Anak Sang Penguasa Kembali

Anak Sang Penguasa Kembali
kebenaran


__ADS_3

Lia kini selesai bersiap-siap untuk berangkat kuliah dan turun ke ruang keluarga bersama anggota keluarga lainnya


"Papi apa aku boleh memanggil temanku untuk menjemputku ke mansion" kata Lia bertanya ke papinya


"Tentu sayang, kenapa tidak merekakan sahabatmu"


"Terimakasih papi" kata Lia sambil memeluk papinya


Lia pun menelpon grup sahabatnya


"Halo, jemput aku yah" lia


"Baik kita meluncur ke apart mu sekarang" Clara


"no, I'm not in the apartment" Lia


"Lalu kau dimana" Lexi


"Mansion,Jl.Xx. 88, mansion paling akhir" Lia


"Ais, Lia jangan main-main lagi" refan


"Apanya yang main-main, 5 menit kalian tidak menjemputku maka aku akan pergi sendiri" Lia


"Awas saja kalau kau membohongi kita, ku jitak pala mu" Daren


"Iy tuh"Arlan


kini Lia sangat kesal melihat temannya karena tidak mempercayainya dan anggota keluarga melihatnya rasanya ingin tertawa melihat tingkah Lia seperti anak kecil yang kesal karena tidak di turuti kemauannya


"Apakah kau mau memakai mobil lain sayang" kata papi


"No, papi jangan terlalu memanjakan ku. nanti aku tidak bisa mandiri" kata Lia

__ADS_1


"Sayang, papi mami, dan seluruh anggota keluarga akan selalu memanjakan mu kau tau kenapa, karena kami tidak sempat memanjakan mu sewaktu kau kecil" mata papi sambil memeluk dan menitikkan air mata anggota keluarga pun terharu melihat tingkah laku anak dan ayah itu


15 menit berlalu kini sahabat lia pun sampai ke depan mansion dan bertanya kepada penjaga dan para penjaga langsung melapor ke tuannya dan papi Lia pun langsung menyuruh penjaga tersebut membukakan pintu gerbang dan sahabat lia pun langsung memasukkan mobilnya ke depan mansion dan mereka tercengang melihat betapah mewahnya mansion tersebut bak istana


kini Lia pun langsung keluar bersama dengan anggota keluarga lainnya dan sahabatnya pun langsung kaget karena Lia memanggil tuan Alexander dengan sebutan papi kini Lia dan sahabatnya meluncur ke kampus dengan mobil masing-masing



Kini mereka telah memarkirkan mobilnya masing\-masing dan langsung keluar dari mobil dan langsung ke Lia dan menyerbu Lia dengan berbagai pertanyaan



"Li, ko bisa Lo panggil tuan besar Alexander papi...?"



"Lia ko bisa Lo di mansion mewah milik tuan Alexander..??" dan pertanyaan lainnya




Mereka semua pun diam dan Lia mengajak mereka ke kantin dan jujur kepada mereka



"Jadi bertanyalah satu persatu" kata Lia dingin dan datar



kini mereka takut bertanya lagi kepada Lia


__ADS_1


"Bisu, kenapa tidak bertanya" kata Lia kesal karena sahabat tidak ada yang mau bicara dan menunduk semua



"Ta..ta...takut Lia" Clara kini buka suara



Lia menghela nafas panjang dan berbicara dengan lembut


"Baik bicara satu persatu" kata Lia lembut dan tersenyum hangat



"Kenapa bisa kau memanggil tuan Alexander papi..?" Lexi



"Karena dia papi ku" Lia jawab dengan santai



"APA!!!" jawab mereka serempak dan sangat keras dan mereka jadi pusat perhatian



"Kenapa si kalian ribut sekali" kata Lia



"Maaf kami hanya bingung, apa maksudmu coba ceritakan" kata Daren


__ADS_1


Lia pun menceritakan masa lalu itu dan Clara dan Lexi langsung memeluk erat Lia dan membiarkan Lia menangis Daren refan dan Arlan mengelus puncak kepala Lia lembut dan mereka juga tidak menyangka ternyata anak dari sang pengusaha terbesar di dunia adalah Lia dan berita itu hanya sebatas untuk menutupi hilangnya lia dan setelah semua kembali baik\-baik mereka langsung ke ruang masing\-masing.


__ADS_2