina langsung berlari ke meja resepsionis, saat sampai di meja resepsionis Alina langsung bertanya
"Apakah dokter Ilham ada" ucap gue
"Ada Nona tunggu sebentar saya panggilkan" ucap resepsionis
'Selamat siang pak' ucap resepsionis
'Ada Nona Alina ingin bertemu dengan bapak' ucap resepsionis
'Suruh langsung aja pergi ke ruangan saya' ucap dokter Ilham
'Iya dokter' ucap resepsionis
"Nona anda disuruh langsung ke ruangan dokter Ilham
Alina hanya mengangguk 'iya' lalu berlalu pergi menuju ruangan dokter Ilham, dokter yang telah bekerja sama dengan Alina yang menyembunyikan penyakit nya.
Tok tok tok
"Masuk" ucap dokter Ilham
__ADS_1
Ceklek
"Silahkan baring disini Nona saya periksa dulu" ucap dokter Ilham
Alina pun berbaring di tempat tidur yang telah disiapkan diruangan tersebut, dokter Ilham langsung memeriksa Alina dengan teliti, setelah selesai diperiksa Alina disuruh duduk ditempat duduk yang telah disiapkan
"Bagaimana dok kondisi saya" ucap Alina penuh kekhawatiran
"Apakah Nona tidak melakukan kemoterapi selama ini" ucap dokter Ilham
"Saya gak sempat buat kemo dok" ucap Alina
"Nona saya harap anda harus melakukan kemo agar penyakit anda tidak cepat menjalar karena kanker darah anda sudah memasuki stadium 3" ucap dokter Ilham
"Stadium 3 dok?" ucap Alina tidak percaya
"Iya Nona" ucap dokter Ilham
"Kalau begitu saya permisi terima kasih dok" ucap Alina lalu berdiri lalu pergi keluar ruangan tersebut
"Iya Nona" ucap dokter Ilham
Alina langsung menuju tempat parkir mencari mobil nya dan langsung pergi menuju tempat yang tidak ada seorang pun tau kecuali Alina dan para bodyguard yang suruh menjaga lingkungan tersebut
Alina POV Berakhir~
****Sisa nya besok ya hehe:v Alin mau belajar dulu bentar lagi ujian jadi harap maklum kalo up nya agak lama maaf ya kakak kakak tapi nanti Alin usahain biar bisa up tiap hari
Baca juga ya Queen Devil
Jangan lupa tinggalin jejak ya kak❤****
__ADS_1