Anak Motor

Anak Motor
Part 26


__ADS_3

Bi Santi berjalan kearah kolam berenang sesuai dengan penglihatan terakhirnya bahwa dia melihat Rani dan bi Jamilah berjalan ke arah yang sama.


Saat bi Jamilah dan Rani ingin berdiri untuk kembali ke ruang tamu, tiba tiba bi Santi muncul.


" Maaf, nyonya sedang ditunggu oleh tuan " Kata bi Santi sopan.


" Iyya baru mau balik " kata Rani


Rani berjalan meninggalkan bi Jamilah dan bi Santi, bi Santi yang penasaran dengan sikap asli Rani mempertanyakannya ke bi Jamilah.


" Gimana sikap nyonya? " Kata bi Santi


" Dia sangat baik, dan sopan " Kata bi Jamilah


" Aku bersyukur akhirnya tuan memiliki pasangan hidup yang sangat baik dan perhatian kayak dia " Kata bi Jamilah dan bi Santi tersenyum mendengarnya.


Andra yang berdiri berniat ingin ikut memanggil Rani, tetapi langkahnya terhenti saat melihat Rani menghampirinya. Andra bertanya kepada Rani apa yang telah dia lakukan bersama bi Jamilah.


" Kamu ngapain sama bi Jamilah ?" tanya Andra


" Nggk ngapa ngapain " Kata Rani


" Kamu gosipin aku yah ? " Tebak Andra dan Rani menggelengkan kepalanya.


" Sotoy " kata Rani


Sudah jam 18:00 waktunya Andra berangkat ke bandara untuk dia pergi kekorea. Andra memberitahukan ke Rani jadwalnya dan Andra ingin Rani yang akan mengantarnya, hingga disuatu hari dia yang akan mengajak Rani berjalan jalan bersama.


" Jadwal ku telah tiba, ayo kita kebandara " kata Andra mengajak Rani kemobilnya.


" Lo jangan lama lama yah " Kata Rani

__ADS_1


" Iya nggk kok, aku usahain nggk lama " Jelas Andra


" Janji " kata Rani menunjukkan jari kelingkingnya


" Iyyah janji " Kata Andra


Mereka berdua berjalan ke arah mobil untuk mereka ke bandara, karena Andra tak butuh terlalu banyak barang yang dia bawa karena menurutnya dia akan sementara disana. Sebelum kerumah Rani Andra telah menyiapkan beberapa hal untuk dia bawa nanti ke korea dan disimpan dibagasi mobil Andra.


" Nanti kalau ada yang gangguin kamu, tanya aku aja yah, atau bisa hubungi teman teman aku mereka siap ngejaga kamu selama aku pergi " Jelas Andra saat Andra dan Rani telah berada didalam mobil karena sebelumnya Andra telah memberikan nomor ponselnya ke Rani.


# Falsback on #


Saat dirumah sakit Andra mengambil ponsel Rani saat Rani sedang beristirahat di tempat tidurnya. Andra berniat ingin menyimpan nomor Rani sekaligus mengintai keadaan Rani.


# Flasback off "


" Lah nggk papa kali, gw bisa jaga diri gw " Kata Rani.


" Kamu mau oleh oleh nggk ?" Tanya Andra memancing Rani agar tidak bersedih lagi.


" Hemm nggk usah, yang penting kamu pulang secepatnya gw sudah bersyukur " Kata Rani " Sebenarnya gw juga mulai sayang sama lo " kata Rani memandang Andra dan langsung memeluk Andra " Lo jaga diri baik baik yah " Sambung Rani.


" Makasih Ran, aku akan selalu ngejaga kamu dan menyayangi kamu " Kata Andra membalas pelukan Rani.


Pak Ijo yang melihat sikap lembut Andra saat memeluk Rani merasa sangat bahagia, sikap kejam Andra perlahan menghilang karena dekat sengan Rani.


" Saya sangat berterimakasih kepada nyonya karena telah membuat tun Andra perlahan berubah " Batin pak Ijo sambil menatap Andra dan Rani berpelukan di kursi belakang.


Rani merasa perasaannya ke Andra benar benar ada, dulu Rani ingin melihat ketulusan Andra dan sekarang Rani benar benar melihatnya, Andra dengan kejujuran dan ketegasannya membuat Rani percaya akan perasaan Andra ke Rani.


Andra sangat bahagia dengan kalimat Rani saat mengucapkan bahwa dia sangat menyayangi Andra, sudah lama Andra menunggu kalimat tersebut dan akhirnya terdengar sendiri oleh Andra.

__ADS_1


Saat melihat beberapa hari yang lalu, kejadian kejadian yang menimpa Rani semakin membuat Andra ingin memperketat penjagaan Rani, agar Rani tidak lagi terancam karena banyak yang mengincar Rani sebagai bahan agar Andra lemah.


Sekitar beberapa menit mereka telah sampai dibandara, waktunya pun telah tiba. Andra berpamitan ke Rani untuk dia pergi kekorea. Sebelum menuju kepesawat Andra mencium kening Rani dan berpamitan.


" Kamu jaga diri baik baik yah " Kata Andra


" Iyah, kamu juga yah " Kata Rani sedih dengan airmata yang sebentar lagi keluar.


" Jangan nangis, aku mau pergi " Kata Andra menyapu air mata Rani dan Rani hanya bisa mengangguk.


" Bayyyyy " Kata Andra melambaikan tangannya ke arah Rani sambil berjalan ke arah keluar untuk ke pesawat, Rani membalas lambaian Andra, dan airmata Rani pun deras keluar.


Andra berjalan keluar sampai dimana Rani tidak melihatnya. Setelah pesawat lepas landas Rani berjalan kebawah untuk menuju keparkiran, tetapi diruang tunggu Rani tak kuasa menahan tangisannya, karena bagi dia Andra merupakan salah seorang pria yang sangat menyayangi Rani dan mampu membuat Rani percaya akan Andra.


Pak Ijo yang berdiri di parkiran sambil menunggu Rani kembali, tetapi Rani tak kunjung kembali padahal pesawat yang ditumpangi oleh Andra telah lepas landas. Akhirnya pak Ijo berniat ingin mencari keberadaan Rani. Saat pak Ijo sampai diruang tunggu, pak Ijo melihat Rani yang duduk dan menangis, pak Ijo segera berlari kearah Rani.


" Nyonya, nyonya kenapa ?" Tanya pak Ijo yang membantu Rani untuk berdiri.


" Nggk papa pak " Kata Rani mencoba menghapus air matanya.


" Mari nyonya saya antar ke mobil " Kata pak Ijo bdan dibalas anggukan oleh Rani


Rani kini berjalan didepan pak Ijo, saat sampai diparkiran pak Ijo mendapatkan suatu kertas dikaca mobil bagian depan, kertas tersebut berisi suatu ancaman.


" Saat ini Andra sudah tidak ada, saya tidak akan segan segan membunuh wanitanya, apabila itu merupakan salah satu cara agar dendam saya ke Andra terbalaskan " Isi surat tersebut.


Saat Rani melihat pak Ijo membaca sesuatu, Rani bertanya tetapi pak Ijo menyembunyikannya dia tidak mau memberitahu Rani, yang paling utama dia harus memberitahu dahulu kepada Andra.


" Bapak lagi ngapain ?" Tanya Rani heran


" Tidak nyonya saya tidak lagi ngapa ngapain " Kata Pak Ijo menyembunyikan surat tersebut dan memasukannya ke saku celananya.

__ADS_1


__ADS_2