
Jogjakarta.....ia kota dengan seribu pesona,sejuta kebudayaan dan sepenggal kenangan hehehehe katanya itu mah.
Seperti yang sudah di rencanakan,kalau Minggu ini keluarga Dwi akan liburan ke Jogja bersama Abel tak ketinggalan tentunya.
Setelah mendapat izin dari kedua orangtuanya, Abel membawa ransel nya menuju rumah Dwi yang berbeda kompleks dengan nya, dengan berjalan santai dengan memandang jauh ke depan dan entah apa yang ia pikirkan dia menyusuri trotoar yang di penuhi dedaunan kering.
Sesekali Abel memainkan daun tersebut dan tersenyum.
Senja menampakkan sinarnya dan Abel juga sampai di rumah Dwi sahabat nya itu. Sebelum masuk ke dalam gerbang dia menatap sosok yang sibuk memainkan ponselnya,dan tak asing untuk Abel.
"kak Aslan"gumam nya dalam hati, Abel sama sekali tak membencinya tapi Abel hanya malas berurusan dengan wanita di sekitar Aslan makanya dia lebih suka menjauh dan menghindari Aslan.
"Hai.... Abel????udah nyampe???"sapa Aslan ramah di ikuti senyuman bang Andrian yang baru saja keluar membawa dua cup coffee
"Lu udah datang dek???....di tunggu mama sama Dwi di ruang TV noh"sapa Andrian dan Abel hanya mengangguk dengan senyum tipisnya.
"Assalamualaikum......"Abel pun masuk dan di jawab oleh Aslan dan Andrian beserta semua orang di dalam rumah.
"Eh.... Abel!!! sini nak..."panggil mama Dwi pada nya dan Abel pun tersenyum menghampiri ibu dan anak itu.
"Mah...."sambil mencium punggung tangan wanita paruh baya tersebut"papa gak di rumah???"tanya Abel pada Dwi di sebelah nya.
"Beloman pulang,lagi lembur soal nya mau di tinggal seminggu jadi Kelarin kerjaan dulu katanya"
Jawab Dwi sambil terus mengepak baju dan cemilan yang tak pernah ketinggalan.
"Lu bawa ransel seh bel???kita seminggu loh di sana...! lu gak bawa koper gitu???"tanya Dwi melirik ransel Abel.
"Emang Abel kamu???.... riweuh, pergi seminggu kek mau pindah???"jawab sang mama yang di beri jempol oleh Abel dan di akhiri dengan tos persahabatan oleh Abel dan mama Dwi.
"Huh....!!!aku tuh heran,,, anak mama tu aku ato Abel sebenarnya??? Mama klop nya ama Abel...!!!huft!!!"
Kesal Dwi dengan pelototan kepada mama dan Abel.
Abel dan sang mama hanya terkekeh dengan tingkah Dwi yang kocak itu.
Selesai membereskan persiapan besok Abel dan Dwi berada di kamar, rebahan dengan Abel menyandarkan kepalanya nya di kepala ranjang dan Dwi rebahan di paha Abel (wah.... romantis kan mereka??? hehehehe tapi gak seperti yang kalian pikirkan)
"Bel...."panggil Dwi dengan masih fokus ke layar hp nya.
"Emm"jawab Anabell dengan masih memainkan gadget nya juga.
"Gue mau ngomong tapi lu gak boleh kaget"jawab Dwi.
Abel membuka matanya dan menaikkan alisnya dengan pandangan serius ke arah Dwi.
"Bang Aslan ikut ke Jogja"sambung Dwi dengan masih sibuk dengan gawai ny anda. Seketika Abel mendorong kepala Dwi untuk bangkit dari paha nya.
Thanks
__ADS_1
"Kok??? kenapa tu manusia bisa ikut sih wi',,,,,?"jawab Abel bingung.
"Mami papi nya ke Dubai,dia nya di ajakin kagak mau, jadi dia di titipin ke mama!!!,lah mama ajak deh ke Jogja bareng kita"
Jawab Dwi dengan santai nya.
"Kalo gue tau tu manusia ikut,gue gak bakal ikut eh wi'"
Jawab Abel lemas dengan merebahkan tubuhnya tengkurap.
"Dih....gak ada yak!!!gue kan pen liburan nya ma elu jadi gak ada tuh acara batal batalin, biar dia sama bang Andrian ntar....lu ama gue senang-senang... ahahhahah"pekik Dwi yakin yang sekarang ada di posisi tidur berbantal punggung Abel.
Ceklek....
"Gadissss.....makan dulu yuk,terus tidur besok biar gak kesiangan,,,,"panggil mama di ujung pintu dan Abel beserta Dwi bangkit mengekor di belakang nya.
Di meja makan, hening Mereka makan dengan hikmat dan sesekali terdengar adu mulut antara Dwi dan Andrian.
Selesai makan Abel membantu membereskan meja,
Membawa semua piring kotor ke wastafel dapur.
"Abel...inget gak ada ngedrakor,,,,pokok nya gak ada kesiangan buat besok"sapa mama di belakang Abel yang sedang memasukkan jus ke kulkas.
"Siap ma..... Abel dan Dwi tidur cepet kok malam ini"
Jawab Abel dengan senyum manis nya,dan sang mama berlalu menuju kamar nya untuk beristirahat, setelah Abel selesai pun Abel kembali ke kamar Dwi yang di saat ia menaiki tangga bersama an dengan Aslan yang akan naik juga ke kamar Andrian.
"Bel...."sapa Aslan dan Abel menoleh malas tapi tetap tersenyum ramah pada sang empunya suara.
"Kenapa banget???"tanya Abel basa basi.
"Gue ada salah ya sama lu????...."tanya Aslan kepada abel dan Abel seketika menggeleng dan langsung berpamitan masuk ke kamar Dwi.
Di dalam kamar Dwi Abel melihat Dwi sudah terbang jauh ke alam mimpi, Abel membetulkan letak slimut nya dan dia pun merebahkan diri di karpet bulu berwarna ungu kesukaan nya dengan berbantalkan boneka kerropi dan tak lama Abel pun menyusul Dwi ke alam mimpi.
Pukul 06:00 Abel sudah rapi dan siap dengan outfit celana belel,hoddie kaos berwarna pink ke unguan, dengan ransel dan tak lupa earphone yang selalu bertengger di telinga nya.
Sedangkan Dwi sama sama memakai jeans belel senada dengan Abel,tapi dia mengenakan kaos ketat dengan lengan panjang dan leher yang tertutup sempurna.
Mereka siap di depan mobil yang akan mengantarkan mereka ke bandara.
"Wah....duA gadis mama cantik sekali ya!!!!.... kalo urusan liburan,cepet sekali bangun nya"gods sang mama yang ada di depan mobil dan sang papa hanya tersenyum menggeleng dengan tingkah istrinya itu.
"Woiya doungs πππ"jawab Dwi dengan gaya sok cantik nya(emang cantik seh)
Tak lama perjalanan hanya butuh waktu 30 menit rombongan mereka sampai di Bandara.
Abel dan Dwi berjalan bersama sang mama, sedangkan para lelaki membawa koper di belakang nya.
__ADS_1
Hingga saatnya take off Abel terlihat lucu, karena dia baru pertama kali menaiki pesawat ada gurat rasa takut dan tak percaya diri. Dwi yang melihat hal yang itu terkekeh dan menyenggol sang mama yang kebetulan satu kursi mereka tuh.
"Bel...relax ya sayang,gpp gak ada satu jam kok bel kita nyampe"mama menenangkan dengan mengelus rambut Abel dan Abel pun merasa nyaman dan tidak takut atau grogi lagi.
Pesawat tiba di bandara Adi Sucipto Yogyakarta, setelah Abel dan rombongan turun dan di jemput oleh fan yang akan membawa rombongan mereka ke hotel.
"Wah.... kita sampai...."pekik Dwi dengan bergelayut di lengan sang mama.
Sampai nya di hotel mereka menerima kunci kamar mereka masing masing.
"Adek sama Abel ya,ini room card nya"sapa mama sambil memberikan kunci kamar pada Dwi.
"Abang sama Aslan ini room card nya"ucap mama lagi pada sang anak sulung.
"Kalian dapet Doble bed,jadi gak ada alesan perang ranjang"
Ucap mama meninggalkan mereka dengan muka cengoo.
"Kuy bel....kita ke kamar...."Abel mengekori Dwi masuk ke lift menuju kamar mereka, sedangkan Aslan dan Andrian masih setia mengekor karena kamar mereka memang bersebelahan.
Sampai di depan kamar mereka masing masing Mereka masuk dan merebahkan diri karena lelah.
"Akhirnya......ya Allah.... pinggang gue"pekik Abel sedang bertelentang di kasur mungil nya,apa yang di katakan mama Dwi memang benar di dalam kamar ada Doble bed jadi mereka tak harus berbagi ranjang dan rebutan selimut seperti yang biasa mereka lakukan di rumah.
"Bel....kira kira kita mau kemana dulu???"tanya Dwi pada Abel
"Terserah....gue ngikutin aja"jawab Abel singkat.
"Bel....madep sini deh"panggil Dwi lagi yang teryata mengarahkan kamera ponsel nya ke arah Abel dan dirinya sendiri.
Cekreke....
Dwi meng-up date media sosial nya, dengan caption.
β€398 likes.
@Dwi_manies00 with@Anabella_bella99 peregangan dulu, sebelum berperang dengan indahnya pantai......πππ
#vacationInJogja
@putra_perdana.... eummmm udah nyampe Jogja ajahhh
@david_uwu sayang nya akuhhhh ππππ
@imelda_sary π€π€ @Dwi_maniez @Anabella_bella kangen kalian π’π’π’π’
@rey_narend97 @david_uwu... jijik gue ππbucin
@tara_tiara di mana ada@Dwi_manies00 di situ pasti ada@Anabella_belaπ
__ADS_1
Abel yang membaca berbagai komen tersenyum dan menggeleng karena kebiasaan sahabat nya itu.