Anak Sang Penguasa Kembali

Anak Sang Penguasa Kembali
mansion mewah


__ADS_3

Lia pun langsung menelpon maminya dan bertanya kepadanya alamat Mension miliknya


"Assalamualaikum,, mami" kata Lia dengan berpura-pura antusias agar tidak di ceramahi oleh maminya


"Waalaikumsalam,, apakah ini kau nak" kata mami dengan nada khawatir


"Hehehe,, iy mami. maaf yah mom telah buat mom khawatir" kata Lia merasa bersalah karena mendengar suara maminya yang sangat khawatir


"Mami berikan alamat mansionnya" tambah lia


"Dasar anak konyol,,Jl.Xx. 88, paling akhir cepatlah pulang mami sangat khawatir ini,, dan Jangan terlalu laju saat naik mobil"


"Siap, ibu negara" kata Lia sambil cekikikan


"Hahaha,, baiklah tuan putri hati\-hati"


telponnya pun berakhir dan Lia pun meluncur menuju mansion orang tuanya. saat sampai di pos penjagaan,, seorang satpam keamanan mencegat lia


"Maaf nona anda tidak boleh masuk" kata satpam tersebut

__ADS_1


"Memangnya kenapa,, saya ingin pergi ke rumah tuan Alexander" kata Lia datar


"Maaf nona,, tidak boleh sembarang orang masuk dan menemui tuan bos" kata satpam tersebut sopan


Lia akhirnya menelpon maminya


"assalamualaikum, mom satpam mencegat ku" kata Lia


"Apa,, baiklah berikan hpnya pada satpam tersebut akan mami ceramahi satpam tersebut. bisa\-bisanya dia mencegah anak mami" kata mami sambil mengomel


"Iss, mami tenanglah" kaya Lia dan Lia pun memberikan ponselnya kepada satpam tersebut


"Berani\-beraninya kau menahan anakku masuk" kata mami dengan mengomeli satpam tersebut


"Maaf,, ini siapa yah" kata satpam tersebut


"Dasarrr yah kau,, aku nyonya arnanda istri dari tuan Idrus Alexander" kata mami dengan kesal


"A...a..apaa, m..ma..maaf nyonya besar. sa..s..saya tidak mengetahuinya". kata satpam tersebut dengan bicara terpotong\-potong

__ADS_1


Lia pun menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis mendengar maminya dan satpam tersebut berbicara


Lia akhirnya masuk kedalam pekarangan mansion mewah tersebut, disana hanya beberapa bangunan karena mansion tersebut memiliki batas unit dan untuk orang-orang khusus saja. sebenarnya satpam tersebut mau mengantar Lia tapi Lia tidak mau akhirnya Lia pun masuk sendiri


saat Lia masuk Lia terkagum-kagum melihat bangun mansion tersebut walaupun malam mansion tersebut masih terlihat elegan dan saat sampai di mansion milik orang tuanya Li melongok karena diantara mansion lain mansion orang tuanya lah yang paling mewah, luas, elegan dan bernuansa Eropa modern dengan warna putih bagaikan sebuah istana.


 


Lia pun memasukkan mobilnya di pekarangan mansion dan telah melihat sangat ramai yang Lia tahu hanyalah penjaga pembantu dan orang tuanya dan banyak lagi lainnya tapi Lia tidak mengenalnya tapi mereka semua telah menunggunya di depan pintu masuk mansion .


Lia pun turun dari mobil, para pembantu dan penjaga tercengang melihat Lia karena iy sangat lah mirip dengan maminya yang sangat cantik dan anggun.


"Assalamualaikum," Lia berjalan ke orang tuanya dan memeluknya bergantian


"Apakah hanya orang tua mu yang mau kau peluk tuan putri" kata wanita paruh baya kepada Lia sambil meneteskan air mata


Lia pun menghampiri mereka dan memeluknya satu persatu,, bunda Lia pun mengajak sang putri masuk ke dalam dan Lia tercengang melihat foto kecilnya terpampang di mana-mana mulai dari pintu utama hingga keruang lain.


Nenek paruh baya tersebut menitihkan air mata saking merindukan cucu tersayangnya dan yang lainnya pun ikut menangis,, Lia pun bingung melihat orang menangis dan memandang orang tuanya dengan tatapan bertanya siapa mereka

__ADS_1


__ADS_2