Anak Sang Penguasa Kembali

Anak Sang Penguasa Kembali
kepergian Clair


__ADS_3

NEXT


Kini Lia dan keluarganya telah sampai di mansion setelah konferensi pers di tutup.


"Ahhk,, aku lelah sekali" Lia pun langsung berbaring di sofa panjang di ruang keluarga


"Apakah kau lapar sayang" kata mami dan mengelus kepala Lia


"Aku tidak lapar mom, aku hanya lelah aku akan pergi ke kamar saja untuk istirahat" kata Lia


"Baiklah sayang jangan lupa bersihkan badan mu dulu sikat gigi dan bersihkan makeup mu yah" kata mami


"Iy, mami ku sayang"


"Good night, mom dad" Sambil mencium pipi orang tuanya satu persatu


"Night sayang".


Jadi ayah dan bunda Lia tadi langsung ke bandara karena mendapatkan telpon dari asistennya di kantor ada sedikit kendala dan ayah Lia harus segera di selesaikan, jadi mereka langsung ke bandara.


Kini Lia sedang berendam air hangat karena sangat lelah gara-gara konferensi pers tadi, kini Lia sudah berada selama 15 menit dan segera membilas dirinya dengan air biasa di guyuran shower.


Lia pun segera membersihkan wajah dan segera bergegas untuk tidur, tapi saat ingin tidur iy mengingat bahwa iy belum menghubungi sahabatnya. tapi baru saja iy ingin menelpon sahabatnya sudah menyuruhnya untuk istirahat karena mereka tau pasti Lia sangat lelah. tidak butuh waktu lama Lia pun terlelap dalam tidurnya.


kini jam menunjukkan pukul 04 subuh dan mami Lia pun mengetok pintu kamar Lia,


"Sayang, apa kau sudah bangun" kata mami Lia sambil mengetuk pintu Lia


"yes mom, lia is awake"


*(Yah Mami, Lia sudah bangun)


"Yasudah cepat bersiap dan langsung ke musholla yah sayang"


"Iy mom"


Lia pun segera bergegas menuju ke wastafel kamar mandi dan mencuci mukanya, dan bergegas ke ruang solat. sampainya di musholla rumah sudah banyak orang, ada pembantu, penjaga kebun dan pelayan rumah lainnya dan Lia pun sangat bahagia karena mami-nya sangat baik mengizinkan para maid tersebut dan menjalankan ibadah bersama dan papi yang jadi imam.


kini Lia dan orang tuanya sedang joging bersama di sekitar mansion, dan para penghuni mansion lainnya pun selalu menyapa dengan sopan dan ramah keluargan kecil itu.


"Sayang, ayo kita kembali mami sudah lelah" kata mami ngos-ngosan


"Hahaha, dad sepertinya mami sudah ngos-ngosan tuh" kata Lia yang ingin menjahili mami-nya


"ck, dasar anak nakal" mami pun pura-pura ngambek


"Hahaha, sepertinya mami mu itu sedang ngambek deh" kata papi


"Baiklah mom, Lia minta maaf" kata Lia sambil mencium pipi mami-nya


"Baiklah, karena kau tuan putri kesayangan mami maka mami mau maafkan mu sayang" kata mami sambil mencium pipi Lia

__ADS_1


"Kalau dady, di maafin juga kan" kata Dady ke mami


"Kalau dady, no mami tidak maafin"


"Dan yah, Dady nanti tidurnya di kamar tamu aja" kata mami meninggalkan lia dan papi-nya


"Hahaha selamat menikmati dad, see you dady" kata Lia sambil berlari menuju mami-nya


"Anak sama mami memang sama-sama kejam, untung sayang" kata papi mengoceh sambil berjalan di belakang


saat sampai di rumah mereka pun sarapan dan setelah selesai sarapan semuanya pun melakukan aktivitas sehari-hari masing-masing.


Lia pun ke butiknya dan saat sampai iy pun di sambut oleh para karyawannya. Lia pun mulai berkutat dengan laptopnya dan berkas-berkas yang di depannya. tak lama saat menandatangani berkas-berkas tersebut ponsel Lia pun berbunyi.


Drttt....Drtttt.....Drtttt


*Lia


halo, Ada apa clar


**Clara


Lo lupa ya, ke cafe gue cepettan


*Lia*


Astagaaa,, gue lupa gue otw deh


yaudah jangan ngebut-gebut


Lia pun melajukan mobilnya ke cafe milik Clara dan saat sampai iy pun langsung ke ruang khusus untuknya dan para sahabatnya saat berkumpul.


"HAYY, GUYSS LIA YANG CANTIK DATENGG" Kata Lia sambil teriak


"Lia, jangan teriak-teriak truss pecah nih gendang telinga gue" kata Daren kesal


"Hehehe, maaf deh"


"Duduk, cepetan deh" kata refan kepada Lia


Semua pun makan siang terlebih dahulu dan selesai makan siang lia pun bertanya kenapa tiba-tiba kumpul


"Eh, Clair kenapa nih kita tiba-tiba ngumpul" kata Lia


"Jadi gini, aku bakal pergi ke negara J untuk urus perusahaan keluarga ku" kata Clara sambil tertunduk menahan air matanya jatuh


"APAA, berapa lama kamu di sana" kata Lia kaget


"Mungkin 2 tahun" kata Clara


Tangisannya Lia pun pecah di pelukan Daren

__ADS_1


"Hikss....hikss Clair jahat dar, hiks...hikss kenapa kau mau ninggalin Lia " Lia menangis sangat deras di pelukan Daren dan Clair hanya bisa menunduk dan menitihkan air matanya.


"Maaf aku Lia, tapi aku janji akan segera pulang ko," kata Clair berusaha meyakinkan Lia


"Kapan kau berangkat" refan pun buka suara


"Jam 5 sore"


"Yaudh nanti aku ikut mengantar mu" kata Lexi kepada Clara


"Apa kau tidak ingin mengantar ku" kata Clara kepada Lia


Lia hanya memeluk dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang Daren dan menangis, tidak mudah bagi Lia melepaskan Clara karena iy sangat menyayangi Clara dan tiba-tiba saja Clara ingin pergi dan itu membuat Lia syok mendengarnya.


"Apa kau tidak mau melihatnya untuk terakhir kalinya Lia" kata refan lembut sambil mengelus kepala Lia tapi Lia masih saja menagis di dada Daren


"He, liat aku" kata refan sambil memegang pipi Lia sambil menghadapnya


"Kau tau kan Clara hanya 2 tahun dan waktu tidak akan terasa dan ini juga demi kebaikan dan masa depannya, apa kau mau kalau Clara tidak memiliki masa depan yang lebih baik..?" kata refan menjelaskan


"Hikss...hikss aku mau, tapi 2 tahun itu bukanlah waktu yang cepat dia akan meninggalkan ku dengan waktu yang begitu lama" kata Lia sambil menangis


"Aku tidak ingin meninggalkan mu, aku akan kembali secepatnya mana mungkin aku bisa betah di sana tanpa adik kecilku yang manja ini" kata Clara sambil memeluk Lia


"Kau berjanjilah untuk pulang secepatnya yah" kata Lia menagis tersedu-sedu


"Tentu, aku akan kembali secepatnya bahkan sangat cepat aku tidak tahan jauh dari kalian semua pastinya" kata Clara mencium puncak kepala Lia


"Baiklah sekarang berhentilah bersedih, hari ini kita akan senang-senang saja sebelum Clair pergi ke bandara" kata Arlan heboh


Semua sahabatnya yang melihat pun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku heboh sahabatnya itu, mereka pun menikmati party sederhana ala mereka dan tak terasa 1 jam lagi Clair akan berangkat.


Skip, bandara


Clara pun telah sampai di bandara pribadi milik keluarganya diantar oleh para sahabatnya dan Lia tidak henti-hentinya meneteskan air matanya, dan hanya bisa memeluk lexa dan tidak berani melihat Clara jalan ke dalam pesawat.


"Tolong jagalah adik kecilku yang manja ini yah, sampai ada yang membuatnya menangis maka kalian akan ku cinca halus dan kuberikan kepada Roky" kata Clara menatap tajam ke arah ke5 sahabatnya.


(Roky adalah singa hitam peliharaan Clara dan 6 sahabat itu memang memiliki hewan peliharaan yang di luar nalar)


Clara kini telah masuk ke dalam pesawat dan menatap sahabatnya lewat jendela pesawat dan tangis Lia semakin menjadi-jadi ketika pesawat tersebut lepas landas.


Belum sempat Lia melangkahkan kakinya dan di papah oleh Lexi, dan Lia pun pingsan karena kepalanya sakit dan arlan melihat itu langsung menggendong Lia dan memasukkannya ke dalam mobil.


"Refan, cepat kau yang menyetir kita ke RS sekarang" kata Arlan panik, mereka membawa 2 mobil jadi Lexi dan Daren mobil satunya lagi.


"Iyiy"


Refan pun melaju kencangkan mobilnya menuju rumah sakit dan cepat memasukan Lia ke RS Alexander.


Tolong di bantu VOTE YAH 🙏 dan like juga per epsd serta dukungan dari pembaca ke author.

__ADS_1


__ADS_2