
Rani berjalan bersama Andra menuju kesekeliling lingkungan kantor papa Rani. Andra sesekali melirik Rani yang sangat cantik walaupun pakaiannya masih tetapi pakaian tomboy sih celana jeans panjang berwarna hitam, jaket kulit hitam dan rambut terurai. Rani yang merasa sering ditatap membuka pembicaraan.
" Lo kenapa ngeliatin gw " Kata Rani judes
" Lo cantik " Jujur Andra
" Haa, dasar lo yah gw udah kebal dengan omongan cowok sok tampan kayak lo " Kata Rani
" Ternyata banyak juga yang ngejar lo Ran " Batin Andra
" Gw kan ngomong jujur " Kata Andra
" Tau ah " Kata Rani mendahului jalannya melewati Andra.
Andra tampak tersenyum mendengar jawaban jutek dari Rani, bagi dia Rani adalah satu cewek langka yang tidak terpana akan ketampanan dari Andra.
__ADS_1
Rani semakin dibuat kesal akan perkataan dari Andra. Rani dan Andra menuju lapangan luas yang terletak dibagian atas. Mereka berjalan bersama tanpa ada satu kata pun. Dan mereka pun sampai dilapangan luas tersebut dimana sering dibuat sebagai tempat bermain golf untuk keluarga CEO.
Andra dan Rani berjalan bersama sambil melihat sekeliling. Rani sibuk melihat lapangan yang ditumbuhi rumput rumput hijau yang sangat indah. Sedangkan Andra memandang Rani dengan senyum senyum, Andra memberhentikan langkahnya dan menahan tangan Rani agar tidak berjalan.
Rani menepis tangan Andra dan berkata " Lo jangan macam macam yh " dan Rani Andra saling berhadapan. Suasana semakin canggung saat Rani menatap Andra yang membuat degup jantungnya mulai berdetak kencang.
" Nih jantung gw kenapa yh " Batin Rani
" Ran, entah sejak kapan! Tapi gw boleh nanya sama lo nggk " Tanya Andra dan diangguki oleh Rani.
" Apa aku menyukaimu " Kata Andra dan berhasil membuat jantung Rani tambah memburu.
" Lo apa apaan sih, dengar yh gw nggk akan suka sama cowok kayak lo, paham " Kata Rani dan berjalan mendahului Andra yang masih berdiri sambil tersenyum mendengar ucapan Rani.
" Gw akan berusaha " Gumam Andra.
__ADS_1
Sekitar 25 menit Andra dan Alex kembali ke kantornya. Andra meminta ke Alex foto foto dari Rani saat mereka berkeliling.
" Flasback On "
Saat Andra dan Alex mengetahui bahwa Rani yang sekarang sedang memantau perusahaan Wirawan Andra berpesan agar memotret Rani diam diam.
" lex saat saya berkeliling tolong kamu memotret Rani secara diam diam, paham " Kata Andra dan dibalas anggukan oleh Alex
" Apa, gw nggk salah dengar " Batin Alex
" Flasback off "
Alex dan Andra hanya selisih 2 tahun Andra berusia 23 tahun dan Alex 21 tahun. Andra pengusaha muda yang sangat terkenal. Tetapi Alex menghormati Andra sebagai boss nya apabila dikantor.
Andra menatap foto Rani yang dipotret oleh Alex. Andra tampak tersenyum senyum melihat ekspresi Rani yang sangat jutek dan satu lagi foto dimana mereka saling tatap. Andra semakin kagum kepada Rani walaupun dia anak perempuan tetapi tidak pernah manja dan dia juga sangat mandiri, beda dengan gadis gadis yang lain yang hanya bisa mengandalkan kecantikan untuk memikat hati seseorang tanpa ada kesetiaan dan ketulusan.
__ADS_1
Disisi lain Rani yang sudah duduk ditempat kebesaran papanya sambil menyandarkan kepala dikursi. Rani memikirkan saat dia bertatapan dengan Andra.
" Kenapa gw tadi deg deg an yah saat bertatapan dengan Andra " Gumam Rani.