
Setelah
mendengar bahwa Rani berada ditaman, Andra segera berlari menyusul Rani, Andra
tau bahwa Rani akan salah paham melihat Andra dan Chelsea didalam kamar. Andra ingin
menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Rani agar tidak menimbulkan
kesalahpahaman antara mereka berdua.
Tak
butuh waktu lama Andra yang diikuti Alex kini telah sampai ditaman, Andra
melihat Rani bersama mama Rani sedang duduk bersama dipinggir kolam. Andra
segera melangkahkan kakinya mendekati Rani, saat sudah merasa dekat dengan
Rani, Andra membuka bicara.
“ Ranii “ Kata Andra yang sudah berada dibelakang Rani
Rani dan mama Rani yang mendengar ada yang memanggil Rani segera membalikkan badan,
mereka mendapati Andra yang sedikit lemas karena berlari dan Alex.
“ Ehh lo, ada apa ? “ Kata Rani menyembunyikan perasaan cemburunya.
“ Aku mau jelasin kejadian tadi “ Ucap Andra
“ Nggk usah jelasin, gw kan bukan siapa siapa lo “ Kata Rani.
Mama Rani yang melihat ada kesalahpahaman antara Andra dan Rani mengerti dengan
keadaan sekarang, mama Rani dan Alex meninggalkan Andra dan Rani di taman.
“ Tapi aku sayang sama kamu Ran, dari awal kita bertemu aku mulai tau apa itu cinta “
Ucap Andra dengan nada lemasnya.
“ Hhhh, lo bercanda aja “ Ketawa Rani
“ Aku serius “ Ucap Andra
“ Terus yang lo peluk tadi siapa, pacar lo kan “ Tutur Rani
__ADS_1
“ Dia adalah Chelsea sekretaris aku dikantor, dan waktu pelukan itu nggk sengaja “
Kata Andra
“Flasback on “
Waktu Andra baru sadar, dia sudah melihat Chelsea yang berada disampingnya.
Andra sangat kaget, Chlesea yang melihat Andra sadar pun tersenyum bahagia.
“ Akhirnya kamu sudah sadar, aku sangat khawatir “ Kata Chelsea
“ Kamu ngapain disini “ Kata Andra
“ Aku jenguk kamu lah, nih aku bawain makanandan buah buahan buat kamu “ Kata Chelsea sambil memperlihatkan makanan dan buah buahan yang dia bawa.
“ Kamu makan yah “ sambung Chelsea dan menyodorkan buahan apel untuk Andra
Chelsea pun menggerakkan tangannya yang sedang memegang buah apel untuk menyuapi Andra, tetapi Andra menolak suapan tersebut.
Namun Chelsea tetap memaksa hingga terjadi dorong mendorong dan saat Chelsea mendorong dengan keras membuat Chelsea jatuh kedada bidang Andra, Chelsea pun memanfaatkannya
dan malah memeluk Andra, Andra yang bersikeras melepaskan pelukan dari Chelsea
tetapi itu tidak bisa karena kondisi Andra masih lemah.
Setelah menjelaskan semuanya ke Rani, Andra semakin mendekati Rani hingga mereka
berhadapan dengan sangat dekat, perlahan Andra menyatakan sesuatu.
“ Aku sa…..ya…ng ka…mu “ Kata Andra lemas dan saat selesai menyatakan Andra jatuh pingsan
dipelukan Rani karena kondisi Andra yang lemah habis berlari.
Rani kaget melihat Andra jatuh pingsan, Alex dan mama Rani yang memang berdiri tidak
jauh dari taman dan melihat saat Andra jatuh pingsan pun berlari kea rah Andra
dan Rani. Alex segera menghubungi dokter untuk membantunya membawa Andraa
Tak butuh waktu lama dokter dan suster membawa kursi roda untuk membawa Andra
keruangannya dan segera ditangani. Rani, Alex dan mama Rani mengikuti Andra
keruangannya. Sesaat sampai diruangan tersebut Rani ingin masuk untuk melihat
__ADS_1
kondisi Andra dan menemani Andra, tetapi Rani tidak dibolehkan masuk oleh
suster.
Rani sangat sedih melihat kondisi Andra, begitupula dengan Alex. Mama Rani yangmelihat putri semata wayangnya sedih segera menghampiri Rani dan menengkannya.
“ Kamu yang tenang yah sayang, semoga tuan Andra baik baik saja “ Kata mama Rani
sambil memeluk putrinya tersebut.
Alex yang berdiri dihadapan pintu ruangan teringat dengan masalah farhan yang kabur
dari kantor polisi, Alex semakin dibuat takut akan memberitahukan Andra atau
tidak. Karena kejadian ini Alex bisa membayangkan apa yang akan dilakukan oleh
Andra apabila dia mengetahuinya.
Alex mencoba mendekati Rani dan mama Rani yang sedang duduk didepan ruangan Andra.
Alex duduk disamping Rani dan mencoba menyanyakan hal itu ke Rani.
“ Nyonya, saya semakin takut ingin memberi tau tuan “ Kata Alex
“ Lo nggk usah ngomong dulu, nanti aja saat Andra benar benar pulih “ Kata Rani
“ Tapi nyonya bagaimana nanti tuan Andra marah dan ngamuk ke saya ?” Ucap Alex
“ Gw yang akan ngomong ke dia “ Kata Rani
Saat mereka mengobrol, Dokter yang memeriksa keadaan Andra pun keluar dari ruangan,
Rani, Alex dan mama Rani berdiri dan menghampiri dokter untuk memberitahukan
tentang kondisi Andra.
“ Dokter gimana kondisi tuan ?” Tanya Alex
“ Tuan Andra sudah membaik, tapi saya sarankan agar tuan Andra tidak terlalu tertekan
atau emosi dan banyak pikiran karena itu akan mempengaruhi jalannya pemulihan “Kata Dokter.
“ Baik dokter “ Kata Alex
“ Kalau begitu saya permisi dulu “ Kata dokter
__ADS_1
Alex, Rani dan mama Rani segera memasuki ruangan Andra, didalam ruang Andra yang terkapar lemas membuat Rani semakin merasa
bersalah, karena akibat kesalahpahamnnya membuat Andra