
Alex kini menuju ruangan Rani untuk membantunya mengendalikan Andra apabila dia mengetahui berita tentang farhan Adinata yang kabur dari kantor polisi.
Alex pergi meninggalkan ruangan Andra, karena Andra sedang istirahat dan Alex menuju ruangan Rani yang tidak terlalu jauh dari ruangan Andra. Setelah sampai diruangan Rani, Alex melihat Rani sedang bermain ponsel, dan orangtuanya sedang makan bersama.
Orangtua Rani yang melihat Alex masuk, mempertanyakan kedatangan Alex. Rani yang tidak menyadari kedatangan dari Alex hanya memainkan ponselnya.
" Ada apa tuan ? " Tanya papa Rani
" Saya ingin mengobrol dengan nyonya Rani berdua, apakah tuan dan nyonya mengizinkan ? " Tanya Alex
" Silahkan " Kata mama Rani dan mereka berdua meninggalkan Alex dan Rani didalam meninggalkan makanan mereka.
Alex kini menuju ke Rani, Rani masih sibuk memainkan ponselnya dan saat Alex memanggil nama Rani, Rani terkejut.
" Nyonya Rani " Kata Alex yang kini berdiri disamping Rani dan Rani spontan kaget karena tiba tiba Alex berdiri disampingnya.
" Darikapan kamu disini ?" Tanya Rani kaget
" Beberapa menit yang lalu nyonya " kata Alex
" Ada apa kamu mencari saya, bagaimana keadaan Andra ?" Tanya Rani
" Saya ingin meminta bantuan dari nyonya, dan keadaan dari tuan Andra sekarang makin baik nyonya " Kata Alex
" Bantuan apa ? " Tanya Rani heran
" Sebenarnya, tadi polisi memberitahukan bahwa tersangka Farhan Adinata kabur dari kantor polisi, dan saya agak ragu memberitahukan kepada tuan Andra karena mungkin dia akan melakukan segala hal untuk menemukan farhan walaupun keadaannya masih belum pulih dan akan menganggu masa pemulihannya " jelas Alex
__ADS_1
" Apa farhan kabur? " Tanya Rani kaget dan dibalas anggukan oleh Alex
" Terus saya harus ngapain ? " Sambungg Rani
" Nyonya tolong bantu saya nenangin emosi tuan Andra apabila saya memberitahukan tentang masalah ini " Kata Alex dan diangguki oleh Rani
Mereka berdua berjalan menuju ruangan Andra, sedangkan didalam ruangan, Andra sedang berbicara dengan Chelsea.
Alex dan Rani memasuki ruangan Andra dan mendapati Chelsea yang sedang memeluk Andra.
" Permisi " Kata Alex sambil membuka pintu ruangan Andra.
Dan seketika suasana canggung sebab Rani melihat Chelsea dan Andra yang berpelukan dan begitupun Andra yang kaget melihat kedatangan Rani dan Alex.
Rani yang merasa cemburu, berbalik dan lari meninggalkan ruangan Andra. Andra langsung melepaskan pelukan Chelsea dengan kasar saat melihat Rani pergi dia melepaskan alat infusnya dan berlari mengejar Rani, Andra tidak peduli dengan luka di bahunya.
" Siapa perempuan yang bersama Alex tadi ? " batin Chelsea
Chelsea merasa kesakitan karena dorongan yang cukup kuat dari Andra, sedangakn Alex sibuk mengejar Andra yang berlari mengejar Rani.
Andra berlari dan kehilangan jejak Rani, Andra berniat menuju keruangan Rani, tetapi nihil Rani tidak ada diruangannya. Andra semakin tidak bisa mengendalikan dirinya dia memukul tembok beberapa kali karena dia tidak bisa menemukan Rani.
Alex melihat Andra memukul mukul tembok didepan ruangan Rani, Alex mendekati Andra dan membantu Andra mengendalikan emosinya.
" tuan saya mohon jangan menyiksa diri Anda " Kata Alex
" Dia dimana Alex? " Kata Andra dengan nada sedih.
__ADS_1
Saat mereka berdua mengobrol papa dari Rani berjalan mendekati Andra dan Alex.
" Maaf tuan, mengapa kalian berdiri disini ? " Tanya Papa Rani
" Rani dimana ? " Kata Andra
" Dia berada ditaman rumah sakit tuan " Kata Papa Rani
Saat Andra mengetahui Rani berada dimana dia langsung pergi berlari menuju ke taman rumah sakit dimana dia biasa membawa Rani berjalan jalan.
" Flasback on "
Saat Rani berlari meninggalkan ruangan Andra, dia ingin ke taman, dia terus berlari. Saat dia berlari dia tidak menyadari kedua orangtuanya keluar dari ruangan Rani. Orangtua Rani heran mengapa Rani berlari lari begitu. Rani terus berlari dan Orangtua Rani mengikuti kemana Rani pergi.
Sesaat langkah Rani terhenti di sebuah taman yang sangat indah, dia duduk disamping kolam ikan yang sangat besar. Dari raut wajahnya dia sedikit sedih.
Orangtua Rani yang melihat putri kesayangannya sedang duduk disamping kolam ikan pun menghampirnya.
" Kamu kenapa sayang ? " tanya mama Rani dan membuat Rani kaget dan menutupi wajah sedihnya.
" ehh mama dan papa kok bisa ada disini ?" Tanya Rani
" Tadi mama sama papa melihat kamu lari kami khawatir jadi kami ngikutin kamu " Jelas papa Rani
" Aaaku nggk papa kok mah, pah " Kata Rani dengan sedikit canggung.
Mama Rani pun menemani Rani duduk dipinggir kolam ikan, sesekali mama Rani memberikan elusan lembut dikepala Rani
__ADS_1
" Flasback off "