
Lia mengirim lokasi salah satu tempat boxing ke grup WhatsApp-nya bersama sahabatnya,, Clara dan Lexi yang di bawa ke tempat boxing tersebut heran melihat Lia karena iy pikir tempat meredakan emosinya adalah shopping jadi iy hanya meng-iykan saja untuk ikut bersama Lia
"Lia ko kita pergi ke tempat boxing sih" kata Clara
"Kan elo mau nemennin gue buat lepasin amarah gue" kata Lia
" yah kita pikir kita bakal shopping buat lepasin amarah ello,, soalnya kalo gue emosi gue cuma shopping sampai amarah gue udah resah" kata Lexi
"Hahaha dasar idiot gue mana suka shopping kaya gitu mendingan gue tabung tu uang" kata Lia sambil tertawa dan berjalan masuk ke dalam tempat boxing
Arlan refan dan Daren yang menerima share lokasi dari Lia di Gb WhatsApp pun heran karena itu tempat boxing terbaik di kota A dan tempat latihan mereka bertiga kalau lagi nggak ada kerjaan.
Grub WhatsApp
*Daren
"Lia, emang elo ngapain di tempat boxing"
*Lia
"Yah lepasin amarah gue,, cepettan kesini"
__ADS_1
Akhirnya mereka bertiga pun segera menyusul para sahabat wanitanya itu ke lokasi yang di kirim Lia.
Saat sampai di sana mereka pun tercengang melihat bagaimana cara Lia memukul samsak dengan sangat kuat,, saat Lexi melihat 3 pria tersebut yang sedang tercengang melihat aksi Lia Lexi dan Clara menghampiri mereka
"Ehh, Lo semua udah datang" kata Clara
"Lia kepada,, ko kayanya emosi banget" kata Daren dengan raut wajah bertanya
"Tadi nggak sengaja menabrak angel trus angel mengatkan bahwa Lia itu wanita j*la*g akhinya Lia menampar pipi angel dengan sangat kuat" kata Lexi
"emang itu pantas si,, apalagi Lia sangat ngak suka di provokasi" kata refan
"gue mau latihan juga kayanya" kata refan
"gue iku yah" Daren
"gue juga" Arlan
Akhirnya mereka pun ikut bersama Lia dan Daren pun akhirnya menantang Lia
"Lia gue tantangan lo kalau berhasil ngalahin gue di atas ring tinju" Kata Daren
__ADS_1
"oke,, memang apa hadiahnya kalau gue menang" kata Lia sambil melipat kedua tangannya ke dadanya
"gue traktir lo di kampus selama 1 Minggu dan kalau lo yang kalah yah sebaliknya juga" kata Daren
"oke nggak buruk juga" kata Li sambil memasang head guard dan sarung tinjunya
Akhirnya mereka pun langsung naik ke atas ring dan baru beberapa menit Daren pun telah kalah oleh lia dan semua pelatih boxing pun yang ada di sana pun menatap kagum melihat lia pasalnya cara bertinju sangat bagus dan kuda-kuda Lia yang sangat baik
"Lo kalah,, mulai besok tepatin janji Lo yah" kata Lia sambil tertawa kecil
"Gue pikir Lo nggak jago-jago amat eh ternyata" kata Daren sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Akhirnya mereka pun pulang karena hari pun mulai sore dan lia meninggalkan mobilnya di tempat boxing karena Lexi menyuruhnya untuk naik ke mobilnya soalnya pasti Lia sudah sangat lelah akiba latihannya tadi dan Lia pun naik mobil Lexi dan Lia tertidur pulas di mobil Lexi akibat terlalu lelah
sesampainya di apartemen Lia,, Lia masih tidur dan Lexi pun tidak tega membangunkannya akhirnya Lexi menelpon sahabatnya untuk mengangkat Lia masuk apartemennya dan yang datang pun refan karena iy memang belum terlalu jauh ke apartemen lia dan setelah selesai mereka pun berpamitan kepada bunda Lia
"Aku punya tugas untuk mu" kata seseorang di telpon
" kirim fotonya" kata lawan bicaranya yang di telpon
" Oky,, dan bawa dia ke gedung tua di perbatasan"
__ADS_1