Anak Sang Penguasa Kembali

Anak Sang Penguasa Kembali
Sebuah kalung


__ADS_3

Jam pun menunjukkan pukul 18:50 kini waktunya mereka memasak makan malam Lia pun membantu bundanya memasak. mereka memasak berbagai makan Lia memasak nasi merah bundanya yang menggores karena takut Lia akan kecipratan minyak padahal Lia sudah terbiasa melakukan tapi bundanya masih saja banyak protes tentang itu terpaksa Lia yang memasak sayur dan udang rebus. kini semua pun telah siap dan telah terhidang di meja makan mereka pun mulai makan malam dengan tenang seperti biasa


_______________________________


kini bunda pun ingin mengambil kalung yang di bicarakannya dengan ayah dan ibu mertuanya untuk di berikan kepada Lia kini bunda pun kembali ke posisi semulanya dan memanggil Lia yang sedang ada di dapur untuk mengambil jus tomatnya


"liaaaa,,liaaaa kesini sebentar sayang" kata bunda dengan nada yang memanggil


"Iy bun aku segera kesana" kata lia sambil berjalan


kini Lia pun duduk bersimpuh di depan bundanya sambil meminum jus tomatnya bundanya pun mengelus-elus puncak kepala sang anak dengan air matanya pun jatuh


"Bun kenapa,,. kenapa bunda menangis" kata Lia sambil menghapus air mata bundanya

__ADS_1


"Tidak sayang bunda hanyalah terharu kini kau sudah dewasa. serasa baru kemarin bunda dan ayah mengajarimu berjalan dan berbicara tapi kini kau telah dewasa sayang" kata bunda dan ayahnya pun tak kuasa menahan air matanya lagi kini ayah dan bundanya pun menitihkan air mata Lia pun memeluk mereka berdua seraya mengatakan


" bunda ayah meskipun aku sudah dewasa tapi aku masih anak kecil bunda yang lucu jadi bunda jangan khawatir aku melupakan atau meninggalkan bunda dan ayah" kata Lia dengan air mata yang menetes dan tersenyum hangat


semoga saja kau benar sayang,, setelah kau tahu keluarga aslimu sayang. kata bunda dalam hati sambil terus meneteskan air mata


"Sudah jangan menangis lagi bunda" kata Lia seraya memeluk bundanya


"iy sayang,, bunda ingin memberikanmu sesuatu sayang" kata bunda


"Aiss kau ini bunda sedang serius malah bercanda" kata bunda sambil manyun


" hahah yasudah bunda maaf"

__ADS_1


Bunda pun menyerahkan kalung itu ke Lia dan Lia pun terkagum kagum melihat kalung tersebut karena iy baru melihat kalung secantik dan seindah itu


"WAHHH,, bunda indah sekali kalung ini dimana bunda mendapatkannya" kata Lia sambil tersenyum bahagia


" tentang kalung itu kamu akan mengetahuinnya sayang cepat atau lambat besok atau mungkin di masa yang akan datang"kata bunda dengan menatap Lia dengan lembut


" Kau harus berjanji menjaga dan merawat kalung itu yah sayang karena harapan satu-satunya ada di kalung itu" tambah bunda


" maksudnya apa sih Bun Lia gak paham,, iy aku pasti menjaganya dengan baik" kata Lia sambil memegang tangan bunda


" Akan ada saatnya kau akan mengetahui semuanya sayang maka tunggulah sampai masa itu akan datang" kata ayah


Setelah menyelesaikan percakapan yang cukup serius tadi Lia pun masuk ke kamarnya dan mengirim beberapa berkas ke tangan kanannya di butiknya karena iy memang memiliki butik apalagi butik tersebut butik terbaik di kota A Lia memang selalu menggambar di waktu luangnya iy tidak bisa jika hanya membuang waktu dengan tidak memiliki tujuan setelah mengirim berkas tersebut akhirnya Lia pun melakukan panggilan video bersama sahabatnya karena para sahabatnya pun juga baru selesai bekerja dan menyelesaikan pekerjaan kantornya akhirnya sama halnya dengan sebelumnya mereka pun menunggu Lia tertidur pulas dan mematikannya karna di antara mereka Lia lah yang paling muda dan Lia selalu jadi yang di manja oleh semua sahabatnya

__ADS_1



No jangan membully kehaluan ku yang keterlaluan ini anggaplah kalungnya seperti itu maklumlah anak horang kayaaa😂🤣


__ADS_2