Antara Aku,Kamu Dan Tuhan

Antara Aku,Kamu Dan Tuhan
Episode 20 : Harry,monica dan Randy(Part 3)


__ADS_3

Randy mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang dia membawa harry pergi kesebuah taman didekat komplek rumah harry.Dengan sembarang ia memarkirkan mobilnya dan pergi menuju bangku penumpang.Dengan raut wajah merah padam ia menarik kasar kemeja harry agar keluar dari dalam mobil dan memukul keras wajah harry sampai harry tersungkur ketanah.


Bugg..Bugg..


"Brengsek loe..!" Teriak randy


Harry bangun dan menepuk bahu randy pelan.Dia berjalan meninggalkan randy sendiri.Namun baru dua langkah harry menghentikan langkahnya ketika dia mendengar randy mengatakan sesuatu padanya.


"Tolong terima perasaannya"


Harry tidak menghiraukan apa yang dikatana randy.Dia kembali melanjutkan langkahnya.


"Tolong terima perasaannya demi persahabatan kita..!" teriak randy kembali


Harry memutar badannya dan menatap randy dengan tatapan sayu


"Gue gak bisa.Gue gak bisa bohongin perasaan gue"


"Dia wanita yang baik gue gak tega kalau harus membohonginya" Harry berkata lirih sambil menundukkan wajah


"Monica pernah cerita semenjak ibunya meninggal elo adalah satu-satunya semangat dalam hidupnya,elo adalah alasan dia untuk tetap hidup"


"Please kasih dia kesempatan" Randy masih kekeh dengan keinginannya


"Gue tetap gak bisa Rand" Pekik harry


"Ya..! Park harry loe bilang loe sayang sama dia tapi nyatanya loe buat dia nangis..?! BRENGSEK LOE! Teriak randy


Randy mencengkram kerah kemeja hitam harry dengan tangan kanan yang mengepal diudara siap kembali meniju harry


"Gue emang brengsek dan loe pecundang..!" balas harry dengan kilatan mata yang ikut tersulut emosi


"Seenggaknya gue sudah berusaha jujur sama hati gue nggak kaya loe yang hanya jadi seorang pengagum..!" harry berkata sinis


flash back on


Kini harry sedang menginap diapartemant randy.Apartemant randy didesign minimalis dengan cat warna hitam dan putih yang mendominan.Randy lebih suka memghabiskan waktu diapartemantnya ketika kedua orang tuanya sedang tidak ada dirumah.


"Randy gue minjem hp loe dong.Hp gue low bet " Harry melirik randy yang masih asik sibuk bermain game


"Ambil aja tuh ada di diatas meja samping loe" gumam randy namun tidak bergeming dari aktivitasnya


Harry membuka ponsel randy dan mengirimkan beberapa pesan untuk mamahnya namun tiba-tiba ia tertarik untuk melihat lihat isi galery ponsel randy.Harry menscroll ponsel yang berada ditangannya dengan tujuan untuk melihat lebih jauh dan untuk memastikan dugaannya.


"Kenapa loe..?" Randy melirik harry ketika dia mendapati sahabatnya sedang senyum-senyum dengan mata yang masih fokus menatap ponsel yang dia pegang dan tangan yang masih menari diatas layar tersebut


"Loe sejak kapan naksir monica..?" tanya harry dengan wajah innocentnya

__ADS_1


Deg..


Dengan gerakan cepat randy merebut ponsel yang yang satu detik tadi masih dikuasai sahabatnya.Dilihatnya layar ponsel tersebut dengan raut wajah gugup seperti seorang maling yang ketahuan ketika hendak mencuri.


"Rese banget sih loe..!" pekik randy kesal


Harry mengedikkan kedua bahunya.Lelaki bermata sipit tersebut tersenyum geli ketika sahabatnya itu menghardik dirinya dengan suara yang cukup keras seakan-akan ingin menelannya mentah-mentah namun anehnya raut wajah yang ditampilkan sahabatnya itu berbeda.


"Hahahah..Lihatlah muka loe sampai merah seperti tomat" ledek harry sambil masih tertawa kecil.


Dia masih mengingat apa yang barusan dia lihat.Hampir seluruh isi galery ponsel randy adalah foto monica,teman yang baru dia kenal melalui harry selama 3 bulan yang lulu.Dan yang membuat harry yakin bahwa sahabatnya itu memiliki perasaan khusus terhadap gadis yang sejak kecil menjadi sahabatnya adalah karena didalam galery tersebut bukan hanya foto monica saja yang ia ambil lewat postingan-postingan akun internet yang monica upload,tapi didalam galery tersebut tersimpan beberapa foto monica yang dia sendiri mungkin tidak menyadari kalau saat itu dia sedang menjadi objek bidik sebuah lensa camera mengingat foto tersebut diambil dari arah samping ataupun dari jarak yang lumayan jauh.


Meskipun ada beberapa foto yang diambil dari arah belakang namun harry yakin denagan jelas kalau itu foto-foto monica.


"Udah gak usah malu gue dukung loe kok" Harry tersenyum kearah randy sambil menepuk bahu sahabatnya dengan tujuan menyalurkan rasa percaya diri pemuda berdarah eropa tersebut.


"Thank's bro" Randy tersenyum kecut


"Loe kenapa" Tanya harry yang bingung dengan perubahan raut wajah sahabatnya


Hening..


Setelah selang 5 menit randy kembali berbicara,memulai kembali percakapan yang sempat tertunda untuk mencairkan keheningan sekaligus mengutarakan isi hatinya kepada seseorang yang duduk disamping tempat duduknya


"Tolong rahasiakan ini semua" pinta randy


"Jangan sampai monica tahu tentang hal ini" Randy membalas tatapan harry dengan sorot mata memelas


"Lho kenapa..?!" Harry mengerutkan keningnya. "Gue pikir loe bakal nembak dia..?"


"Tadinya sih iya" balas randy lirih


"Tapi gue gak mau egois.Gue takut bakal ngerusak persahabatan kita" gumamnya lirih


"Loe aja belum mencoba gimana loe yakin bakal ditolak?" tanya harry


"Karena gue pernah dengar dia bilang kalau dia sedang menunggu seseorang "


Jawab randy sambil tersenyum.Sebuah senyum yang sedikit ia paksakan untuk menutupi luka dihatinya


"Jadi loe belum pernah nyatain perasaan loe ke dia..?" harry kembali melayangkan pertanyaan karena sedikit penasaran


"Gue gak mau ngebuat dia menghindar ketika dia dia tahu gue suka sama dia. Gue gak mau memposisikan dia pada posisi yang tidak nyaman buat dia"


"Lagian menjadi sahabatnya buakanlah sesuatu hal yang buruk" elak randy sambil melemparkan senyum pada lawan bicaranya


"Wih..sejak kapan otak loe bener" Harry membalas senyuman randy dengan raut wajah mengejek

__ADS_1


"Seorang casanova bisa jatuh cinta juga rupanya" Harry menggelengkan kepalanya sambil tersenyum seakan-akan dia tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.


"Brengsek loe.meskipun gue playboy gue seenggaknya gue gak pernah ngerusak anak orang secara kasat mata gue lebih baik daripada playboy-playboy diluar sana" bela randy


"Lagian gue lakuin itu semua cuma buat hiburan saja sekaligus untuk menaikkan popularitas gue sebagai penakhluk hati wanita"


"Gak waras emang dasar loe" gumam Harry


"Yah seenggaknya gue gak dicap sebagai gay karena temenan sama loe yang hampir satu sekolah tahu loe gak pernah dekat sama cewe.Jangankan dekat, didekatin saja nggak mau.Hati loe tuh dingin banget bro".


Kini randy yang balas mengejek harry dengan tidak sopannya mengecap sahabatnya tersebut dengan sebutan gay.


Namun yang disindir malah mengedikkan kedua bahunya tanda dia tak peduli


"Loe emang gak ada niat buat pacaran..?" tanya randy


"Gue gak mau pacaran atau menjalin hubungan serius dengan seorang gadis yang gue gak suka" jawab harry dengan nada yang sungguh-sungguh


flashback off


Harry dan randy tidak pernah tahu "leleki mana yang dimaksud monica,ketika ia mengatakan sedang menunggu seseorang" namun hal tersebut diketahui oleh keduanya malam ini,tepat dipesta ulang tahun harry.


ketika mereka masih duduk dibangku kelas 2 SMA.


Setelah mengatakan apa yang dia ingin katakan,harry kembali berjalan melewati punggung sahabatnya yang masih terlihat menahan emosi gejolak jiwa yang kini sedang menggenggam jari-jemarinya sendiri kuat-kuat.


"Terima dia atau persahabatan kita bubar sampai disini" gertak randy


Pria bermata sipit itu menghentikan langkahnya dan berkata lirih


"Gue gak bisa menerima dia lebih dari sahabat sama seperti loe yang gak bisa ngungkapin perasaan loe ke dia"


"Percayalah awal dari sebuah kehancuran adalah kebohongan dan gue gak mau menghancurkan diri gue sendiri dengan memaksakan sesuatu yang gue sendiri gak suka"


"Gue gak mau dengan kebohongan tersebut membuat orang lain merasa terluka,mungkin lebih baik dia terluka sekarang karena kejujuran daripada ia terluka nanti karena kebohongan"


"Percayalah memiliki sebuah hubungan dengan seseorang yang tidak mencintai kita itu seperti kita mempunyai jasadnya tapi tidak mempunyai jiwanya.Kosong.Karena hatinya tidak engkau miliki.Dengannya engkau memiliki status tapi sebenarnya itu hanyalah sebatas obsesi semata dan gue gak tega memberi monica harapan palsu tersebut"


Harry pergi meninggalkan sahabatnya dengan perasaan yang sulit untuk dijabarkan.


Dan sejak itulah prahara hubungan sahabat harry dan randy runtuh. Monica tidak tahu betul apa yang mendasari kedua sahabatnya tersebut bersiteru karena tak ada satupun dari keduanya baik harry maupun randy memberi penjelasan apa yang menyebabkan mereka bersikap seperti seseorang yang tidak pernah dekat satu-sama lain.


Hingga akhirnya monica memutuskan diri untuk kembali pulang ke korea denagn harapan bisa mengubur perasaannya terhadap harry yang entah sejak kapan yang jelas perasaan itu sudah lama hingga dia sendiripun tak yakin bisa melupakannya.


Namun na'as sekuat apapun monica mengubur dalam-dalam perasaannya untuk harry dia tidak bisa.Semakin hari dia semakin merindu pada sosok seseorang yang tidak pernah lepas dari pikirannya.Perasaan rindu didalam hatinya dengan dirinya itu seperti seseorang dengan bayangannya sendiri, sulit untuk dipisahkan meskipun dia ingin.Ingin sembunyi namun selalu saja bayangan tersebut menemukan dirinya dengan begitu mudahnya.


Sehingga mau tidak mau kini dia kembali lagi ke los angeles untuk menemui pujaan hatinya dengan keyakinan ***mungkin harry akan luluh dan jatuh cinta padanya ketika dia terus berada disisinya.

__ADS_1


"Los angeles I'm coming to pick up my love***" Batin monica bermonolog


__ADS_2