Anak Motor

Anak Motor
Part 21


__ADS_3

Setelah


mendengar bahwa Rani berada ditaman, Andra segera berlari menyusul Rani, Andra


tau bahwa Rani akan salah paham melihat Andra dan Chelsea didalam kamar. Andra ingin


menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Rani agar tidak menimbulkan


kesalahpahaman antara mereka berdua.


Tak


butuh waktu lama Andra yang diikuti Alex kini telah sampai ditaman, Andra


melihat Rani bersama mama Rani sedang duduk bersama dipinggir kolam. Andra


segera melangkahkan kakinya mendekati Rani, saat sudah merasa dekat dengan


Rani, Andra membuka bicara.


“ Ranii “ Kata Andra yang sudah berada dibelakang Rani


Rani dan mama Rani yang mendengar ada yang memanggil Rani segera membalikkan badan,


mereka mendapati Andra yang sedikit lemas karena berlari dan Alex.


“ Ehh lo, ada apa ? “ Kata Rani menyembunyikan perasaan cemburunya.


“ Aku mau jelasin kejadian tadi “ Ucap Andra


“ Nggk usah jelasin, gw kan bukan siapa siapa lo “ Kata Rani.


Mama Rani yang melihat ada kesalahpahaman antara Andra dan Rani mengerti dengan


keadaan sekarang, mama Rani dan Alex meninggalkan Andra dan Rani di taman.


“ Tapi aku sayang sama kamu Ran, dari awal kita bertemu aku mulai tau apa itu cinta “


Ucap Andra dengan nada lemasnya.


“ Hhhh, lo bercanda aja “ Ketawa Rani


“ Aku serius “ Ucap Andra


“ Terus yang lo peluk tadi siapa, pacar lo kan “ Tutur Rani

__ADS_1


“ Dia adalah Chelsea sekretaris aku dikantor, dan waktu pelukan itu nggk sengaja “


Kata Andra


“Flasback on “


Waktu Andra baru sadar, dia sudah melihat Chelsea yang berada disampingnya.


Andra sangat kaget, Chlesea yang melihat Andra sadar pun tersenyum bahagia.


“ Akhirnya kamu sudah sadar, aku sangat khawatir “ Kata Chelsea


“ Kamu ngapain disini “ Kata Andra


“ Aku jenguk kamu lah, nih aku bawain makanandan buah buahan buat kamu “ Kata Chelsea sambil memperlihatkan makanan dan buah buahan yang dia bawa.


“ Kamu makan yah “ sambung Chelsea dan menyodorkan buahan apel untuk Andra


Chelsea pun menggerakkan tangannya yang sedang memegang buah apel untuk menyuapi Andra, tetapi Andra menolak suapan tersebut.


Namun Chelsea tetap memaksa hingga terjadi dorong mendorong dan saat Chelsea mendorong dengan keras membuat Chelsea jatuh kedada bidang Andra, Chelsea pun memanfaatkannya


dan malah memeluk Andra, Andra yang bersikeras melepaskan pelukan dari Chelsea


tetapi itu tidak bisa karena kondisi Andra masih lemah.


Setelah menjelaskan semuanya ke Rani, Andra semakin mendekati Rani hingga mereka


berhadapan dengan sangat dekat, perlahan Andra menyatakan sesuatu.


“ Aku sa…..ya…ng ka…mu “ Kata Andra lemas dan saat selesai menyatakan Andra jatuh pingsan


dipelukan Rani karena kondisi Andra yang lemah habis berlari.


Rani kaget melihat Andra jatuh pingsan, Alex dan mama Rani yang memang berdiri tidak


jauh dari taman dan melihat saat Andra jatuh pingsan pun berlari kea rah Andra


dan Rani. Alex segera menghubungi dokter untuk membantunya membawa Andraa


Tak butuh waktu lama dokter dan suster membawa kursi roda untuk membawa Andra


keruangannya dan segera ditangani. Rani, Alex dan mama Rani mengikuti Andra


keruangannya. Sesaat sampai diruangan tersebut Rani ingin masuk untuk melihat

__ADS_1


kondisi Andra dan menemani Andra, tetapi Rani tidak dibolehkan masuk oleh


suster.


Rani sangat sedih melihat kondisi Andra, begitupula dengan Alex. Mama Rani yangmelihat putri semata wayangnya sedih segera menghampiri Rani dan menengkannya.


“ Kamu yang tenang yah sayang, semoga tuan Andra baik baik saja “ Kata mama Rani


sambil memeluk putrinya tersebut.


Alex yang berdiri dihadapan pintu ruangan teringat dengan masalah farhan yang kabur


dari kantor polisi, Alex semakin dibuat takut akan memberitahukan Andra atau


tidak. Karena kejadian ini Alex bisa membayangkan apa yang akan dilakukan oleh


Andra apabila dia mengetahuinya.


Alex mencoba mendekati Rani dan mama Rani yang sedang duduk didepan ruangan Andra.


Alex duduk disamping Rani dan mencoba menyanyakan hal itu ke Rani.


“ Nyonya, saya semakin takut ingin memberi tau tuan “ Kata Alex


“ Lo nggk usah ngomong dulu, nanti aja saat Andra benar benar pulih “ Kata Rani


“ Tapi nyonya bagaimana nanti tuan Andra marah dan ngamuk ke saya ?” Ucap Alex


“ Gw yang akan ngomong ke dia “ Kata Rani


Saat mereka mengobrol, Dokter yang memeriksa keadaan Andra pun keluar dari ruangan,


Rani, Alex dan mama Rani berdiri dan menghampiri dokter untuk memberitahukan


tentang kondisi Andra.


“ Dokter gimana kondisi tuan ?” Tanya Alex


“ Tuan Andra sudah membaik, tapi saya sarankan agar tuan Andra tidak terlalu tertekan


atau emosi dan banyak pikiran karena itu akan mempengaruhi jalannya pemulihan “Kata Dokter.


“ Baik dokter “ Kata Alex


“ Kalau begitu saya permisi dulu “ Kata dokter

__ADS_1


Alex, Rani dan mama Rani segera memasuki ruangan Andra, didalam ruang Andra yang terkapar lemas membuat Rani semakin merasa


bersalah, karena akibat kesalahpahamnnya membuat Andra


__ADS_2