Anak Sang Penguasa Kembali

Anak Sang Penguasa Kembali
Orang tua kandung


__ADS_3

FLASH BACK ON


seorang pasangan suami istri sedang melakukan liburan di negara S di rumah keluarga mereka di desa yang sangat terpencil dan kini iy dan suaminya serta mertuanya sedang mau memancing di sungai.


saat iy sedang bercanda dengan suaminya serata mertuanya iy mendengar bayi menangis.


"suamiku,, apakah kau mendengar suara bayi menangis" kata istrinya nyonya rinanda


"Apa maksudmu sayang,," kata Fernando Wijaya


"iy ayah mendengarnya juga" kata tuan Wijaya


 


" apa yang kalian maksud semua" kini istri tuan Wijaya pun buka suara


"Aku mendengar suara bayi ibu,, ASTAGA!!!! suamiku lihat ada koper besar disana bisa jadi dari sana sumber suara bayi tersebut" kata nyonya rinanda


"Nak sebaiknya kau cepat ambil koper itu bisa saja istrimu benar" kata ibu Wijaya


"Baiklah Bu"

__ADS_1


setelah menyebutkan dirinya kedalam sungai iy pun bergegas mengambil koper tersebut betapa terkejutnya iy bahwa itu benar-benar adalah bayi kecil yang sangat cantik dan imut


setelah mendapatkan koper tersebut kini iya naik kembali


"ternyata benar ini adalah bayi" kata Fernando


"astaga,, bukanlah cepat suamiku agar dia dapat bernafas" Kata istrinya


"Wahh,, lihat lah dia sangat menggemaskan dan sepertinya dia anak dari orang berada kalung yang di pakainya sangat mahal dan ini salah satu berlian biru termahal dunia pasti anak ini bukan anak sembarangan" kata sang tuan Wijaya


"Ibu ayah apa aku boleh merawat anak ini bersama istri ku,, lagi pun aku dan istriku sudah tidak bisa membuat keturunan" kata Fernando


"tentu sayang rawatlah anak itu seperti anak kandung mu sendiri dan satu lagi ibu minta saat usianya sudah dewasa jujurlah kepada mereka tentang kehidupannya" kata nyonya Wijaya


"Suamiku,, Bagaimana dengan namanya" kata nyonya rinanda


"sesuai dengan Inisial kalung yang dia pakai adalah D maka akan aku nama i dia Delia sukmaja" kata Fernando


"namanya sangat bagus maka kami akan memanggilnya Lia,, namanya cocok dengan kecantikan yang iya punyai" kata rinanda istri dari Fernando itu terus menatapi bayi kecil itu dengan tatapan berbinar binar


FLASH BACK OFF

__ADS_1


Setelah nyonya Wijaya menceritakan masa lalu Lia pun akhirnya tuan dan nyonya Alexander pun menangis dan Lia pun langsung memeluk nyonya arnanda


"BUNDAAA,," kata Lia sambil memeluk nyonya arnanda dan menangis histeris


"Maaf kan bunda sayang,, maafkan bundaa" kata nyonya arnanda sambil mempererat pelukannya kepada Lia


"hikss...hikss...,, No!!! bunda tidak salah!!!" kata Lia dengan air mata yang mengalir deras


"Apakah kau hanya memeluk Bunda mu sayang" kata tuan Idrus Alexander


Lia pun langsung memeluk erat ayahnya itu dan menangis di dada bidang ayahnya dan menenggelamkan wajahnya


"Liaa ap..ap..apa kau membenci bu..bu..bunda" kata bunda Lia sambil sesegukan


Lia pun melepaskan pelukan ayahnya dan langsung memeluk nyonya Wijaya


"Mana mungkin aku membenci bunda ku ini" kata Lia sambil memeluk nyonya Wijaya


"Maafkan ayah dan bunda Lia kami hanya ingin kau lebih dewasa untuk mengetahui tentang masa lalu itu sayang,, kami takut kau akan salah langkah sayang,, maafkan ayah" kata ayah sambil meneteskan air mata Lia pun langsung memeluk tuan Wijaya


"No,, itu tidak benar ayah kau tidak bersalah" kata Lia

__ADS_1


akhirnya Lia melepaskan pelukan ayahnya


" tidak ada yang salah di sini,, ini hanya salah masa lalu itu dan mungkin adanya masa lalu itu pun membuatku menjadi orang yang sangat beruntung karena memiliki dua ayah dan bunda." kata Lia memeluk kedua orang tuanya dan kandungnya


__ADS_2